Surabaya | Lensaparlemen.id
Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra, Bagas Iman Waluyo, menyerap sejumlah aspirasi warga saat melaksanakan jaring aspirasi masyarakat (reses) tahun sidang kedua masa persidangan kedua tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) III Surabaya.
Kegiatan reses tersebut digelar di 12 titik dan menerima berbagai keluhan masyarakat, mulai dari persoalan air bersih, penumpukan sampah, hingga genangan air saat musim penghujan.
Kepada lensaparlemen.id, Rabu (18/2/2026), Bagas mengungkapkan bahwa salah satu keluhan dominan datang dari warga terkait layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), khususnya di wilayah Surabaya Utara.
“Di kawasan Bulak, Surabaya Utara, terdapat laporan air keruh dan air yang mengalir kecil. Laporannya bukan hanya satu dua orang, tetapi sudah lebih dari tiga hingga lima warga yang menyampaikan keluhan serupa,” ujar Bagas, di Gedung Kantor DPRD Surabaya lantai 2, Rabu (18/2).
Selain persoalan air bersih, warga juga menyoroti penumpukan sampah yang menimbulkan bau tidak sedap di sejumlah titik. Keluhan tersebut, menurut Bagas, hampir merata di 12 lokasi reses yang dikunjunginya.
“Permasalahan sampah ini cukup banyak disampaikan masyarakat. Ada beberapa titik TPS yang mengalami kelebihan kapasitas sehingga sampah menumpuk,” jelasnya.
Memasuki puncak musim penghujan pada Februari, warga di sejumlah wilayah seperti Sukolilo, Rongkut, dan Gunung Anyar juga mengeluhkan genangan air yang kerap terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi.

Bagas menuturkan, berdasarkan koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, Februari merupakan periode dengan curah hujan tinggi, disertai angin kencang dan petir. Kondisi tersebut meningkatkan potensi risiko, termasuk pohon tumbang dan ranting patah.
“Warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait pohon-pohon besar dan ranting yang rawan tumbang. Apalagi saat angin kencang dan hujan deras, ini bisa membahayakan kendaraan maupun warga sekitar,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat berharap agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pemerintah Kota Surabaya dapat melakukan pemangkasan dan perawatan pohon secara berkala guna mencegah potensi kecelakaan.
Terkait tindak lanjut hasil reses, Bagas memastikan seluruh aspirasi yang dihimpun akan dikomunikasikan dengan Fraksi Gerindra serta dinas-dinas terkait. Selanjutnya, usulan tersebut akan dimasukkan dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk direalisasikan melalui program pembangunan.
“Hasil reses ini akan kami komunikasikan dengan fraksi dan dinas terkait, lalu kami ajukan melalui Pokir agar bisa direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Melalui reses tersebut, Bagas berharap persoalan-persoalan mendasar yang disampaikan warga dapat segera mendapatkan perhatian dan solusi konkret dari pemerintah daerah.
Reporter: B4M
Editor: Redaksi





