Kamis, April 30, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAKOMISI - CPercepat Penyelesaian Saluran Air di Kecamatan Sawahan: Harapan Komisi C

Percepat Penyelesaian Saluran Air di Kecamatan Sawahan: Harapan Komisi C

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Menjelang musim penghujan, anggota DPRD Kota Surabaya dari Komisi C, Sukadar, menyampaikan harapannya agar proses penyelesaian gorong-gorong di wilayah Kecamatan Sawahan segera dipercepat. Pernyataan ini disampaikan pada 14 November 2024, seiring dengan pentingnya kesiapan infrastruktur drainase menghadapi potensi banjir akibat curah hujan yang tinggi.

Saat ini, beberapa proyek box culvert atau saluran air besar telah selesai dibangun, namun sejumlah titik lainnya masih dalam tahap penyelesaian. Sukadar, yang bertugas mengawasi pembangunan ini sebagai bagian dari fungsi legislatif, mengungkapkan bahwa progress pekerjaan harus terus dipantau.

“Kami berharap, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, seluruh pekerjaan box culvert di Kecamatan Sawahan dapat selesai pada bulan November ini,” ujar Sukadar.

Namun, ada beberapa lokasi, terutama di Jalan Petemon 1, 3, dan 4, yang pengerjaannya belum sepenuhnya selesai. Di beberapa titik, masih terlihat adanya perbaikan pada saluran air.

Sukadar menyoroti masalah teknis terkait desain saluran yang berpotensi menyebabkan masalah aliran air. Salah satunya adalah ketidaksesuaian antara ukuran saluran air utama dan lubang tempat keluarnya air, yang lebih kecil. Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan penyumbatan atau penumpukan air saat terjadi hujan deras.

“Kami khawatir jika masalah ini tidak segera diatasi, akan terjadi penumpukan air di jalan. Ketika air memasuki saluran besar, namun lubang keluar airnya kecil, bisa menyebabkan antrian air yang berisiko menimbulkan genangan atau banjir,” kata Sukadar.

Politisi dari PDIP ini pun menekankan pentingnya pengawasan yang lebih intensif dari Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan kualitas dan kesesuaian desain saluran air.

“Saya berharap agar pihak dinas segera melakukan evaluasi dan perbaikan pada saluran tersebut, terutama di jalan-jalan seperti Petemon 1, 3, dan 4, agar aliran air dapat berjalan lancar sesuai dengan kapasitas saluran,” tambahnya.

Dalam harapannya, Sukadar menegaskan pentingnya koordinasi antara pihak legislatif dan eksekutif untuk memastikan tidak ada hambatan dalam upaya penyelesaian proyek- proyek penting ini.

Dengan perhatian lebih terhadap kualitas konstruksi saluran dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan infrastruktur drainase di Surabaya dapat lebih siap menghadapi musim hujan yang akan datang, mengurangi potensi banjir, dan melindungi masyarakat dari dampak buruk cuaca ekstrem.

“Kami ingin memastikan, agar di musim hujan nanti, air bisa mengalir dengan baik tanpa menyebabkan kerusakan atau banjir di jalan-jalan utama,” pungkasnya. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular