Selasa, April 21, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAWakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Ajak Jaga Keamanan dan Toleransi Jelang...

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Ajak Jaga Keamanan dan Toleransi Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Pdt. Rio Dh. I. Pattiselano, S.Kom., menyampaikan sejumlah pesan dan masukan kepada Pemerintah Kota Surabaya serta seluruh warga menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Menurutnya, Natal dan Tahun Baru merupakan momentum penting yang selalu dinantikan masyarakat untuk melakukan refleksi atas perjalanan satu tahun penuh, sekaligus menyusun harapan dan resolusi baru.

“Natal dan Tahun Baru adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi perjalanan sepanjang tahun 2025 dan mempersiapkan tahun 2026 agar menjadi lebih baik, dengan harapan, target, serta resolusi yang disertai doa,” ujar Rio, Selasa (16/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Rio menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di lokasi-lokasi strategis seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, terminal, stasiun, dan pelabuhan.

Ia mendorong Pemerintah Kota Surabaya bersama aparat terkait untuk melakukan pemetaan titik-titik rawan kemacetan dan keramaian, serta mensosialisasikan rekayasa lalu lintas sejak dini kepada masyarakat. Selain itu, potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) pada malam pergantian tahun juga perlu diantisipasi secara maksimal.

Selain aspek keamanan, Rio juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana dan layanan kesehatan, mengingat saat ini Kota Surabaya memasuki musim hujan dengan potensi cuaca ekstrem.

“Mitigasi bencana harus disiapkan dengan baik, terutama untuk mengantisipasi hujan lebat yang dapat memicu banjir. Layanan kesehatan juga perlu disiagakan, khususnya saat perayaan Tahun Baru 2026,” katanya.

Lebih lanjut, Rio mengajak seluruh warga Surabaya untuk terus menjaga toleransi dan kedamaian, khususnya bagi saudara-saudara umat Kristiani yang merayakan Natal.

“Natal sejatinya berbicara tentang kasih. Oleh karena itu, mari kita jaga toleransi dan saling menghormati demi terciptanya suasana yang aman dan damai,” ujarnya.

Terkait perayaan Tahun Baru, Rio mengapresiasi kebijakan Wali Kota Surabaya yang memilih tidak menggelar perayaan besar, melainkan mengisinya dengan doa bersama, terutama untuk mendoakan para korban bencana di sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatra, dan kawasan Semeru.

Ia berharap momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat dimanfaatkan sebagai sarana refleksi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan harapan baru bagi seluruh masyarakat.

“Mari kita berkolaborasi dan menyambut Natal serta Tahun Baru ini dengan hati yang penuh kedamaian, demi Surabaya yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.

B4M/Lensa Parlemen

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular