Selasa, April 21, 2026
BerandaHUKRIMMotor Hilang, Tetangga Terlibat: Modus Licik Curanmor Terungkap Lewat CCTV di Surabaya

Motor Hilang, Tetangga Terlibat: Modus Licik Curanmor Terungkap Lewat CCTV di Surabaya

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Sebuah pengkhianatan datang dari orang yang tak disangka. Seorang karyawan toko di kawasan Jalan Dupak Rukun, Asemrowo, harus menelan pil pahit setelah sepeda motornya dicuri oleh tetangganya sendiri. Yang mengejutkan, pelaku sempat berpura-pura ikut membantu mengejar pelaku curanmor, sebelum akhirnya identitas aslinya terbongkar lewat rekaman CCTV.

Natasya (20), korban dalam insiden ini, awalnya tidak mencurigai Ridoi (29), yang tinggal di Jalan Morokrembangan dan sudah dikenalnya sebagai tetangga. Kejadian bermula ketika rekan kerja Natasya yang juga bertugas sebagai kasir, MR, memberi tahu bahwa sepeda motor Honda Beat miliknya yang diparkir di depan toko telah raib.

Mendengar kabar itu, Natasya yang kala itu berada di lantai dua langsung turun dan melihat motornya sedang dibawa kabur oleh seseorang. Ia pun spontan meminta bantuan MR dan Ridoi untuk mengejar pelaku hingga ke kawasan Pasar Loak Dupak Rukun. Sayangnya, upaya pengejaran tersebut tidak berhasil.

Merasa menjadi korban kejahatan, Natasya pun melaporkan peristiwa ini ke SPKT Polsek Asemrowo. Sekitar dua jam kemudian, petunjuk penting terungkap dari rekaman CCTV yang memperlihatkan bahwa Ridoi ternyata merupakan pelaku utama dalam aksi pencurian tersebut.

“Korban kembali menghubungi kami dan memberikan informasi bahwa ia mencurigai tetangganya sendiri terlibat,” ujar Kapolsek Asemrowo, Kompol Rahardan B Trisna, melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, pada Minggu (22/6).

Kecurigaan korban akhirnya terjawab setelah ia meninjau rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman itu, tampak dengan jelas Ridoi datang bersama seseorang yang kemudian diketahui sebagai eksekutor bernama F.

Berdasarkan bukti tersebut, petugas dari Polsek Asemrowo segera melakukan tindakan dan berhasil menangkap Ridoi. Saat dimintai keterangan, Ridoi pun mengakui seluruh perbuatannya.

“Tersangka mengakui telah merencanakan pencurian motor milik tetangganya itu,” tambah Iptu Suroto.

Pelaku menjalankan aksinya dengan cara yang cukup licik. Selama tiga hari berturut-turut sebelum pencurian terjadi, Ridoi meminjam sepeda motor milik korban. Saat itulah ia memanfaatkan kesempatan untuk membuat salinan kunci kontak motor tersebut.

Setelah kunci duplikat berada di tangannya, Ridoi kemudian menggandeng rekannya, F — yang kini berstatus sebagai buronan — untuk melancarkan aksi pencurian itu.

“Jadi, tersangka R ini berkomplot. Mereka datang bersama ke lokasi. Saat eksekusi, R berperan mengalihkan perhatian dan berpura-pura menolong korban,” jelas Iptu Suroto.

Kepolisian saat ini masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan tempat kejadian lain yang berkaitan dengan kelompok pelaku, serta terus memburu tersangka F yang hingga kini belum tertangkap.

“Tersangka dan barang bukti sudah diamankan, ” tutupnya. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular