Rabu, Maret 4, 2026
BerandaSURABAYA RAYAKolaborasi Surabaya dan Lubuk Linggau Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi

Kolaborasi Surabaya dan Lubuk Linggau Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyambut hangat kedatangan Wali Kota Lubuk Linggau, Rachmat Hidayat, di Ruang Sidang Wali Kota, Senin (23/6/2025). Pertemuan ini menjadi ajang diskusi strategis antar dua kepala daerah dalam menggali upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Rachmat Hidayat turut membawa jajaran Kepala Perangkat Daerah (PD) Pemerintah Kota Lubuk Linggau untuk mempelajari langsung implementasi optimalisasi PAD di Surabaya.

Wali Kota Eri Cahyadi dalam sambutannya menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar pertukaran informasi, namun menjadi bentuk kolaborasi antar daerah.
“Jadi tidak ada yang lebih baik di antara kita, saya dengan Pak Wali (Rachmat Hidayat) ini saling bertukar cerita bagaimana kami bisa membangun kota kami dan saling melengkapi,” ujar Eri Cahyadi.

Eri menjelaskan, kunci keberhasilan Surabaya dalam meningkatkan PAD terletak pada sinergi warga, reformasi birokrasi berbasis digital, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Dengan digitalisasi agar apa? Agar pendapatan kami naik, pelayanan publik kami naik dan lebih bagus sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat. Karena tanpa ada digitalisasi, tidak mungkin kami melakukan perubahan-perubahan signifikan di Surabaya, salah satunya adalah meningkatkan PAD kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, melalui digitalisasi, Pemkot Surabaya dapat mengakses data penting seperti angka pengangguran, tingkat kemiskinan, stunting, kematian ibu dan bayi, hingga data perpajakan serta titik reklame dan parkir. Ia menegaskan, sistem digital ini dapat direplikasi oleh daerah lain, termasuk Lubuk Linggau.

Tak hanya itu, Eri Cahyadi juga mengungkapkan bahwa keberhasilan Surabaya dalam mencapai target PAD didukung oleh penerapan kontrak kinerja kepada setiap Kepala PD.

“Jadi dia (Kepala PD) punya kontrak kinerja termasuk pendapatan, kalau tidak tercapai ya dipersilahkan mundur. Kami juga menjalin kerjasama dengan stakeholder seperti kantor pajak, kejaksaan, hingga kepolisian,” tegasnya.

Menutup pertemuan, Eri mempersilakan Wali Kota Lubuk Linggau untuk mereplikasi berbagai program dan aplikasi yang telah dikembangkan Pemkot Surabaya.
“Jadi nanti mungkin Pak Wali ingin melihat lebih detil bisa menugaskan jajarannya ke sini (Surabaya) sehingga nanti Pak Wali bisa punya data dan tidak menggunakan cara manual lagi. Karena data manual itu bisa diutak-atik, kalau digital kan tidak bisa,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Rachmat Hidayat menyatakan ketertarikannya terhadap berbagai program Pemkot Surabaya, khususnya dalam hal digitalisasi. Ia berencana mengirim tim teknis ke Surabaya dalam waktu dekat.

“Mungkin dalam waktu dekat akan saya kirim para programmer untuk aplikasi yang sudah disiapkan Pemkot Surabaya, dan itu bisa menjadi dasar, karena Lubuk Linggau dengan visi ‘Linggau Juara, Maju Kotanya, Sejahtera Masyarakatnya’ ini (aplikasi) akan menjadi database kita untuk membangun Kota Lubuk Linggau dan mensejahterakan masyarakat,” tutur Rachmat Hidayat. (B4M)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments