Kamis, Mei 21, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAJelang Idul Adha 2026, RPH Surabaya Target Layani Pemotongan 200 Ekor Sapi...

Jelang Idul Adha 2026, RPH Surabaya Target Layani Pemotongan 200 Ekor Sapi Kurban

DPRD Surabaya Minta Pelayanan Pemotongan Hewan Kurban Lebih Higienis dan Optimal

Surabaya – Lensaparlemen.id
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, Perseroda Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya mulai mematangkan persiapan layanan pemotongan hewan kurban. Tahun ini, RPH Surabaya menargetkan layanan pemotongan hingga 200 ekor sapi kurban untuk masyarakat Kota Surabaya.

Untuk memastikan kesiapan layanan tersebut, Anggota Komisi B DPRD Surabaya, H. Budi Leksono, S.H., melakukan peninjauan langsung ke RPH Surabaya pada Selasa (19/05/2026).

Direktur Utama Perseroda RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, mengatakan bahwa pada momentum Idul Adha 2026 pihaknya hanya fokus melayani jasa pemotongan sapi kurban.

“Untuk tahun ini kami hanya fokus jasa potong sapi saja, tidak ada kambing dan yang lain. Sedangkan target jasa potong sapi 200 ekor, namun sampai sekarang sudah ada 140 ekor yang sudah mendaftar dari masjid, yayasan, ormas, parpol dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut Fajar, layanan pemotongan hewan kurban di RPH Surabaya menjadi pilihan banyak masyarakat karena dinilai lebih praktis, higienis, dan sesuai standar kesehatan. Selain proses pemotongan, RPH juga menyediakan layanan potong, kemas, dan kirim.

Dalam layanan tersebut, daging kurban dikemas dalam ukuran satu kilogram berikut tulang sebelum dikirim ke lokasi tujuan. Seluruh bagian hewan kurban mulai dari daging, jeroan, kepala, kaki hingga kulit tetap menjadi hak pengkurban.

“Semua hasil kurban kita serahkan kembali kepada pengkurban. Jadi masyarakat tinggal menerima dalam kondisi bersih dan siap dibagikan,” jelasnya.

Selain layanan lengkap potong kemas kirim, RPH Surabaya juga menyediakan layanan pemotongan karkas atau potong lepas tulang dengan tarif lebih ringan, sehingga panitia kurban dapat melakukan pencacahan dan pengemasan sendiri.

Fajar mengungkapkan, biaya jasa pemotongan sapi tahun ini mengalami penyesuaian dari Rp2,5 juta menjadi Rp2,8 juta per ekor. Kenaikan tersebut dilakukan setelah lebih dari empat tahun tarif tidak mengalami perubahan.

“Kenaikan biaya dipengaruhi meningkatnya ongkos tenaga kerja dan bahan pendukung seperti plastik kemasan,” katanya.

Ia menambahkan, proses pemotongan hewan kurban akan berlangsung selama empat hari mulai 27 hingga 30 Mei 2026 di RPH Pegirian. Hingga saat ini, dua hari pertama jadwal pemotongan sudah penuh oleh pendaftar.

“Pendaftaran terakhir ditutup tanggal 25 Mei 2026,” imbuhnya.

RPH Surabaya sendiri setiap tahun menjadi salah satu pusat layanan pemotongan hewan kurban terbesar di Kota Surabaya, khususnya saat momentum Hari Raya Idul Adha.

Sementara itu, H. Budi Leksono meminta agar kenaikan tarif jasa pemotongan diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Surabaya.

“Kita mengajak warga Kota Surabaya untuk memotong hewan kurbannya di RPH agar lebih praktis, bersih, dan higienis,” katanya.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya tersebut juga menekankan pentingnya pengawasan kesehatan hewan kurban serta kebersihan dalam proses pemotongan hingga pengemasan.

“RPH ini aset Pemerintah Kota Surabaya. Maka dari kenaikan harga tersebut harus diiringi pelayanan yang lebih maksimal, mulai dari kebersihan, higienitas, hingga pengemasan yang rapi dan tertata,” tandasnya.

Reporter: Bambang
Editor: Redaksi

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular