Surabaya — Lensaparlemen.id
Sebanyak 1.150 pemain muda mengikuti seleksi tim Banteng Jatim FC U-17 untuk menghadapi turnamen Soekarno Cup 2026 yang akan digelar di Surabaya pada akhir Juli mendatang.
Asisten Manajer Banteng Jatim FC U-17, Eri Irawan, mengatakan turnamen tersebut merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh PDI Perjuangan.
“Turnamen Soekarno Cup ini merupakan kejuaraan rutin yang digelar oleh DPP PDI Perjuangan. Tahun pertama di Jakarta, tahun kedua di Bali, dan tahun ketiga akan berlangsung di Surabaya pada akhir Juli,” kata Eri Irawan kepada media lensaparlemen.id, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, turnamen itu akan diikuti oleh berbagai provinsi di Indonesia melalui perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan.
Dalam rangka menyiapkan tim Jawa Timur, panitia menggelar seleksi pemain di lima wilayah, yakni Banyuwangi, Malang, Blitar, Bangkalan, dan Surabaya.
Setiap wilayah seleksi mencakup beberapa kabupaten dan kota. Misalnya, wilayah Banyuwangi meliputi Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Lumajang.
“Seluruh 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur sudah tercakup dalam seleksi ini,” ujar Eri yang juga menjabat ketua komisi C DPRD Surabaya.
Hingga pertengahan Maret 2026, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 1.150 peserta. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga penutupan pendaftaran pada 27 Maret 2026.
Sementara itu, seleksi terakhir akan digelar di Surabaya pada 29 Maret 2026.
“Surabaya saja sampai kemarin sudah ada sekitar 350 peserta. Kemungkinan bisa tembus 500 peserta,” katanya.
Dari beberapa wilayah yang telah melakukan seleksi, panitia telah menjaring sekitar 30 pemain terbaik untuk memperkuat tim Banteng Jatim FC U-17.
Jumlah pemain yang diambil dari masing-masing daerah tidak sama karena disesuaikan dengan potensi pemain di setiap wilayah.
“Jumlahnya tidak rata. Tergantung potensi masing-masing daerah,” ujar Eri.
Para pemain yang terpilih nantinya akan dipusatkan di Surabaya mulai April 2026 untuk menjalani program latihan intensif.
Selama masa persiapan menuju turnamen, tim Banteng Jatim FC U-17 dijadwalkan menjalani sekitar 10 pertandingan uji coba.
Tim ini masih akan dilatih oleh Anis Setiawan yang sebelumnya juga menangani tim pada turnamen sebelumnya.
Eri menilai kekuatan tim peserta Soekarno Cup cukup merata, mengingat banyaknya talenta muda sepak bola yang muncul dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini menunjukkan bagaimana talenta-talenta muda sepak bola di Indonesia luar biasa. PDI Perjuangan bukan hanya menggelar turnamen tetapi juga melakukan pembinaan,” ujarnya.
Menjelang pelaksanaan turnamen, tim Banteng Jatim FC U-17 juga akan menjalani pemusatan latihan selama dua pekan di Kota Batu.
Pemusatan latihan akan berlangsung di Wisma Perjuangan dengan simulasi pertandingan layaknya turnamen, yakni satu hari bertanding dan satu hari istirahat.
Selama program tersebut, tim akan menghadapi sekitar 10 tim dengan berbagai karakter permainan, termasuk tim senior yang memiliki gaya permainan lebih keras.
Menurut Eri, langkah tersebut dilakukan untuk mengasah mental bertanding para pemain muda.
“Target Jawa Timur tentu mempertahankan gelar juara. Karena itu kami sangat serius menyiapkan tim ini,” pungkas Eri.
Reporter: B4M
Editor: Redaksi





