Jumat, Mei 1, 2026
BerandaNASIONALPantau Arus Mudik Lebaran 2025, Reni Astuti Kunjungi Stasiun, Terminal, Rest Area,...

Pantau Arus Mudik Lebaran 2025, Reni Astuti Kunjungi Stasiun, Terminal, Rest Area, dan Pelabuhan di Surabaya

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Momen mudik Lebaran selalu menjadi tradisi tahunan yang sangat dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Setiap tahun, masyarakat berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri dan bersilaturahmi dengan keluarga. Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Jawa Timur 1 (Surabaya – Sidoarjo), Reni Astuti, S.Si., M.PSDM., melakukan serangkaian kunjungan ke berbagai titik transportasi di Surabaya, Jum’at (28/3/2025).

Mengawali masa resesnya, Reni meninjau langsung beberapa lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas mudik, di antaranya Stasiun Gubeng, Stasiun Pasar Turi, Terminal Purabaya, Pelabuhan Tanjung Perak, serta Rest Area Tol Surabaya – Gempol. Dalam kunjungan tersebut, Reni didampingi oleh perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta manajemen pengelola stasiun, terminal, pelabuhan, dan rest area.

“Pelaksanaan mudik harus berjalan dengan aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Saya ingin memastikan bahwa Standar Pelayanan Minimum (SPM) tetap terjaga dan kepadatan penumpang bisa diantisipasi dengan baik agar semua pemudik mendapatkan layanan yang optimal,” ujar Reni.

Dalam kunjungannya ke Stasiun Gubeng dan Stasiun Pasar Turi, Reni menekankan pentingnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengantisipasi potensi keterlambatan perjalanan dan kecelakaan, termasuk memastikan seluruh perlintasan kereta api dalam kondisi aman, terutama bagi perlintasan yang belum memiliki penjagaan khusus.

“Mohon semua perlintasan yang dilalui Kereta Api dapat terjaga dengan baik. Jangan sampai ada insiden yang tidak diinginkan akibat kelalaian penjagaan tersebut,” tegas Reni.

Di kedua stasiun tersebut, Reni juga menanyakan mengenai layanan yang diberikan kepada para pemudik. Pengelola stasiun melaporkan bahwa layanan yang ada telah semakin baik, dengan kondisi yang bersih, aman, dan tepat waktu.

Selanjutnya, Reni melakukan kunjungan ke Terminal Purabaya, di mana ia meminta pengelola untuk meningkatkan kebersihan terminal, terutama di area toilet, serta menindak tegas praktik percaloan yang masih marak terjadi di lingkungan terminal. Reni juga menekankan pentingnya perlindungan bagi calon penumpang agar terhindar dari tarif yang tidak wajar.

“Tadi ada penumpang yang melaporkan adanya praktik calo, tentu ini harus menjadi perhatian pengelola terminal agar tidak mengganggu kenyamanan pemudik,” ungkap Reni.

Saat mengunjungi Pelabuhan Tanjung Perak, Reni mengapresiasi peningkatan layanan yang semakin baik dan mengingatkan agar pengelola pelabuhan mengantisipasi lonjakan pemudik dan mencegah penumpukan antrean kendaraan yang hendak masuk kapal. Keamanan dan kenyamanan para pemudik harus menjadi prioritas utama, terutama menjelang puncak arus mudik.

“Antrean kendaraan dan penumpang saat masuk dan turun kapal harus dipastikan berjalan lancar. Saya apresiasi pengelola pelabuhan yang telah mengantisipasi hal ini,” ujarnya.

Dalam kunjungan terakhirnya ke Rest Area Tol Surabaya – Gempol, Reni mengingatkan pengelola untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum, terutama toilet dan tempat ibadah. Hal ini penting agar para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan mereka.

“Tolong pastikan toilet tetap bersih dan tidak bau, agar pemudik merasa nyaman menggunakannya. Begitu juga dengan tempat shalat, pastikan kebersihan dan kenyamanan untuk para pemudik yang ingin melaksanakan ibadah,” tegasnya.

Reni Astuti menyampaikan harapannya agar mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang kembali ke kampung halaman untuk bertemu dengan keluarga tercinta.

“Saya berharap pelayanan mudik Lebaran tahun ini semakin baik dibandingkan tahun sebelumnya. Semua catatan perbaikan dan rekomendasi yang ada akan kami tindak lanjuti, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, demi tercapainya pelayanan transportasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat,” pungkasnya. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular