Surabaya — Lensaparlemen.id
Menjelang sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan, anggota Komisi di DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan, mengajak masyarakat untuk memaksimalkan ibadah serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.
Menurutnya, sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah, sedekah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
“Sepuluh hari terakhir Ramadan ini adalah waktu yang sangat istimewa. Kami berharap para kader dan anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama masyarakat terus aktif di masjid-masjid, menggelar kegiatan sosial, serta membantu warga yang membutuhkan menjelang Idul Fitri,” ujar Johari Mustawan.
Ia menekankan bahwa kepedulian sosial sangat penting terutama bagi masyarakat yang menghadapi kesulitan ekonomi menjelang hari raya. Melalui kegiatan sosial dan bantuan kepada warga yang membutuhkan, diharapkan semua masyarakat dapat merasakan kebahagiaan saat merayakan Idul Fitri.
Selain itu, Johari juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk segera menunaikan zakat fitrah, sedekah, dan infak, yang nilainya sangat besar di bulan Ramadan.
“Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, ketika datang bulan Ramadan maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Oleh karena itu manusia diharapkan memaksimalkan potensi kebaikannya di bulan yang penuh berkah ini,” jelasnya.
Mencari Lailatul Qadar
Johari juga mengingatkan umat Islam untuk mencari Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, yang diyakini hadir pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
“Rasulullah menganjurkan kita untuk mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Malam tersebut nilainya lebih baik dari seribu bulan atau setara dengan lebih dari 83 tahun ibadah,” tuturnya.
Menurutnya, semangat Lailatul Qadar tidak hanya diwujudkan melalui ibadah di masjid, tetapi juga melalui kegiatan sosial seperti membantu masyarakat yang membutuhkan makanan, pakaian, maupun kebutuhan lainnya.
Mudik dengan Niat Silaturahim
Menjelang Idul Fitri, Johari juga memberikan pesan kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik dan meluruskan niat untuk bersilaturahim.
Ia mengingatkan bahwa ziarah kepada makam orang tua maupun para pendahulu dapat menjadi pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.
“Allah berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 185 bahwa setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Oleh karena itu selama masih diberi kesempatan hidup, mari kita memperbanyak amal kebaikan,” ungkapnya.
Johari berharap nilai-nilai keimanan yang terbentuk selama Ramadan dapat terus terjaga sepanjang sebelas bulan berikutnya.
Berbagi Bingkisan dan Posko Mudik
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Johari menyampaikan bahwa Fraksi PKS di DPRD Surabaya juga menyalurkan berbagai bantuan kepada warga.
Di antaranya berupa pembagian bingkisan Idul Fitri (kiswah) kepada masyarakat serta penyaluran zakat dari anggota partai maupun anggota dewan kepada warga yang berhak menerima.
Selain itu, PKS juga membuka posko mudik untuk membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan selama perjalanan mudik.
“Posko mudik ini diluncurkan di Terminal Bungurasih pada Senin, 16 Maret, untuk membantu masyarakat yang bepergian antar kota maupun dalam wilayah Surabaya,” jelasnya.
Harapan untuk Surabaya
Di akhir pesannya, Johari berharap Kota Surabaya senantiasa diberkahi Allah SWT serta menjadi kota yang penuh kedamaian dan persaudaraan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan dan silaturahim antar umat beragama.
“Semoga Surabaya menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang baik dan mendapat ampunan dari Allah. Islam mengajarkan rahmat bagi seluruh alam, sehingga kebaikan harus dirasakan oleh semua manusia tanpa memandang agama,” pungkasnya.
B4M, Lensa Parlemen





