DPW Perempuan Amanat Jatim, Rayakan Momen Hari Ibu

Bagikan

Lensa Parlemen l Surabaya – Momen hari ibu pada 22 Desember mendatang, DPW Perempuan Amanat PAN Jawa Timur turun ke jalan. Organisasi sayap kanan dari PAN khusus perempuan itu membagikan makanan dalam kotak dan minuman kepada para pengguna jalan.

Pembagian nasi dilakukan di depan Jalan Darmokali 5C Surabaya, Rumah Aspirasi PAN. Ketua DPW Perempuan Amanat Juliana Evawati tampak ikut “turun gunung”. Perempuan yang akrab disapa Jeje itu menuturkan, pembagian nasi ke para pengguna jalan sekaligus mengukuhkan bahwa perempuan juga mau berkontribusi di dunia sosial. Tak ada batasan antara perempuan dan pria dalam berbuat kebaikan. Ada 500 kotak nasi yang dibagikan.

<em>Para Perempuan PAN DPW Jawa Timur Saat Kegiatan Bagi2 Nasi Kotak Kepada Para Pengendara <em>

Di momen hari ibu, Perempuan Amanat Jawa Timur ternyata telah mengonsep satu acara khusus. Jeje mengungkapkan, pihaknya berencana berkunjung ke salah seorang perempuan yang istimewa di Surabaya. “Kami berharap, di hari ibu kali ini, para ibu bisa tangguh dan kuat,” katanya.

Banyak ruang untuk berekspresi bagi para perempuan. Jeje mengajak kepada para perempuan agar tak takut bersuara juga. Menyampaikan apa yang dirasakan. “Jangan mau dilecehkan, diremehkan, atau dipinggirkan. Perempuan itu juga bisa bergerak,” imbuhnya.

Salah satu bentuk kontribusi Perempuan Amanat Jawa Timur dalam menyalurkan energi positif kepada kaum hawa yakni mendukung penuh di bidang ekonomi mandiri. Jeje menyebutkan, organisasinya sangat terbuka kepada pelaku UMKM. Perempuan Amanat punya produk minuman yang dijual dan dibuat oleh anggotanya.

Lalu, bagaimana peran Perempuan Amanat di bursa politik? Jeje mengaku bahwa pihaknya tak berhenti mencari dan menyiapkan “pasukan” atau kader perempuan terbaik. “Sehingga, kami bisa mewujudkan Jawa Timur ini basis PAN pada 2024,” papar perempuan yang juga sebagai anggota legislatif Komisi D DPRD Surabaya.

Terpisah, Ketua DPW PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig, percaya jika Perempuan Amanat mempunyai kader yang tangguh dan potensial. Terutama, mereka yang mau memperjuangkan suara-suara masyarakat. “Perempuan Amanat PAN bisa menjadi salah satu pilar penyangga dalam mewujudkan program besar Jawa Timur Basis PAN,” pungkasnya. (B4M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *