Kamis, April 30, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAKOMISI - CPemkot Surabaya Perkuat Transportasi Umum Terintegrasi, Dukungan dan Pengawasan DPRD Jadi Kunci...

Pemkot Surabaya Perkuat Transportasi Umum Terintegrasi, Dukungan dan Pengawasan DPRD Jadi Kunci Sukses

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melalui Wali Kota Eri Cahyadi dan Dinas Perhubungan (Dishub), terus berkomitmen mengembangkan sistem transportasi umum yang terintegrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Rencana besar ini diperkirakan akan berlangsung hingga tahun 2029 dan mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron.

Buchori Imron, anggota DPRD Surabaya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang berfokus pada pengembangan transportasi publik. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat dalam setiap tahap implementasi.

Menurut Buchori, pengembangan transportasi umum yang terintegrasi bukan hanya soal memperbanyak rute, tetapi juga harus didukung oleh infrastruktur yang memadai, seperti halte yang nyaman dan aman, armada yang terawat, dan pelayanan yang merata.

“Saya sangat mengapresiasi rencana Pemkot Surabaya untuk menambah rute-rute baru transportasi umum. Ini akan mempermudah mobilitas warga dan mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik. Namun, perlu diingat bahwa penambahan rute saja tidak cukup. Pemkot harus memastikan kualitas armada dan kenyamanan penumpang tetap terjaga,” ujar Buchori, saat dihubungi media lensaparlemen.id, Sabtu, (30/11/2024).

Buchori Imron, Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Foto B4M

Buchori juga menyoroti perlunya kajian mendalam terkait kebutuhan masyarakat pada setiap rute yang akan dihadirkan. Ia berharap Pemkot Surabaya melibatkan berbagai pihak terkait, seperti komunitas pengguna transportasi umum, dalam perencanaan dan evaluasi setiap rute baru.

“Ke depan, kami juga akan mendorong uji coba dan pengumpulan data untuk mengukur efektivitas rute baru ini. Melibatkan masyarakat dalam evaluasi sangat penting agar kita tahu apakah rute tersebut benar-benar bermanfaat dan diterima dengan baik,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Buchori juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini dengan memastikan anggaran yang dialokasikan untuk transportasi umum digunakan secara efisien. Ia berharap Pemkot tidak hanya fokus pada penambahan jumlah armada, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh.

Secara keseluruhan, Buchori Imron mendukung penuh pengembangan sistem transportasi umum yang terintegrasi dan berkelanjutan. Namun, ia mengingatkan bahwa kesuksesan program ini sangat bergantung pada perencanaan yang matang, pemantauan yang cermat, dan jaminan keberlanjutan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat.

Selain itu, Buchori juga mengungkapkan pentingnya pembenahan sistem pembayaran yang lebih efisien serta peningkatan fasilitas untuk penyandang disabilitas.

“Transportasi publik harus dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan bahwa sistem ini inklusif dan ramah bagi semua,” tegasnya.

Halte Feeder Wira Wiri di Daerah Pakis Tirtosari Surabaya, Foto B4M

Buchori juga mencermati pentingnya kenyamanan dan keamanan dalam transportasi publik. Salah satunya adalah pembangunan halte yang dilengkapi denah rute, dan perlindungan terhadap cuaca buruk seperti hujan dan angin kencang. Halte-halte ini akan dirancang secara modern dengan fasilitas yang mendukung kenyamanan penumpang. Bahkan, desain halte yang menarik ini juga dapat dimanfaatkan untuk pemasangan iklan yang akan mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Surabaya.

Tak kalah penting, Buchori menekankan bahwa pelayanan ramah dan profesional dari sopir dan kondektur sangat berpengaruh terhadap kualitas transportasi umum. Dengan memastikan pengemudi bersikap sopan, santun, dan berpakaian rapi, diharapkan hubungan antara pengemudi dan penumpang menjadi lebih harmonis, yang pada akhirnya meningkatkan pelayanan transportasi.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Surabaya juga berencana untuk menambah rute yang terintegrasi dengan sistem transportasi Trans Jawa Timur. Dengan penambahan rute baru yang menghubungkan daerah padat penduduk, diharapkan mobilitas warga Surabaya akan semakin lancar dan efisien.

“Melalui berbagai langkah ini, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas transportasi publik, menjadikannya lebih aman, nyaman, dan efisien bagi warganya,” pungkas Buchori. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular