Jumat, Mei 15, 2026
BerandaEKONOMI & BISNISTerminal Petikemas Surabaya Perkuat SDM Logistik melalui Praktisi Mengajar 2026

Terminal Petikemas Surabaya Perkuat SDM Logistik melalui Praktisi Mengajar 2026

Shipping Line dan Terminal Dinilai Jadi Kunci Kelancaran Rantai Pasok Internasional

Surabaya – Lensaparlemen.id
PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor logistik dan kepelabuhanan melalui program TJSL Praktisi Mengajar 2026.

Dalam kegiatan yang digelar di Toba Meeting Room, Gedung Customer Service TPS, Rabu (13/5/2026), TPS menghadirkan praktisi pelayaran global dari CMA CGM Surabaya untuk membahas perkembangan supply chain logistics dan tantangan industri logistik internasional.

Program bertajuk “Understanding Supply Chain Logistics From The Shipping Line Perspective” tersebut menghadirkan Gunawan, S.Pi., S.H., M.M., selaku Branch Manager CMA CGM Surabaya. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan wawasan strategis mengenai rantai pasok modern, efisiensi logistik, hingga pentingnya sinkronisasi antara terminal petikemas dan perusahaan pelayaran global.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu diikuti puluhan pemagang internal TPS dari berbagai departemen, mulai dari SDM dan Umum, Teknologi Informasi, Keuangan dan Manajemen Risiko, HSSE, Operasi, hingga Komersial dan Sistem Manajemen.

Dalam pemaparannya, Gunawan menjelaskan bahwa dinamika industri pelayaran global saat ini menuntut adanya integrasi sistem logistik yang efisien dan adaptif. Menurutnya, terminal petikemas memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi barang serta memastikan reliabilitas jadwal pengiriman internasional.

“Sinkronisasi antara terminal petikemas dan shipping lines menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi biaya logistik dan konektivitas perdagangan global,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bagaimana perusahaan pelayaran internasional mempertimbangkan kualitas layanan terminal sebelum menentukan rute maupun hub logistik. Karena itu, keandalan operasional terminal menjadi elemen penting dalam meningkatkan daya saing logistik nasional.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan bahwa program Praktisi Mengajar merupakan bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertujuan memperluas wawasan insan perusahaan melalui kolaborasi dengan praktisi industri berpengalaman.

“Melalui program ini, TPS berharap dapat memperkaya wawasan pemagang dengan insight langsung dari pelaku industri, sehingga mampu meningkatkan kapabilitas dan daya saing perusahaan dalam menghadapi tantangan logistik global,” ungkap Erika.

Menurutnya, partisipasi aktif peserta menjadi bukti komitmen TPS dalam membangun budaya pembelajaran berkelanjutan serta meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan industri kepelabuhanan dan logistik dunia.

Ke depan, TPS berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa dengan berbagai tema strategis guna mendukung pengembangan SDM unggul dan berdaya saing tinggi di sektor kepelabuhanan nasional.

Reporter : Bambang
Editor : Redaksi

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular