Arsip Tag: Kapolda Jawa Timur

PBVSI Jatim Gelar Kejurprov Antar Klub U – 17 di Bojonegoro

LENSA PARLEMEN – BOJONEGORO,
Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Timur (Jatim) menyelenggarakan event kejuaraan provinsi (Kejurprov) bola voli antar klub se Jatim usia 17 di Kabupaten Bojonegoro.

Event kejurprov bola voli antar klub se Jatim diselenggarakan pada tanggal 26 Mei sampai dengan 1 Juni 2024 di Gelanggang Olah Raga(GOR) Polres Bojonegoro dan GOR Ngumpakdalem Bojonegoro.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Umum Pengprop PBVSI Jatim Irjen Pol Drs Imam Sugianto Msi yang juga Kapolda Jawa Timur, melalui Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto selaku Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim saat menghadiri pertandingan bola voli di Bojonegoro,Minggu (26/5).

Kombes Pol Dirmanto mengatakan bahwa kejuaraan ini bertujuan untuk meningkatkan iklim pembinaan di Pengprov PBVSI Jatim.

“Ini merupakan program jangka panjang mulai usia dini dan pengkaderan atlet bola voli Jatim,”ujar Kombes Pol Dirmanto.

Menurut Kabidhumas Polda Jatim ini, Kejurprov junior tersebut juga dijadikan sebagai ajang untuk persiapan Kejuaraan Nasional (kejurnas) antar klub dan sukses prestasi serta sukses pembinaan.

“Kejurprov ini untuk mencari bibit-bibit atlit atau klub yang bagus dan berprestasi yang nantinya akan mewakili Jawa Timur dalam event kejuaraan bola voli tingkat Nasional,” kata Kabidhumas Polda Jatim selaku Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim.

Menurut Kombes Dirmanto, kejurprov antar klub U-17 se Jatim diikuti 43 klub (Putra) dan 39 klub (Putri).

Peserta kejurprov bola voli ini adalah klub bola voli yang terdaftar pada Pengkot/Pengkab setempat, dan direkomendasi oleh Pengurus PBVSI Kota/Kabupaten.

“Klub Putra dan Putri yang masuk grand final akan mewakili Jawa Timur pada kejurnas bola voli U-17 antar klub bulan Juli mendatang di Jogyakarta,” pungkasnya. (Red)

Kapolres Kediri Kota bersama Kapolda Jatim dan PJU Polda Jatim Ikuti Bromo KOM X Challenge 2024

LENSA PARLEMEN – SURABAYA,
Dari lapangan apel Mapolda Jawa Timur, sebanyak lebih kurang 1.500 pesepeda dari 17 negara dan 427 komunitas di 31 Provinsi di Indonesia diberangkatkan menuju rute yang sudah ditentukan, pada Sabtu (18/5/2024).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si dan Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, SH, SIK, M.Si, beserta sejumlah pejabat utama Polda Jatim juga turut serta dalam event Bromo KOM X Challenge 2024 yang start dari lapangan Mapolda Jawa Timur.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi atas event bersepeda tersebut dan tetap menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama di jalan.

Selain dari Indonesia, para pesepeda tersebut berasal dari Malaysia, Taiwan, Jerman, Australia, Singapura, Belanda, Myanmar, Inggris, Selandia Baru, Austria, Perancis, Filipina, Korea Selatan, Brazil, Irlandia dan Latvia. (B4M*)

Kapolda Jatim Bersama Ribuan Pesepeda dari 17 Negara Ikuti Bromo KOM X 2024

LENSA PARLEMEN – SURABAYA,
Dari lapangan apel Mapolda Jawa Timur, sebanyak lebih kurang 1.500 pesepeda dari 17 negara dan 427 komunitas di 31 Provinsi di Indonesia diberangkatkan menuju rute yang sudah ditentukan, pada Sabtu (18/5/2024).

Ribuan pesepeda ini akan mengikuti Bromo KOM X, yang Start event bersepeda itu dimulai di depan Polda Jawa Timur Jalan Ahmad Yani 116 Surabaya.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs.Imam Sugianto,M.Si bersama sejumlah pejabat utama Polda Jatim juga turut serta dalam event tersebut.

Ribuan pesepeda itu nantinya akan melewati rute flat menuju Pasuruan yang menjadi pitstop.

Dari Pasuruan, cyclist akan menghadapi rute menanjak sampai finish di puncak Wonokitri, Bromo.

Total perjalanan kurang lebih 100 km dengan lintasan menanjak total hampir 2.000 meter.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi atas event bersepeda tersebut dan tetap menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.

“Kami dari Polda Jatim juga telah menerjunkan personel yang akan memberikan jaminan keamanan dan kelancaran selama kegiatan ini berlangsung,”ujar Irjen Imam.

Kapolda Jatim mengatakan bahwa personel sudah ditempatkan di rute yang akan dilalui para peserta.

“Pengawalan maupun pengamanan pada titik tertentu sudah kita siapkan dengan melibatkan personel yang ada di Polres jajaran yang wilayahnya dijadikan rute ini,”kata Irjen Imam.

Sementara itu Azrul Ananda Founder Mainsepeda mengatakan, ada pengurangan jumlah pesepeda tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Tahun lalu hampir menyentuh angka 1.700-an, sekarang 1.500,”ujar Azrul.

Menurut Azrul pengurangan peserta ini juga mengingat segi keamananan baik di jalan maupun di Bromo.

Ia mengatakan tahun lalu dengan peserta 1.700 an, di tempat Finish yaitu Wonokitri Bromo agak sesak.

Para pesepeda yang akan mengikuti event tersebut sudah mulai berdatangan ke Surabaya sejak Kamis 16 Mei 2002 4 kemarin.

Hal itu karena pengambilan racepack yang berisi body number, bike number,hingga jersey dimulai tanggal 16 sampai 17 Mei 2024.

Hampir 90 persen peserta datang dari luar Jawa Timur dan itu akan berdampak pada perekonomian di Jatim mulai dari penginapan hingga kuliner dan toko-toko sepeda.

Azrul memastikan bahwa lalu lintas akan tetap lancar meski ada event sepeda tersebut.

Hal itu menurutnya, event serupa sudah dilaksanakan ke-10 kalinya di Jawa Timur dan rutenya juga selalu sama jadi tidak ada kerumitan kerumitan baru.

“Kami juga berterima kasih kepada kepolisian di jajaran Polda Jawa Timur ini yang termasuk paling jago dan konsekuen dalam mengatur event-event sepeda karena tradisi sepeda di Jatim cukup panjang jadi selain Bromo KOM juga banyak yang lain,”ungkap Azrul.

Selain dari Indonesia para pesepeda tersebut berasal dari Malaysia,Taiwan,Jerman ,Australia, Singapura, Belanda, Myanmar, Inggris, Selandia Baru,Austria, Perancis, Filipina, Korea Selatan, Brazil Irlandia dan Latvia. (B4M*)

Beri Kuliah Umum Pasca Sarjana di UNAIR, Kapolda Jatim Paparkan Smart Policing Dalam Mewujudkan Keamanan

 

LENSA PARLEMEN – SURABAYA,

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si memaparkan strategi kepolisian dalam hal ini Polda Jawa Timur dalam mewujudkan keamanan di Jawa Timur.

Kapolda Jawa Timur mengatakan perkembangan lingkungan strategis di tingkat Global regional dan nasional sangat mempengaruhi tantangan dan harapan yang dihadapi oleh berbagai entitas termasuk juga tantangan yang dihadapi Polri.

Menurut Kapolda Jatim, makin dinamis dan kompleks nya perkembangan lingkungan strategis dikarenakan dunia menjadi tanpa batas dan semakin mudah terhubung seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan transportasi yang sangat cepat.

Seperti diketahui, bahwa akhir tahun 20023 Litbang Kompas setelah melakukan rilis survei evaluasi kinerja Polri.

Pada rilis tersebut 8 7,8% responden puas terhadap institusi Polri dalam menjalankan tiga tugas pokok Polri yaitu penegakan hukum, pelayanan publik dan menjaga keamanan serta ketertiban.

Hal tersebut menurut Irjen Pol Imam Sugianto tidak lepas dari upaya transformasi Polri yang terus dilakukan untuk memenuhi harapan rakyat.

“Transformasi ini berorientasi kepada kepentingan masyarakat berbasis pada hukum yang berkeadilan dan menghormati hak asasi manusia dengan menggunakan kemajuan teknologi informasi,” kata Irjen Imam.

Masih kata Irjen Pol Imam Sugianto, arah kebijakan rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020-2024 adalah untuk mewujudkan Indonesia digital dan pemerintah digital, dalam rangka mewujudkan Smart governance lahirnya Smart Nation.

“Polri yang merupakan bagian dari birokrasi pemerintahan dalam pelaksanaan tugasnya harus meninggalkan cara-cara konvensional menuju cara-cara kreatif yang didukung dengan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” terang Irjen Imam.

Untuk itulah Polri dalam hal ini Polda Jatim melahirkan “Smart Policing” dimaknai sebagai pelaksanaan tugas-tugas kepolisian secara lebih inovatif dengan menerapkan Sain dan teknologi.

“Model Smart policing merupakan model pemulihan yang mengharmonikan antara pemulihan konvensional dan pemulihan berbasis perkembangan teknologi,” terang Irjen Imam.

Dijelaskan oleh Kapolda Jatim, konsep “Smart Policing” dalam Polri ditandai dengan adanya visi transformasi digital Polri dalam hal Kamtibmas, penegakan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman serta pelayanan kepada Masyarakat.

Hal tersebut lanjut Kapolda Jatim bertujuan untuk efektivitas dan efisiensi pencegahan kejahatan melalui prediktif Polisi ( Predictive Policing), penegakan hukum yang profesional dalam memberikan rasa keadilan dan kemudahan layanan kepolisian dalam genggaman yang terintegrasikan melalui aplikasi pelayanan Polri dalam platform digital.

“Dalam aplikasi Super apps presisi Polri ini terdapat 13 layanan utama kepolisian yang dapat diakses Masyarakat,” kata Ierjen Imam.

13 layanan ini meliputi informasi daerah rawan, pengaduan Masyarakat, pengurusan SIM, STNK dan SKCK secara online, informasi e-tilang hingga informasi mengenai pos Polisi.

“Polri harus berubah hanya itu langkah yang bisa dilakukan agar Polri tidak tergolong diera hyperconnevtivity,” ungkap Irjen Imam.

Sementara itu Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof Badri MunirSukoco, SE., MBA., Ph.D menyampaikan terimakasih atas pemberian materi oleh Kapolda Jatim.

Ia juga memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Kapolda Jatim, selama dalam pergelaran Pemilu 2024 hingga saat ini Jawa Timur tergolong daerah yang aman tidak ada catatan sama sekali.

Prof Badri juga optimis, pada Pilkada tahun 2024 bulan November ada 29 Kabupaten 9 kota dan Provinsi Jawa Timur akan berlangsung aman.

“Kita yakin di bawah kepemimpinan beliau sebagai Kapolda pada Pilkada 2024 nanti Jawa Timur akan tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
(B4M/*)