Jumat, April 17, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAKOMISI - BKomisi B DPRD Surabaya Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Kembang, Target Rampung 16...

Komisi B DPRD Surabaya Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Kembang, Target Rampung 16 Mei

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Komisi B DPRD Kota Surabaya melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Pasar Kembang, Kamis (8/5/2025), untuk meninjau langsung progres revitalisasi pasar yang saat ini telah mencapai 90 persen. Proyek ini ditargetkan rampung pada 16 Mei 2025.

Ketua Komisi B, Faridz Afif, yang memimpin rombongan, menyampaikan bahwa sisi utara pasar telah selesai dibangun dan hanya tinggal menunggu peresmian dari Wali Kota Surabaya.

“Sisi utara sudah selesai semua, tinggal peresmian ya, Pak Dirut,” ujar Faridz saat kunjungan berlangsung.

Namun demikian, ia menambahkan bahwa masih ada beberapa pekerjaan tersisa di sisi selatan pasar. Koordinasi lanjutan pun telah dilakukan, termasuk kemungkinan dukungan pembangunan dari Bank Jatim.

Menurut Faridz, revitalisasi ini sangat penting untuk menghadirkan pasar yang lebih rapi, tertata, dan representatif sebagai ikon kota.

“Pasar Kembang ini adalah ikon Surabaya, jadi perlu banyak pembenahan, baik tampilan luar maupun fasilitas dalamnya. Kalau tempat baru, ya seperti meja-meja pedagang juga perlu ditata bagus,” ungkapnya.

Ia pun berharap wajah baru pasar ini dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pedagang maupun pengunjung. Selain itu, Faridz menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan surat sewa stand agar tidak terjadi penyalahgunaan hak.

“Selama ini klasik, ada yang sewa sampai 30 tahun, ini yang perlu kita cek lagi agar tidak kecolongan,” tegasnya.

Revitalisasi Pasar Kembang menelan anggaran sebesar Rp7,9 miliar dan mendapat pendampingan hukum dari Datun Kejari Perak. Pihak PD Pasar Surya menyatakan bahwa progres pengerjaan telah sesuai target.

“Alhamdulillah saat ini sudah didampingi juga oleh Datun Kejari Perak dan disepakati bahwa progres sudah 90 persen lebih. Tanggal 16 Mei ditargetkan selesai dan 17 Mei bisa dilakukan serah terima,” ujar perwakilan PD Pasar Surya.

Direktur Utama PD Pasar Surya, Agus Priyo, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Bank Jatim dalam proyek ini bersifat bisnis-ke-bisnis, bukan melalui program CSR.

“Nantinya akan ada pengelolaan titik reklame yang keuntungannya dialokasikan untuk pembangunan lanjutan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pasar ini akan menampung sekitar 260 unit kios di lantai dua. Jika ditambah dengan dukungan dari Bank Jatim, kapasitas bisa meningkat hingga 400 pedagang.

“Mereka bahkan minta tambah, artinya ini menunjukkan animo yang tinggi,” jelas Agus.

Agus menuturkan bahwa sistem pasar juga telah diperbarui, termasuk aspek monetisasi, ekonomi pasar, serta pembenahan legalitas kepemilikan stand agar lebih tertib.

Dalam hal fasilitas umum, PD Pasar telah menyiapkan lahan parkir untuk 40-50 mobil dan area fleksibel untuk sepeda motor. Meski sebagian area terpotong oleh pembangunan tangki air darurat, infrastruktur ini dianggap penting.

“Tangki itu dibangun sebagai antisipasi bencana seperti kebakaran,” ujar Agus.

Komisi B juga mencatat masih adanya sejumlah hal yang perlu diperbaiki, seperti kebersihan di area depan dan penyempurnaan beberapa bagian dalam pasar. Perhatian terhadap ketertiban dan kenyamanan pun menjadi catatan tersendiri dalam kunjungan tersebut.(B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular