Rabu, Februari 11, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAKetua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Dirawat Intensif di Rumah Sakit Jakarta

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Dirawat Intensif di Rumah Sakit Jakarta

Surabaya | lensaparlemen.id
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, saat ini menjalani perawatan dan pengobatan intensif di sebuah rumah sakit di Jakarta. Kondisi kesehatan politisi PDI Perjuangan tersebut membutuhkan penanganan medis secara khusus oleh tim dokter yang menangani.

Sekretaris DPRD Kota Surabaya, Ir Musdiq Ali Suhudi MT, membenarkan bahwa Adi Sutarwijono tengah menjalani perawatan di Jakarta dan didampingi oleh pihak keluarga selama proses pengobatan berlangsung.

“Ini sekaligus menjawab pertanyaan sejumlah masyarakat dan kawan-kawan media mengenai kondisi Ketua DPRD Surabaya,” ujar Musdiq dalam siaran pers, Senin (9/2/2026).

Menurut Musdiq, kondisi kesehatan Ketua DPRD Kota Surabaya memerlukan istirahat total serta ruang privasi yang cukup agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan optimal. Oleh karena itu, pihak Sekretariat DPRD berharap pengertian dari seluruh pihak.

“Dengan hormat kami memohon pengertian semua pihak untuk sementara waktu tidak melakukan kunjungan atau penjengukan, agar proses pemulihan dapat berjalan lancar,” jelasnya.

Meski demikian, Musdiq memastikan bahwa seluruh tugas dan fungsi kelembagaan DPRD Kota Surabaya tetap berjalan normal sebagaimana mestinya.

“Sekretariat DPRD Kota Surabaya memastikan seluruh agenda dan tugas pimpinan DPRD tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk sementara waktu pelaksanaan tugas-tugas pimpinan DPRD dijalankan oleh para Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya sesuai dengan tata tertib dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, hingga Ketua DPRD dinyatakan pulih dan dapat kembali menjalankan tugasnya.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar Ketua DPRD Kota Surabaya diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan sehingga dapat kembali beraktivitas dan mengemban amanah sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments