Arsip Tag: Eri Cahyadi

Wali Kota Eri: Ini Rumahnya Masyarakat Surabaya, saat Gelar Open House di Rumah Dinas

 

LENSA PARLEMEN – SURABAYA, Seusai shalat idul fitri di Taman Surya halaman Balai Kota Surabaya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama keluarga besarnya langsung ziarah ke makam orang tuanya. Setelah itu, Wali Kota Eri bersama istrinya Rini Indriyani Eri Cahyadi menggelar open house di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Jalan Wali Kota Mustajab Surabaya, Rabu (10/4/2024).

Tepat pukul 08.00 WIB, Wali Kota Eri mempersilahkan warga Kota Surabaya untuk bersilaturahmi. Tampak beberapa Kepala Perangkat Daerah (PD) dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), serta warga Surabaya antre bersalaman dengan keluarga besar Wali Kota Eri Cahyadi. Di waktu yang sama, jajaran Forkopimda Kota Surabaya juga datang silih berganti ke rumah dinas orang nomor satu di Kota Pahlawan tersebut.

Di sela-sela menyambut warga yang terus berdatangan hadir, Wali Kota Eri bersyukur karena pada hari ini bisa menggelar open house. Bahkan, ia juga bersyukur karena yang datang sangat luar biasa.

“Alhamdulillah, kami sekeluarga mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin. Semoga open house ini menjadi momentum untuk saling memaafkan, sehingga kita bisa kembali menjadi hambanya Gusti Allah yang saling membantu dan saling guyub rukun,” kata Wali Kota Eri.

Ia juga menjelaskan esensi dari open house itu. Sebagai Wali Kota Surabaya, ia mengakui diberikan amanah oleh Gusti Allah sebagai pemimpin di Kota Surabaya. Tentunya, sebagai pemimpin tidak lepas dari kesalahan. “Karenanya, saya ingin memohon maaf kepada seluruh warga Kota Surabaya,” kata dia.

Melalui open house ini, ia mengakui pintu rumah dinas Wali Kota Surabaya terbuka bagi seluruh warga Kota Surabaya. Sebab, ia mengaku tidak bisa keliling satu-satu ke rumah warga, sehingga melalui open house ini diharapkan warga bisa datang ke rumah dinas itu.

“Saya terimakasih banyak kepada seluruh warga Kota Surabaya. Buat saya, rumah dinas Wali Kota Surabaya ini adalah rumahnya masyarakat, jadi kita bisa saling menguatkan satu dengan yang lainnya di rumah tersebut,” tegasnya.

Dalam open house itu, ia mengakui sudah menyiapkan hidangan untuk bisa dinikmati oleh seluruh warga Kota Surabaya. Selain hidangan, tempatnya pun di desain dengan nyaman, sehingga diharapkan warga bisa menikmati suasa open house itu.

“Semoga warga bisa menikmati ini seperti di rumahnya sendiri, seperti keluarga sendiri,” pungkasnya. (B4M))

 

Shalat Idul Fitri di Taman Surya, Wali Kota Eri Siap Jadikan Surabaya Lebih Baik Pasca Ramadhan Membetuk Kampung Madani

 

LENSA PARLEMEN – SURABAYA, Tak lama setelah shalat subuh usai, takbir terus berkumandang di Taman Surya halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (10/4/2022). Warga Kota Surabaya pun terus berdatangan dari berbagai penjuru arah. Pasalnya, di Taman Surya Balai Kota Surabaya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar kembali Shalat Idul Fitri 1445 hijriah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama keluarganya, istri dan kedua anaknya juga tiba di Taman Surya. Alunan takbir pun terus berkumandang kala itu. Sesekali, panitia Shalat Eid mengumumkan bahwa Shalat Eid akan dilakukan tepat pukul 06.00 WIB, sehingga mereka meminta kepada jamaah yang masih ada di perjalanan diminta untuk segera mempercepat langkahnya dan diminta untuk segera menempati shaf yang telah disiapkan.

Tepat pukul 06.00 WIB, Shalat Eid pun dilakukan. Yang bertindak sebagai imam Shalat Eid adalah KH. Abdul Hamid Syarifuddin yang merupakan Qori’ nasional dan juga Imam di Masjid Nasional Al- Akbar. Kemudian yang bertindak sebagai khotib dalam pelaksanaan Shalat Eid di Taman Surya adalah Prof. Akh Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D yang merupakan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya.

Dalam ceramahnya, ia membawakan ceramah bertema “Menjadi Lebih Baik Pasca Ramadhan”. Salah satu cara supaya pasca ramadhan bisa mengubah hidup seseorang adalah dengan cara tidak meninggalkan qiyamullail dan juga jangan pernah tinggalkan ibadah sosial selama ramadhan.

Sementara itu, Wali Kota Eri memuji ceramah yang disampaikan oleh Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya itu. Bagi dia, ceramahnya luar biasa. Pasalnya, setelah ramadhan diimbau supaya ibadahnya lebih baik karena ibadah itu tidak hanya shalat, tilawatil quran, tapi ibadah itu juga bagaimana ekosistem kebajikan terus berjalan.

“Nah, apa yang disampaikan oleh beliau ini sama dengan bagaimana ketika saya menyampaikan ada Kampung Madani pasca Bulan Ramadhan. Ketika ramadhan bisa memberi takjil, maka sebenarnya fisolofi memberikan takjil itu memberikan makan kepada orang yang membutuhkan, maka jangan pernah berhenti setelah ramadhan,” tegasnya.

Menurutnya, sebagai muslim yang baik seharusnya memang meningkatkan ibadah pasca ramadhan, seperti infaq dan shodakoh harus tetap jalan sehingga tidak perlu menunggu satu tahun lagi di bulan Ramadhan. Setelah itu juga membagikan takjil atau memberikan makan kepada saudaranya atau tetangganya harus tetap jalan.

Wali Kota Eri kembali mengapresiasi sang khatibnya yang luar biasa karena sudah mengingatkan bahwa persoalan stunting, kemiskinan dan juga lingkungan termasuk banjir dan sebagainya, tidak bisa kalau hanya diserahkan kepada pemerintahannya. Namun, masyarakatnya juga harus ikut berkontribusi dalam menjaga kebersihan, bagaimana masyarakatnya bisa menjaga pola hidup dan sebagainya.

“Itulah sejatinya filosofi islam. Oleh karena itu, dengan kekuatan bulan Ramadhan maka kita akan membentuk Kampung Madani di Kota Surabaya pasca ramadhan,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri juga menyampaikan terimakasih kepada warga Kota Surabaya karena selama bulan Ramadhan tidak ada kejadian yang menonjol di Kota Pahlawan. “Makanya saya selalu bilang bahwa Surabaya bisa seperti ini bukan karena pemerintahannya, tapi karena kebersamaan warganya,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia memohon kepada warga Kota Surabaya untuk terus menjalankan kekuatan umat muslim, terus menjaga toleransi beragamanya. Menurutnya, kalau kekuatan umat muslim dan kekuatan toleransi beragama ini terus dijalankan, maka Surabaya akan jauh lebih baik daripada hari ini.

“Saya semakin yakin dengan kekuatan umat muslim dan kekuatan toleransi beragama ini, maka kita bisa membangun kekuatan mental yang ada di Kota Surabaya dengan membentuk Kampung Madani,” pungkasnya. (B4M)

 

Wali Kota Eri Cahyadi Siap Gelar Open House di Rumah Dinas saat Lebaran

 

LENSA PARLEMEN – SURABAYA, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan menggelar open house di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Wali Kota Mustajab, pada Hari Raya Idul Fitri, Rabu 10 April 2024. Seperti tahun sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi menggelar open house bersama istrinya Rini Indriyani beserta kedua anaknya usai salat Idul Fitri, mulai pukul 09.00-12.30 WIB.

Wali Kota Eri mengatakan, dirinya siap menggelar open house pada saat hari H lebaran besok. Ia menyampaikan, banyak warga yang ingin datang open house dan halal bihalal secara langsung pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriyah mendatang.

“Untuk warga Surabaya kami akan menggelar open house, ada beberapa kemarin yang menyampaikan akan datang open house. Akan kami buka di hari lebaran tanggal 10 ya,” kata Wali Kota Eri, Selasa (9/4/2024).

Tak hanya open house, wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menerangkan, dirinya juga akan menggelar halal bihalal secara bergilir. Rencananya, akan menggelar halal bihalal dengan Kader PKK, Kader Surabaya Hebat (KSH), RT/RW, dan sebagainya.

Cak Eri menyebutkan, jika halal bihalal digelar bersamaan dengan open house, tidak akan cukup dalam sehari. “Seperti tahun kemarin itu nggak selesai, sampai malam kan? Nanti insyaallah kita akan atur, kalau tidak mencukupi di open house, maka dari itu kita buat halal bihalal sendiri,” pungkasnya. (B4M)

Wali Kota Eri Cahyadi Bagikan Bingkisan Lebaran kepada 14 Ribu Satgas Penunjang Pemkot Surabaya

 

LENSA PARLEMEN – SURABAYA,  Wali Kota Surabaya bersama Bank Mayapada, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya membagikan bingkisan lebaran kepada 14.000 Satuan Gugus Tugas (Satgas) penunjang di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, di Balai Kota Surabaya, Minggu (7/4/2024).

Bingkisan lebaran yang diberikan kepada Satgas itu berupa paket sembako. Pemberian ini merupakan salah satu wujud komitmen pemkot terhadap kesejahteraan para Satgas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M. Selain itu, bantuin ini juga sebagai bentuk dukungan dalam memperkuat peran Satgas saat menjalankan tugasnya.

Wali Kota Eri mengucapkan terima kasih kepada para Satgas yang telah bekerja keras dalam menjalankan tugas mereka untuk menunjang Pemkot Surabaya. Tak hanya itu saja, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dato Sri Tahir Mayapada, yang ikut memberikan bingkisan lebaran kepada para Satgas di Pemkot Surabaya.

“Ini untuk semua Satgas penunjang di Kota Surabaya. Jumlahnya ada 14.000 Satgas, Alhamdulilah kita bisa berbagi karena ada bantuan dari Bank Mayapada dan PDAM, dan pemkot yang digabungkan. Semua Satgas berjumlah 14.000 mendapatkan bantuan sembako,” kata Wali Kota Eri.

Ia menerangkan bahwa pemberian bantuan ini adalah kedua kalinya. Pertama adalah di tahun 2023, dan kali ini kembali diberikan bantuan paket sembako di tahun 2024. Pemberian ini rutin diberikan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Setiap lebaran, tahun kemarin jumlahnya tidak sampai 14.000 karena pegawai tidak sampai 14.000. Sekarang Satgasnya tambah banyak. Jadi mereka dapat gaji ke-13, dan bingkisan. InsyaAllah setiap dinas juga berbagi dengan semua pegawainya,” terangnya.

Wali Kota Eri mengungkapkan bahwa saat memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai di lingkup Pemkot Surabaya, pada Senin (25/3/2024) lalu melalui virtual zoom, ia berpesan agar setiap PD (Perangkat Daerah) ikut berbagi kepada kepada tenaga penunjang maupun non penunjang.

“Sebab ASN tidak bisa bergerak tanpa bantuan dari tenaga kontrak. Karena itu semua PD kemarin bergerak sendiri-sendiri untuk dibagikan kepada tenaga kontraknya,” tutur dia.

“Sebab ASN tidak bisa bergerak tanpa bantuan dari tenaga kontrak. Karena itu semua PD kemarin bergerak sendiri-sendiri untuk dibagikan kepada tenaga kontraknya,” tutur dia.

Di akhir, Wali Kota Eri mengucapkan terima kasih kepada para Satgas yang telah bekerja keras dalam menjalankan tugas untuk menunjang Pemkot Surabaya. Ia pun berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Kepada Satgas yang bertugas di Bulan Ramadan, dan Idul Fitri, saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Tetap semangat, karena saya tahu sebagian Satgas akan ada piket seperti ASN. Tetap semangat untuk Kota Surabaya, yang mudik salam untuk keluarga di rumah,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu Satgas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Siti Alifa bersyukur lantaran mendapat bingkisan lebaran berupa bantuan paket sembako dari Pemkot Surabaya. Tak lupa, ia mewakili para penyandang disabilitas yang bekerja di lingkup Pemkot Surabaya turut menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri beserta jajarannya yang terus peduli kepada para Satgas penunjang.

“Alhamdulilah senang sekali mendapat rejeki dari Pemkot Surabaya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang tidak lupa dengan Satgasnya. Saya mewakili teman-teman disabilitas juga menyampaikan terima kasih kepada Pak Wali Kota Eri Cahyadi karena bantuan ini sangat bermanfaat,” pungkasnya. (B4M)

Wali Kota Eri Prioritaskan Bonus Demografi dalam Penyusunan RPJPD 2024-2045, Wujudkan SDM Unggul

 

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka langsung forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Surabaya tahun 2025-2045, di Graha Sawunggaling Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Selasa (2/4/2024). Musrenbang RPJPD menjadi titik penting dalam membangun pondasi pembangunan Kota Surabaya di dua puluh tahun ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, bonus demografi atau kelompok usia produktif menjadi prioritas utama Wali Kota Eri dalam penyusunan RPJPD 2025-2045. Karenanya, untuk menekan pengangguran di Kota Surabaya, jumlah penduduk dengan usia produktif atau angkatan kerja harus meningkatkan dan menggerakan kemampuannya sehingga bisa mendapatkan pekerjaan.

“Jadi memaksimalkan investasi yang ada untuk pergerakan ekonomi dan untuk menyelesaikan bonus demografi. Karena itulah dalam RPJPD 2025-2045, bagaimana kita bisa memanfaatkan bonus demografi itu yang terpenting,” kata Wali Kota Eri.

Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah melalui program 1 Keluarga Miskin (Gamis) 1 Sarjana, yang digagas langsung oleh Wali Kota Eri. Selanjutnya, jumlah mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi itu akan dipetakan berdasarkan program studi (prodi). Dengan demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dapat memperkirakan, serta memetakan proyeksi kebutuhan kota.

“Upaya komitmen salah satunya adalah 1 Keluarga Miskin 1 sarjana. Ketika sudah sarjana, kita tahu sarjana jurusan apa? Maka kita bisa memperkirakan di 5 tahun kedepan, kegiatan apa yang terbesar sehingga kita arahkan kesana,” terangnya.

Karenanya untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Bahkan, IPM Kota Surabaya berada di angka 83,99 dengan kategori sangat tinggi menjadi modal untuk meraih hasil dari bonus demografi.

“Yang saya kuatkan adalah SDM, karena jika tidak menyelesaikan SDM maka semakin banyak orang yang masuk ke umur produktif tapi tidak memiliki kemampuan,” ujar dia.

Wali Kota Eri mengaku bahwa dalam merencanakan pembangunan selama dua puluh tahun ke depan bukanlah perkara yang mudah. Potensi perkembangan Industri di wilayah sekitar Surabaya harus mampu dimanfaatkan untuk dapat mendorong penguatan sektor perdagangan dan jasa di Kota Pahlawan agar perekonomian dapat tumbuh merata.

“Memaksimalkan investasi untuk pergerakan ekonomi dan menyelesaikan bonus demografi. Contoh di Margomulyo di belakangnya ada Kecamatan Asemrowo, Jalan Tambak Pring, berarti manfaatnya apa dari pergudangan? Maka harus bermanfaat untuk kampung sekitar. Sebetulnya Kampung Madani ini adalah pijakan untuk menuju kesana,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat mengatakan, RPJPD merupakan dokumen perencanaan daerah untuk periode dua puluh tahun. Penyusunan RPJPD ini menjadi momen penting karena selanjutnya akan menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Berdasarkan dengan timeline yang diamanatkan oleh Instruksi Menteri Dalam Negeri  nomor 11 tahun 2024, tentang Pedoman Penyusunan RPJPD tahun 2025-2045 maka Musrenbang RPJPD Kota Surabaya dilaksanakan pada minggu pertama bulan April 2024.

“RPJPD Kota Surabaya disusun dengan mempertimbangkan faktor internal sebagai modal pembangunan, capaian kinerja, permasalah yang perlu diselesaikan, serta faktor eksternal yang mempengaruhi pembangunan di masa depan. Masukan dalam Musrenbang ini selanjutnya akan kami tindaklanjuti dengan penyempurnaan rancangan akhir RPJPD dan penyelarasan akhir dengan RPJPD Provinsi Jatim, serta RPJP Nasional,” pungkasnya. (B4M)

Wali Kota Surabaya Serahkan 2.086 SK Pengangkatan PPPK Surabaya, Tahap Pertama

 

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan sebanyak 2.086 Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Secara simbolis, penyerahan SK PPPK yang berbentuk digital itu diserahkan kepada dua penerima di Gedung Gelora Pancasila Surabaya, Senin (1/4/2024).

Pada kesempatan itu,  Wali Kota Eri mengatakan bahwa kuota PPPK yang diberikan oleh Kemenpan RB kepada Kota Surabaya sangat banyak. Makanya, ia menegaskan akan memaksimalkan kuota tersebut supaya terserap semuanya.

“Alhamdulillah yang menerima SK hari ini 2.086, nanti akan ada lagi di 2024 ini. Saya sampaikan kepada teman-teman untuk selalu bersyukur kepada Gusti Allah karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa lolos dan menerima SK PPPK,” kata Wali Kota Eri.

Apalagi, TPP Surabaya itu tinggi sangat tinggi karena memang cara kerja ASN Surabaya berbeda dengan cara kerja ASN di luar Surabaya, sehingga dia menilai sangat wajar jika TPP itu sangat tinggi bagi mereka. Ia juga menjelaskan cara kerja yang berbeda itu.

“Silahkan teman-teman tanyakan kepada Camat dan Lurah sekarang, berapa persil di daerahnya, berapa KK di daerahnya, satu persil berapa KK, pasti camat saya bisa jawab, tapi camat atau lurah di luar Surabaya saya tidak tahu. Nah, inilah cara kerja yang berbeda yang saya maksud, “ tegasnya.

Meski begitu, ia menjelaskan bahwa gaji PPPK yang baru menerima SK itu nantinya akan berbeda-beda tergantung kelasnya. Tapi gaji yang paling bawah sebesar Rp 2,8 juta, padahal ketika menjadi tenaga kontrak di lingkungan Pemkot Surabaya, gajinya sudah di kisaran Rp 4 juta lebih.

“Oleh karena itu, kalau hari ini gajinya Rp 2,8 juta, maka saya minta untuk ditambah Rp 2,2 juta, sehingga penghasilan mereka bisa tembus Rp 5 juta. Itu artinya, kelas jabatan lainnya juga bisa ditambah Rp 2,2 juta, sehingga apa yang dia terima saat ini lebih besar dibanding yang dia terima sebelumnya,” katanya.

Wali Kota Eri juga menegaskan bahwa gaji PPPK itu akan meningkat di tahun depan. Pasalnya, mulai tahun depan para PPPK itu akan mendapatkan TPP sebesar Rp 6 jutaan, sehingga kalau ditambah dengan gaji pokoknya, mereka bisa mendapatkan pendapatan sebesar Rp 9 juta perbulan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surabaya Ira Tursilowati mengatakan pada seleksi tahun 2023 lalu, Pemkot Surabaya menerima sebanyak 3.496 PPPK yang terdiri dari tenaga teknis, tenaga kesehatan dan tenaga guru. Namun, yang keluar NIP atau SK-nya sampai saat ini sebanyak 2.086, sehingga jumlah inilah yang diserahkan SK-nya di tahap pertama ini.

“Jadi, nanti ada tahap keduanya yang rata-rata adalah guru, karena verifikasi guru ini memerlukan verifikasi pula dari Kemendikbud. Kita masih menunggu juga dari BKN karena prosesnya di sana,” pungkasnya. (BAM)

Simak Pesan Penting Wali Kota Eri Cahyadi : Warga Surabaya Pulang Mudik, Pulang Kampung Halamannya

LENSA PARLEMEN – SURABAYA

Menyambut libur Lebaran tahun 2024, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan beberapa pesan penting kepada warga Kota Pahlawan. Terutama kepada warga Surabaya yang akan melaksanakan mudik atau pulang ke kampung halaman.

Yang pertama, Wali Kota Eri Cahyadi mengimbau kepada warga Surabaya untuk menyampaikan informasi kepada RT/RW setempat jika akan pulang ke kampung halaman.

“Kami meminta kepada seluruh RT/RW atau warga yang tidak pulang (mudik), untuk menjaga kampungnya. Jadi nanti ketika ada (warga) yang pulang (mudik), untuk laporan kepada penanggung jawabnya,” kata Wali Kota Eri, Senin (1/4/2024).

Yang kedua terhadap rumah kosong karena ditinggal mudik, Wali Kota Eri meminta supaya dijaga dengan baik. Sebab, rumah kosong ini dapat berpotensi menjadi sasaran tindakan kriminal ataupun kebakaran.

“Karena itu jangan lupa mencabut listrik, mematikan kompor, yang seperti itu harus hati-hati. Karena kalau sudah mudik, maka rumah kosong itu sangat berbahaya,” ujarnya.

Nah, apabila di wilayah kampung itu terdapat portal, ia berharap bisa diterapkan one gate. Ini diharapkan untuk mempermudah pengawasan keamanan di setiap wilayah kampung masing-masing.

“Tapi yang pasti di setiap RW itu saya minta ada satu penanggungjawab. Kalau (ada warga) pulang tolong titipkan dan beritahu penanggungjawab. Sehingga kita bisa mengontrol dan mengawasi rumah saudara-saudara yang mudik,” tuturnya.

Sementara kepada warga yang tidak mudik atau pulang kampung, ia berpesan agar lebih care atau peduli terhadap rumah tetangganya. Misalnya ketika warga itu mengetahui ada orang mencurigakan, agar bisa dilaporkan kepada petugas keamanan.

“Kalau ada (orang) yang riwa-riwi, ada yang mencurigakan, segera lapor kepada keamanan. Sekaligus juga untuk lebih memperhatikan lingkungannya,” imbaunya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga mengingatkan kepada warga yang akan mudik menggunakan angkutan umum, untuk lebih berhati-hati terhadap keamanan pribadi. Sebab, tindakan kriminal seperti copet bisa terjadi ketika dalam kondisi ramai.

“Seluruh warga Kota Surabaya agar kalau mudik menggunakan angkutan umum, untuk bisa lebih berhati-hati. Untuk keamanan dan juga terhadap copet atau apapun itu, karena ramai,” tuturnya.

Di sisi lain, Wali Kota Eri juga berharap kepada warga Surabaya yang akan mudik, supaya memilih waktu yang tepat. Termasuk pula ketika warga itu akan kembali ke Kota Surabaya. Sebab, jangan sampai ketika mudik ataupun balik, warga tersebut justru memilih waktu yang mepet.

“Karena hari ini liburnya sangat panjang mulai tanggal 6 – 15 April 2024. Jadi banyak pilihan (hari) warga Kota Surabaya ketika akan mudik,” jelasnya.

Di lain hal, Wali Kota Eri juga memastikan selama libur lebaran, petugas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan berjaga secara shift. Salah satunya di tempat wisata seperti Romokalisari Adventure Land dan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

“Teman-teman ada yang piket di sana, baik dari Satpol PP, BPBD dan Linmas. Juga di tempat-tempat yang lain tetap akan ada piket untuk membantu warga yang ada di tempat wisata Kota Surabaya,” ungkap dia.

Wali Kota Eri mengakui sudah meminta pengelola atau pemilik tempat wisata di Surabaya untuk melakukan pengecekan terhadap keamanan wahana. Ia berharap, peristiwa kerusakan wahana pada salah satu tempat wisata di Surabaya tahun 2022 lalu, tidak kembali terulang.

“Kami juga sampaikan ketika itu ada alat permainan, maka harus ada penjaganya. Sehingga kita bisa mengetahui beban-beban yang ada di alat permainan itu, sehingga tidak melebihi beban seperti (peristiwa) di tahun sebelumnya,” pungkas dia. (B4M)

Kolaborasi Baznas, Pemkot Surabaya dan Muzakki: Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Menyambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriah/Tahun 2024, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya berkolaborasi dengan Baznas Jawa Timur dan muzakki, menyalurkan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) kepada ribuan anak yatim serta keluarga miskin. Penyaluran ZIS tersebut, digelar di Taman Surya Balai Kota Surabaya pada Sabtu (23/3/2024).

Acara penyaluran Zakat, Infaq dan Shadaqah, dihadiri langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani. Hadir pula, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Alhamdulillah acara hari ini menunjukkan bahwa kalau umat muslim bersatu, maka insyaallah tidak akan pernah ada kemiskinan di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi di sela acara penyaluran ZIS.

Karenanya, Wali Kota Eri mengajak masyarakat yang memiliki rezeki berlebih atau para muzakki, dapat menyalurkan ZIS melalui Baznas. Dimana data penerima ZIS di Surabaya, sebelumnya telah disinkronkan Baznas dengan data keluarga miskin pemkot.

“Ketika (kemiskinan) ini disentuh semuanya dengan anggaran pemerintah, ditambah zakat, infaq dan shodaqoh dari muzakki, maka insyaallah Surabaya ini sejahtera,” ujarnya.

Oleh sebabnya, ia mengucapkan terima kasih kepada Baznas Surabaya karena selama ini terus berjibaku membantu pemkot dalam mengentas kemiskinan. Bahkan, kali ini Baznas tak hanya memberikan santunan kepada 1000 anak yatim, tetapi juga menyerahkan 99 bantuan rombong dan modal usaha kepada warga miskin.

“Saya juga matur nuwun (terima kasih) kepada para ASN (Aparatur Sipil Negara) yang memberikan ZIS melalui Baznas. Semoga pemberian bantuan Zakat, Infaq dan Shodaqoh hari ini bisa membawa berkah bagi Kota Surabaya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Surabaya Moch Hamzah menjelaskan, selain penyerahan santunan kepada 1000 anak yatim, pihaknya juga mentasarufkan 4000 paket sembako kepada keluarga miskin di Kota Pahlawan.

“4000 paket sembako ini akan kita salurkan di masing-masing UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di 31 kecamatan Surabaya,” kata Moch Hamzah.

Selain paket sembako, di kesempatan yang sama, Baznas Surabaya juga menyalurkan 99 paket bantuan rombong dan modal usaha kepada keluarga miskin. Secara simbolis, bantuan ini diterima sejumlah perwakilan keluarga penerima di Taman Surya Balai Kota Surabaya.

“Yang keempat ada juga bantuan dari muzakki berupa 1000 paket zakat mal untuk keluarga miskin di Surabaya,” jelasnya.

Tidak lupa, Hamzah mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Eri atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Baznas dalam mengelola ZIS ASN Pemkot Surabaya. Bahkan, sejak awal berdiri, pengumpulan zakat dari ASN pemkot yang dilakukan Baznas Surabaya, perolehannya terbesar se Indonesia.

“Terima kasih, ini kebanggan kami sebagai warga Kota Surabaya. Atas kepercayaan Bapak Wali Kota Eri kepada kami sebagai pengelola zakat di Surabaya, kami mengucapkan terima kasih,” pungkasnya. (B4M)

Wali Kota Eri Lantik 54 Pejabat Kelurahan-Kecamatan, 6 Orang Mengisi Jabatan Baru Sebagai Lurah

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar pelantikan pejabat, di lobby lantai 2 Balai Kota, Kamis (21/3/2024). Pejabat pemkot yang dilantik pada hari ini, adalah untuk mengisi jabatan sebagai administrator dan pengawas di kelurahan dan kecamatan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pelantikan kali ini tidak hanya untuk mengisi jabatan sebagai administrator dan pengawas, akan tetapi juga untuk mengisi kekosongan posisi jabatan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Jadi hari ini, saya sampaikan kepada teman-teman (OPD), pokoke kosong (jabatan) langsung diisi. Jadi perputaran ini ada yang memang dari mengisi yang kosong, ada yang berputar,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menyebutkan, ada sekitar 54 pejabat yang hari ini dilantik. Dari puluhan pejabat tersebut, ada 6 orang yang mengisi posisi jabatan baru sebagai lurah. Keenam lurah tersebut diantaranya Anang Wahyudi, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, kini dilantik menjadi Lurah Bulak Kecamatan Bulak.

Selain itu, ada juga Rukayah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Ketentraman, Ketertiban Umum dan Pembangunan Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan, kini mengemban tugas sebagai Lurah Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak. Juga ada Edy Yuliantantoko, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Sawahan, kini menjadi Lurah Darmo, Kecamatan Wonokromo.

Kemudian ada Sabta Eka Desi Wahyuni, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan, Tandes, kini menjadi Lurah Karangpoh, Kecamatan Tandes. Selanjutnya ada Distiani Dwi Astutik, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Publik Kelurahan Dr. Soetomo, Kecamatan Tegalsari kini menjabat sebagai Lurah Kebraon, Kecamatan Karang Pilang.

Selanjutnya ada Fendy Ardiani Pradhana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat dan Perekonomian Kecamatan Asemrowo, kini menjabat sebagai Lurah Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal. “Nanti di bulan Mei akan ada lagi 10 lurah yang kosong. Berarti ada pelantikan lagi,” ujar Wali Kota Eri.

Dia menyebutkan, jangan sampai ada jabatan yang kosong di tingkat kelurahan dan kecamatan. Sebab, jika ada jabatan yang kosong, pelayanan di tingkat tersebut akan terhambat. “Karena di kelurahan dan kecamatan tidak boleh ada yang kosong. Karena langsung masyarakat, harus terisi,” sebutnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeko) Surabaya itu berpesan kepada jajarannya, pemindahan tugas jabatan di lingkungan kecamatan dan kelurahan ini, diharapkan bisa dijadikan sebagai kesempatan untuk latihan sekaligus memahami karakter masyarakat. Selain itu, ia juga menyampaikan kepada jajarannya, agar tidak takut ataupun sungkan ketika sudah bekerja di tempat yang baru.

“Ketika sudah bekerja di tempat manapun, tidak pernah merasa sungkan, tidak pernah merasa takut untuk menjalankan tugasnya. Maka jalankan tugas itu dengan keyakinan,” pesannya.

Selain itu, ia juga meminta kepada para camat dan lurah, ketika nantinya ada jajarannya yang bekerja tidak sesuai standar yang ditentukan, maka bisa segera diberi arahan atau teguran. Apabila sudah ditegur, namun cara bekerjanya masih sama dengan sebelumnya, hal itu bisa dilaporkan langsung kepada wali kota.

“Kalau ada yang tidak mau bekerja, maka jangan biarkan itu terjadi. Kalau kepala dinas ada kepala bidangnya, kalau camat ada sekretaris camat, kepala bagian ada kepala sub bagiannya, kalau tidak mau bekerja jangan biar itu terjadi. Berarti apa? Buat surat kepada saya, untuk menghentikan dan mengganti orang, ingat jabatan ini milik gusti Allah,” tuturnya.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Surabaya itu juga meminta kepada jajarannya untuk terus berinovasi dalam bekerja. Dirinya tak ingin, mulai hari ini jajarannya hanya sekadar menunggu perintah ketika akan memulai suatu pekerjaan.

“Sekarang waktu sudah berubah, ketika menerima jabatan itu adalah bagaimana kita memajukan kepentingan masyarakat maka buat lah inovasi, saya paling senang kalau ada orang berinovasi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan di bawah,” pungkasnya. (B4M)

Sikap Tegas Wali Kota Eri Cahyadi, Jika RHU Nekat Buka Selama Ramadhan di Segel

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama jajaran TNI/Polri bakal menggelar patroli gabungan selama pelaksanaan ibadah di bulan suci ramadan tahun 2024. Patroli gabungan itu, bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, saat ini dirinya telah berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah (PD) di masing-masing kecamatan dan kelurahan. Nantinya, para camat dan lurah diminta untuk menyiapkan satgas keamanan di setiap RW.

“Satgas nanti kita kembalikan (bentuk) lagi, karena tidak bisa ya, menjaga kota ini dengan satu atau dua, tiga personil, tidak. Contoh, kalau dulu ada pos kampling, nah itu kita galakkan seperti itu,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Senin (11/3/2024).

Wali Kota Eri memastikan, Satpol PP Kota Surabaya bersama Tim Respati Polrestabes Surabaya juga bakal lebih menggiatkan lagi patroli selama bulan suci ramadan. Dirinya menjelaskan, patroli gabungan itu akan digelar pada saat menjelang waktu sahur.

“Patroli pasti keliling, karena Respatinya Polrestabes dengan Satpol PP selalu berputar selama ramadan. Selama ini juga selalu berputar, tapi lebih kita giatkan lagi di bulan ramadan,” ujarnya.

Ia menegaskan, selama pelaksanaan ibadah di bulan suci ramadan, tidak boleh ada rekreasi hiburan umum (RHU) yang melanggar ketentuan SE Wali Kota tentang Pelaksanaan Bulan Suci Ramadan. Jika kedapatan melanggar atau nekat buka, maka pemkot tak segan melakukan penyegelan.

“Langsung ditutup koyok biyen-biyen (seperti yang dahulu-dahulu) disegel. Karena ada surat pernyataan dari Satpol PP semua RHU itu harus mentaati ini, jika tidak mentaati ini (SE) maka akan ditutup selama satu bulan, karena ini saling menghormati lah satu sama semua umat beragama,” tegasnya.

Di samping itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser mengungkapkan, patroli rutin di bulan suci ramadan bakal digelar setelah pelaksanaan salat tarawih. Patroli rutin yang dilakukan mulai dari ke lokasi-lokasi RHU, ruang terbuka, hingga fasilitas umum.

“Jadi tidak ada yang berbeda, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami juga membuka layanan pengaduan melalui aplikasi Warga Ku untuk masyarakat, layanan ini bisa digunakan ketika masyarakat mengetahui ada aktivitas yang menyalahi aturan surat edaran (SE) wali kota,” ungkapnya.

Fikser menjelaskan, dasar dari patroli tersebut bukan hanya inisiatif dari pemkot dan jajaran TNI/Polri saja. Akan tetapi juga berdasarkan dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti bersama.

“Kita juga sudah punya data, mana-mana saja yang mencoba-coba (melanggar), atau titik yang rawan. Itu kemudian kami coba untuk sisir, mulai selesai salat tarawih sampai pukul dua dini hari,” jelasnya.

Senada dengan Wali Kota Eri, Fikser menambahkan, selama pengamanan malam hari atau operasi yustisi, pemkot tidak lepas dari peran jajaran samping TNI/Polri serta masyarakat. “Bahkan lintas OPD juga bersama- sama melakukan pengawasan di lapangan. Supaya tidak terkesan pemkot itu berjalan sendiri-sendiri,” pungkasnya. (B4M)