Jumat, April 3, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAKOMISI - DMelalui PKK, DPRD Surabaya Perkuat Pondasi Bangsa Lewat Sentuhan Spiritual

Melalui PKK, DPRD Surabaya Perkuat Pondasi Bangsa Lewat Sentuhan Spiritual

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Dalam upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan kota, Johari Mustawan, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, hadir dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh PKK Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung,Jumat(18/4).

Dalam acara yang dihadiri oleh para penggerak dan anggota PKK tersebut, Johari Mustawan—yang akrab disapa Bang Jo—didapuk sebagai pengisi tausiyah. Dalam ceramah keagamaannya, ia menyampaikan sejumlah pesan penting yang menekankan peran strategis PKK dalam pembangunan karakter masyarakat dan ketahanan keluarga sebagai pondasi bangsa.

“PKK memiliki peran vital dalam pembangunan kota Surabaya melalui 10 program pokoknya,” ujar Bang Jo.

Bang Jo menggarisbawahi bahwa ketika pemerintah memperkuat peran PKK dalam pembangunan manusia, sesungguhnya yang sedang dibangun adalah fondasi dan struktur sebuah bangsa yang kuat.

Dalam tausiyahnya, Johari juga meneladani strategi Rasulullah SAW dalam membangun negara, yang dimulai dari pembinaan keluarga.

“Sebab sejatinya, kota ataupun negara adalah kumpulan dari keluarga. Maka, memperkuat keluarga sama dengan memperkuat bangsa,” imbuhnya.

Ia turut mengutip Surat Ar-Ra’d ayat 23 sebagai landasan spiritual:
“Surga-surga ‘Adn, mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang yang saleh dari nenek moyangnya, pasangan-pasangannya, dan anak cucunya, sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu.”

Dari ayat tersebut, Johari mengingatkan bahwa para penggerak dan pengurus PKK harus memiliki orientasi akhirat. Dengan niat ikhlas dan istiqamah, segala tugas dan pengabdian yang dijalani akan mendapat bimbingan dari Allah SWT.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi antara legislatif dan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat berjalan efektif melalui pendekatan spiritual yang menyentuh dan inspiratif.

Sebagai penutup, ia mengangkat Surat Hud ayat 117:
“Dan Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, selama penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.”

Bang Jo juga menjelaskan, Allah SWT menggunakan istilah “muslihun”—orang-orang yang melakukan perbaikan—bukan hanya “shalihun”—orang-orang yang saleh. Artinya, tidak cukup hanya menjadi pribadi yang saleh, tetapi juga harus mampu mengimplementasikan kebaikan dan mengajak orang lain untuk turut berbuat baik.

“PKK adalah salah satu contoh nyata dari kelompok muslihun yang menjadi penjaga kebaikan di Kota Surabaya,” pungkasnya. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular