Sabtu, April 18, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAKOMISI - DHUT ke-732 Surabaya, Anggota DPRD Bang Jo Soroti Pendidikan, Kesehatan, dan Ketenagakerjaan...

HUT ke-732 Surabaya, Anggota DPRD Bang Jo Soroti Pendidikan, Kesehatan, dan Ketenagakerjaan Warga

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Memperingati Hari Ulang Tahun ke-732 Kota Surabaya, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan dari Fraksi PKS, menyampaikan sejumlah harapan dan masukan strategis demi peningkatan kualitas hidup warga Surabaya, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan.

Menurut Johari Mustaman yang biasa disapa Bang Jo, sektor pendidikan menjadi perhatian utama. Ia menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan yang adil bagi seluruh warga, tanpa terkecuali. “Setiap warga Surabaya harus dipastikan mendapatkan akses pendidikan yang merata hingga ke tingkat kelurahan. Semua berhak sekolah sesuai cita-cita dan kemampuannya,” tegas Bang Jo kepada media lensaparlemen.id, Senin (2/5).

Bang Jo juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas pendidikan di sekolah negeri maupun swasta agar masyarakat tidak ragu memilih institusi pendidikan. “Sekolah negeri maupun swasta harus sama-sama memiliki standar kelayakan, sehingga semua warga mendapatkan pendidikan berkualitas,” lanjutnya.

Dari sisi pembiayaan, Bang Jo menggarisbawahi pentingnya sistem pengawasan berbasis kelurahan yang melibatkan RT dan RW untuk memastikan tidak ada warga yang terhambat pendidikan hanya karena kendala biaya.

Di bidang kesehatan, Bang Jo mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memiliki posisi tawar yang kuat terhadap BPJS Kesehatan. Ia berharap pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal melalui kolaborasi erat antara Dinas Kesehatan, BPJS, dan tenaga profesional.

“Mutu layanan dan keselamatan pasien atau Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) harus menjadi prioritas,” harapnya.

Masalah stunting juga menjadi sorotan. Ia meminta agar data stunting tidak hanya dijadikan angka, tetapi juga benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan. Ia berharap ada pelatihan khusus bagi para pengumpul data serta upaya check and recheck secara berkala oleh Pemkot agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Selain pendidikan dan kesehatan, sektor ketenagakerjaan turut menjadi perhatian Komisi D. Bang Jo berharap warga diberikan kemudahan dalam mengakses dunia kerja maupun dalam membangun wirausaha berbasis masyarakat. Pemerintah Kota juga diharapkan mendukung program koperasi, termasuk Koperasi Merah Putih yang berbasis kelurahan, sebagai sarana peningkatan ekonomi warga.

“Meskipun Surabaya sudah berkembang dengan baik, masukan dari masyarakat tetap harus menjadi perhatian. Di usia yang ke-732 ini, sudah selayaknya Surabaya tampil sebagai kota yang benar-benar nyaman dan aman bagi semua warganya,” pungkasnya. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular