Rabu, Februari 11, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYABahtiyar Sampaikan Prosesi Penghormatan Terakhir Ketua DPRD Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono

Bahtiyar Sampaikan Prosesi Penghormatan Terakhir Ketua DPRD Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono

Surabaya | Lensaparlemen.id
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai, menyampaikan prosesi penghormatan terakhir bagi Ketua DPRD Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, yang wafat pada Selasa, 10 Februari 2026, di MRCCC Siloam Hospitals, Jakarta.

Saat ditemui media lensaparlemen.id pada Rabu (11/2), Bahtiyar menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhum yang dikenal sebagai sosok pemimpin, rekan, sekaligus figur pengayom di lingkungan DPRD Surabaya.

“Sebagai rekan beliau di DPRD, kami tentu sangat berduka dan merasa kehilangan atas meninggalnya saudara kita, kawan kita, Bapak kita, Mas Dominikus Adi Sutarwijono, yang telah berpulang ke Yang Maha Kuasa,” ujar Bahtiyar.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah almarhum dijadwalkan tiba di Surabaya pada Rabu siang dan akan disemayamkan di Rumah Duka Green Haven, Sidoarjo, selama kurang lebih 24 jam.

Selanjutnya, pada Kamis (12/2/2026), DPRD Kota Surabaya akan menggelar prosesi penghormatan terakhir di Gedung DPRD Surabaya.

“Insyaallah besok Kamis pukul 14.00 WIB akan dilaksanakan prosesi penghormatan terakhir di Kantor DPRD Surabaya, tepatnya di lobi gedung dewan, sekitar 30 menit,” jelas Baktiyar.

Usai prosesi tersebut, almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Keputih, Surabaya, pada pukul 14.30 WIB, tepatnya di Blok N1 Nomor 421.
Baktiyar menegaskan, prosesi penghormatan di gedung dewan merupakan bentuk penghargaan institusi atas pengabdian almarhum sebagai pimpinan DPRD Surabaya.

“Ini sebagai bentuk penghormatan terakhir dari lembaga. Masyarakat, jajaran staf, serta anggota DPRD dapat memberikan penghormatan sebelum beliau dimakamkan,” imbuhnya.

Meski tengah berduka, Bahtiyar memastikan aktivitas kedewanan dan pelayanan masyarakat di DPRD Surabaya tetap berjalan normal.

Ia juga mengenang pertemuan terakhir dengan almarhum pada 5 Januari 2026, saat masih mengikuti rapat pembahasan agenda DPRD.

“Setelah itu beliau memiliki agenda Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta, kemudian jatuh sakit dan harus menjalani perawatan di sana,” katanya.

Selama masa perawatan Ketua DPRD, unsur pimpinan DPRD lainnya tetap berkoordinasi dalam menjalankan agenda kelembagaan, termasuk rapat-rapat, Badan Musyawarah (Bamus), serta pelaksanaan reses DPRD yang berlangsung pada 5–12 Februari 2026.

“Kami akan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab kedewanan sebagaimana mestinya,” pungkas Bahtiyar.

Reporter: B4M
Editor: Redaksi

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments