Jumat, Mei 1, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAKOMISI - DHari Aspirasi Fraksi PKS, Johari Mustawan Terima Pengaduan Guru Ekstrakurikuler

Hari Aspirasi Fraksi PKS, Johari Mustawan Terima Pengaduan Guru Ekstrakurikuler

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Sejumlah guru yang tergabung dalam Komunitas Pelatih Ekstrakurikuler Surabaya (KOPTRAS) mengunjungi Ruang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Gedung DPRD Surabaya, pada Kamis sore, 7 November 2024. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Anggota Dewan dari Fraksi PKS, Johari Mustawan.

Rombongan KOPTRAS, yang dipimpin oleh Ketua Heru Mulyono dan Sekretaris Setiyaningsih, memperkenalkan diri sebagai perwakilan dari berbagai guru ekstrakurikuler di Surabaya, termasuk Guru Seni Lukis, Pembina Pramuka, Guru Seni Tari, Guru Karawitan, Guru Seni Musik, dan Pelatih Ekstrakurikuler lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, KOPTRAS menyampaikan beberapa aspirasi terkait kesejahteraan mereka. Salah satu keluhan utama adalah gaji yang mereka terima selama ini, yang hanya dihitung untuk 10 bulan, bukan 12 bulan seperti yang berlaku pada pekerja pada umumnya. Selain itu, besaran gaji yang mereka terima, yaitu Rp 600 ribu per bulan, dirasa sangat minim.

“Kami berharap agar gaji kami bisa disetarakan dengan Upah Minimum Kota (UMK) Surabaya,” ujar Heru, mewakili rekan-rekannya.

Keluhan lain yang disampaikan adalah pemotongan gaji saat tidak ada kegiatan belajar-mengajar, bahkan dalam beberapa kasus, mereka tidak menerima gaji sama sekali. KOPTRAS juga mengeluhkan rentannya posisi mereka yang seringkali bergantung pada kebijakan kepala sekolah. Perubahan kepala sekolah terkadang menyebabkan pemberhentian mereka tanpa alasan yang jelas.

Menanggapi aspirasi ini, Johari Mustawan, yang juga anggota Komisi D DPRD Surabaya, berjanji akan membawa masalah tersebut ke rapat fraksi dan rapat Komisi D.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menggelar hearing terkait masalah ini,” ujar Johari yang akrab disapa Bang Jo.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk memastikan adanya kejelasan mengenai kontrak kerja para guru ekstrakurikuler. “Kami akan memastikan agar kontrak kerja tersebut jelas dan tidak hanya menjadi formalitas,” tegas Bang Jo.

Penyampaian aspirasi ini juga diwarnai diskusi mengenai pelaksanaan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah di Surabaya. Johari menegaskan bahwa Hari Aspirasi adalah kesempatan untuk menyerap langsung keluhan dan aspirasi warga kota, selain pada masa reses.

“Hari ini, kami akan segera menindaklanjuti aspirasi ini. Fraksi PKS berkomitmen serius dalam memperjuangkan kesejahteraan para guru ekstrakurikuler,” pungkasnya. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular