LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Anggota DPRD Surabaya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Sukadar, SH., menggelar reses atau jaring aspirasi masyarakat pada tahun persidangan Kesatu, masa sidang Kedua tahun anggaran 2025. Kegiatan reses tersebut diselenggarakan di Kedung Anyar VII, RW 3, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Sawahan, pada tanggal 12 Februari 2025. Dalam kesempatan tersebut, Sukadar tidak hanya mendengarkan aspirasi dan keluhan dari masyarakat setempat, tetapi juga menyampaikan materi pengenalan tentang Ideologi Pancasila kepada para pengurus anak cabang Partai PDI Perjuangan yang hadir di acara tersebut. Pengenalan Pancasila ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi kader-kader partai di tingkat kecamatan.
Menurut Sukadar, pemahaman tentang Ideologi Pancasila sangat penting untuk disampaikan, terutama sebagai bagian dari pendidikan ideologi yang menjadi landasan Partai PDI Perjuangan. “Ideologi Pancasila sangat perlu kita sampaikan, mengingat pendidikan ideologi ini adalah bagian dari pendidikan partai yang kita cintai,” ujar Sukadar dengan penuh semangat.
Sukadar juga menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sesuai dengan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Atas instruksi Ketua Umum Partai, kami sebagai kader Partai harus selalu mendukung Wali Kota Surabaya dan segala kebijakannya. Kami akan tetap tunduk dan patuh pada perintah tersebut,” kata Sukadar.
Sebagai anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya yang membidangi Pembangunan, Sukadar mengungkapkan pentingnya mempercepat realisasi usulan masyarakat, terutama terkait pembangunan infrastruktur. “Kami akan selalu mengutamakan pelayanan bagi kepentingan pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat Kota Surabaya,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, “Untuk usulan pembangunan, saya hanya meminta ukuran luas yang jelas dan tidak memerlukan bantuan dari warga untuk mengajuan membuat proposal, bisa WA saya, apalagi jalan kampung yang membahayakan anak kecil,” tuturnya. Dengan pendekatan ini, ia berharap semua aspirasi masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan sesuai kebutuhan.
Sukadar juga mengungkapkan, beberapa pekerjaan pembangunan di wilayah Kecamatan Sawahan telah banyak dilaksanakan, terutama terkait dengan usulan yang diterima dari masyarakat. “Kami sudah mengerjakan beberapa proyek pembangunan drainase di wilayah Kecamatan Sawahan, di antaranya di kawasan Petemon, Banyu Urip, dan Sukomanunggal,” jelasnya.
Selain fokus pada pembangunan, Sukadar juga menunjukkan kepeduliannya yang mendalam terhadap masalah sosial yang dihadapi oleh warga. Beberapa isu yang dikeluhkan oleh masyarakat, seperti kesulitan dalam administrasi kependudukan, pembuatan akta kelahiran untuk anak-anak yang sudah waktunya memasuki pendidikan di TK atau SD, serta masalah akses kesehatan yang mendesak, menjadi perhatian utama bagi Sukadar. Ia berkomitmen untuk memberikan solusi konkret bagi mereka yang membutuhkan, demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat setempat.
“Kami selalu siap memperjuangkan kepentingan masyarakat, termasuk membantu warga yang kurang mampu, serta mereka yang belum memahami cara memperoleh layanan administrasi kependudukan (adminduk) dan kesehatan yang sesuai. Kami berkomitmen untuk memastikan agar setiap anak dapat melanjutkan pendidikan sesuai dengan waktunya dan mereka yang membutuhkan pengobatan bisa segera sembuh serta kembali sehat,” ujar Sukadar dengan penuh perhatian.
Dengan langkah-langkah konkret ini, Sukadar terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Surabaya, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun kepedulian terhadap kesejahteraan sosial warganya. (B4M)





