Surabaya | Lensaparlemen.id
Memasuki Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Rumah Potong Hewan Surabaya Perseroda memastikan ketersediaan sapi hidup siap potong dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Hari Raya Idulfitri.
Kepastian ini menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga daging sapi di Kota Surabaya sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.
Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, menyampaikan bahwa pihaknya bersama mitra jagal telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan distribusi berjalan lancar.
“Pasokan sapi hidup saat ini dalam kondisi cukup dan terjaga. Ketersediaan ini penting agar harga daging tetap stabil dan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi,” ujar Fajar, Selasa (24/2/2026).
Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok Jawa Timur per 24 Februari 2026, harga komoditas daging di sejumlah pasar Surabaya masih relatif stabil.
Untuk daging sapi paha belakang tercatat di angka Rp115.833 per kilogram dan belum mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan pasokan dan distribusi berjalan baik sehingga harga tetap terkendali.

Menjelang Idulfitri, diperkirakan terdapat penyesuaian harga secara bertahap sekitar Rp5.000 per kilogram. Namun demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar karena didukung oleh ketersediaan sapi hidup yang mencukupi.
Stabilitas ini juga menjadi indikator penting bagi wilayah Jawa Timur, mengingat Surabaya merupakan salah satu sentra distribusi daging sapi di kawasan tersebut.
Fajar mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Menurutnya, stok yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan warga Surabaya selama Ramadan hingga Lebaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan. Tidak perlu melakukan pembelian berlebih karena suplai sapi hidup aman,” tegasnya.
RPH Surabaya memastikan seluruh proses pemotongan dilakukan sesuai standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Dengan penerapan standar tersebut, kualitas daging yang beredar di pasaran tetap terjamin serta aman dikonsumsi masyarakat.
Dengan kondisi stok aman dan harga relatif stabil, masyarakat Surabaya diharapkan dapat menjalani Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga daging sapi.
Reporter: B4M
Editor: Redaksi





