Rabu, Maret 4, 2026
BerandaSURABAYA RAYASatpol PP Surabaya Amankan 44 Pemuda Pesta Miras dan Vandalisme dalam Operasi...

Satpol PP Surabaya Amankan 44 Pemuda Pesta Miras dan Vandalisme dalam Operasi Asuhan Rembulan

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Pemerintah Kota Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan 44 pemuda yang terlibat pesta minuman keras (miras) dan aksi vandalisme pada Minggu (15/6/2025). Penertiban ini merupakan bagian dari kegiatan rutin “Asuhan Rembulan”.

Para pemuda tersebut diamankan di sejumlah lokasi berbeda. Petugas yang tengah berpatroli mendapati sekelompok pemuda sedang mengonsumsi miras di Taman Bambu Runcing, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Simpang Dukuh, Surabaya. Sementara itu, sembilan orang lainnya tertangkap saat melakukan vandalisme di kawasan Jalan Pemuda.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, menyebutkan bahwa di Taman Bambu Runcing saja, petugas menemukan 27 pemuda tengah berpesta miras.

“Untuk lokasi lainnya di Jalan Simpang Dukuh, kami menemukan delapan orang. Sehingga total 35 pemuda yang sedang pesta miras,” terang Zaini.

Selain itu, Satpol PP Surabaya juga mengamankan sembilan pemuda yang terlibat vandalisme. “Petugas kami menjangkau mereka saat sedang melakukan vandalisme,” imbuhnya.

Dari penjangkauan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa sembilan botol miras dan dua gitar.

“Sedangkan untuk aksi vandalisme, petugas Satpol PP Surabaya mengamankan dua botol pilox,” tuturnya.

Setelah diamankan, puluhan pemuda tersebut dibawa ke Kantor Satpol PP Surabaya untuk didata. Khusus bagi yang terlibat dalam pesta miras, Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya turut melakukan tes urine, dan seluruh hasilnya dinyatakan negatif dari narkoba.

Sebagai bentuk pembinaan dan efek jera, seluruh 44 pemuda tersebut dikenai sanksi sosial berupa penempatan sementara di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih, Surabaya.

“Kami berikan sanksi sosial ke Liponsos agar mereka mendapatkan pembinaan di sana,” terangnya.

Zaini menegaskan bahwa operasi Asuhan Rembulan akan terus dilakukan secara masif untuk menjaga kondusifitas Kota Surabaya dari gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum).

“Upaya-upaya ini kami lakukan agar menciptakan Kota Surabaya yang aman dan nyaman. Terlebih saat malam hari, patroli kami lakukan 24 jam guna menekan aktivitas negatif yang dapat merugikan warga Surabaya,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap aksi vandalisme juga menjadi fokus utama. “Kami gencarkan patroli untuk aksi vandalisme ini, terutama karena sering dilakukan pada malam hari. Petugas kami secara rutin berpatroli di titik-titik rawan,” pungkasnya. (B4M)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments