Sabtu, Mei 9, 2026
BerandaEKONOMI & BISNISTPS Perkuat Strategi ESG dan Digitalisasi, Siapkan Laporan Keberlanjutan Berstandar Global

TPS Perkuat Strategi ESG dan Digitalisasi, Siapkan Laporan Keberlanjutan Berstandar Global

Pelatihan Sustainability Report Jadi Langkah Strategis TPS Wujudkan Transparansi, Akuntabilitas, dan Bisnis Berkelanjutan

Surabaya — Lensaparlemen.id
9 Mei 2026, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan bisnis berkelanjutan melalui implementasi prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) yang terintegrasi dalam seluruh proses bisnis perusahaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, mulai dari pelestarian lingkungan, digitalisasi layanan, hingga penguatan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Sebagai bagian dari strategi komprehensif dalam pengelolaan bisnis berkelanjutan, TPS melaksanakan pelatihan penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) bagi jajaran manajemen dan pekerja perusahaan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) di Pelindo Place Surabaya itu diikuti 26 pekerja dari berbagai unit kerja.

Pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman internal terkait penyusunan laporan keberlanjutan yang komprehensif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan prinsip keberlanjutan terintegrasi dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan perusahaan.

Sebagai operator terminal petikemas, TPS secara konsisten menjalankan berbagai program keberlanjutan berbasis ESG. Pada aspek lingkungan, perusahaan aktif melestarikan ekosistem pesisir melalui pengelolaan hutan mangrove seluas 22,7 hektare di area kerja TPS. Selain itu, TPS juga melakukan pembibitan 10.000 bibit mangrove yang siap panen setiap empat hingga enam bulan.

Program tersebut dinilai memberikan manfaat besar, tidak hanya sebagai carbon sink, tetapi juga dalam menjaga kelestarian biota di kawasan mangrove sekitar terminal.

Komitmen pengurangan emisi juga diwujudkan TPS melalui program elektrifikasi alat bongkar muat utama seperti Container Crane (CC) dan Rubber Tyred Gantry (RTG). Elektrifikasi seluruh unit CC telah rampung sejak 2016, sementara elektrifikasi seluruh unit RTG diselesaikan pada April 2026.

TPS juga menjalankan sejumlah program ramah lingkungan lainnya, seperti pemanfaatan listrik tenaga surya untuk penerangan area kantor, penghijauan kawasan terminal, serta pengelolaan limbah secara berkelanjutan.

Seluruh inisiatif tersebut kemudian dicatat dan diukur menggunakan pendekatan akuntansi keberlanjutan guna mengetahui manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dari setiap program yang dijalankan perusahaan.

Senior Manager Keuangan dan Manajemen Risiko TPS, Jeanny Harjono, menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui program operasional semata, melainkan juga melalui tata kelola perusahaan yang baik dan transparan.

“Laporan Keberlanjutan memiliki peran strategis untuk mendokumentasikan dan mengomunikasikan pelaksanaan program-program berkelanjutan TPS sebagai bentuk akuntabilitas perusahaan kepada regulator, pemegang saham, mitra usaha, pelanggan dan masyarakat,” jelas Jeanny.

Selain penguatan aspek keberlanjutan, TPS juga terus mempercepat transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan dan keterbukaan informasi publik. Berbagai inovasi digital telah diterapkan, di antaranya Web Access & Clique 247, CDR (Container Damage Report) Online, Automatic Damage Detection System (ADDS), hingga layanan terbaru Vessel Report.

Digitalisasi layanan tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung prinsip Keterbukaan Informasi Publik (KIP) bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan.

Di sektor operasional dan logistik pendukung, TPS juga menghadirkan sejumlah layanan bernilai tambah seperti Behandle Management, layanan fumigasi, layanan pemeriksaan kulit garaman, serta layanan pemeriksaan petikemas melalui Container Scanner.

Seluruh layanan tersebut mendukung kelancaran arus barang, kepatuhan terhadap regulasi, serta keamanan dan keselamatan operasional pelabuhan.
Pelatihan Sustainability Report yang digelar TPS juga dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap Global Reporting Initiative (GRI) Standards Update 2021.

Materi pelatihan mencakup Universal Standards, penentuan topik material berbasis dampak, hingga pengungkapan kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial yang terintegrasi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui penguatan kapabilitas internal, pengelolaan data keberlanjutan yang terstruktur, dan pelaporan yang transparan, TPS menegaskan langkahnya dalam mengimplementasikan keberlanjutan sebagai bagian integral strategi bisnis perusahaan.

Langkah tersebut juga sejalan dengan transformasi Pelindo dan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) Group sebagai pemimpin ekosistem maritim terintegrasi dan operator terminal berkelas dunia.

Reporter: Bambang
Editor: Redaksi

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular