Sabtu, Mei 16, 2026
BerandaSURABAYA RAYAWali Kota Eri Ajak Refleksi Semangat Kartini, Tekankan Peran Perempuan dalam Pendidikan...

Wali Kota Eri Ajak Refleksi Semangat Kartini, Tekankan Peran Perempuan dalam Pendidikan Digital

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Surabaya, Rini Indriyani, mengajak masyarakat untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, khususnya dalam memajukan pendidikan di era digital.

Ajakan tersebut disampaikan dalam acara Halal Bihalal yang digelar di Gedung Wanita Candra Kencana, Rabu (23/4/2025). Acara ini dihadiri para ibu penggerak pendidikan, istri pendidik, dan guru perempuan di lingkungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan bahwa momentum Idulfitri bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga pengingat akan peran krusial perempuan dalam mencerdaskan bangsa, sebagaimana dicita-citakan oleh Kartini.

“Di tengah kebersamaan ini, kita kembali merenungkan visi Kartini tentang perempuan yang berdaya dan memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa,” kata Wali Kota Eri.

Lebih lanjut, Wali Kota Eri menekankan peran penting para ibu guru yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur sebagai landasan pembentukan karakter generasi penerus.

“Di balik setiap keberhasilan pendidikan, terdapat sosok-sosok perempuan tangguh yang bekerja tanpa pamrih dan memberikan dampak yang luar biasa. Mereka adalah pilar penyemangat bagi para pendidik,” imbuhnya.

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini juga menyampaikan apresiasinya kepada anggota DWP Kota Surabaya yang terus aktif mendukung berbagai program pendidikan di Kota Pahlawan.

Ia mengingatkan bahwa Kartini telah memberikan teladan tentang emansipasi wanita, di mana perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan pendidikan, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat luas. “Seorang pemimpin hebat pun lahir dari didikan seorang guru,” tegasnya.

Di samping itu, dalam menyikapi tantangan zaman, terutama pesatnya kemajuan teknologi, Wali Kota Eri mengungkapkan bahwa Dispendik Kota Surabaya telah mengadopsi digitalisasi dalam seluruh pelaporan kegiatan.

“Tujuannya untuk menciptakan transparansi dan mempermudah alur kerja di lingkungan Dispendik. Pemkot Surabaya juga bekerja sama dengan ITS dan berbagai perguruan tinggi lainnya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang digitalisasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Penasehat DWP Kota Surabaya, Rini Indriyani menyerukan semangat Kartini agar perempuan Surabaya terus membuktikan diri sebagai sosok yang tangguh, menjadi penerang dalam keluarga, penggerak di masyarakat, dan mitra sejajar dalam pembangunan, terutama di era digitalisasi pendidikan.

“Mari kita terus menginspirasi dan menjadi agen perubahan positif dalam dunia pendidikan,” kata Bunda Rini sapaan akrabnya.

Bunda Rini menekankan pentingnya literasi digital bagi perempuan di era ini. Karenanya, ia mengajak para ibu untuk memanfaatkan teknologi secara bijaksana dalam mendidik anak, contohnya melalui media cerita dan gambar yang menarik dalam format video, serta mencari materi pendidikan yang berkualitas melalui gawai.

“Kita harus melek digital untuk mendidik anak-anak kita. Sekuat apapun perkembangan zaman, perempuan adalah pondasi kekuatan di dalam rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh perempuan di Kota Pahlawan untuk terus mempererat persatuan, menjaga solidaritas, dan saling menguatkan, mengingat pendidikan adalah tanggung jawab kolektif di mana perempuan memegang peranan yang sangat penting.

“Semoga seluruh ibu guru di Surabaya semakin aktif, dan produktif dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Surabaya. Yakni mewarisi semangat Kartini untuk mewujudkan perempuan Indonesia yang semakin maju dan berdaya di era digital ini,” pungkasnya. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular