Senin, Mei 18, 2026
BerandaPOLITIK PEMERINTAHANGerindra–PDIP Surabaya Perkuat Silaturahmi Politik, Cahyo Harjo Prakoso: Demi Stabilitas dan Kepentingan...

Gerindra–PDIP Surabaya Perkuat Silaturahmi Politik, Cahyo Harjo Prakoso: Demi Stabilitas dan Kepentingan Masyarakat

Surabaya — Lensaparlemen.id
1 April 2026, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso, menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan antarpartai politik demi stabilitas dan kemajuan Kota Surabaya. Hal tersebut disampaikan kepada Lensaparlemen.id, Rabu (1/4/2026), menanggapi dinamika hubungan antara Partai Gerindra dan PDI Perjuangan (PDIP) di Kota Pahlawan.

Menurut Cahyo, upaya membangun kedekatan atau “kemesraan politik” antara Gerindra dan PDIP bukanlah hal baru.

Ia mencontohkan hubungan baik yang telah terjalin di tingkat nasional antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Hubungan harmonis itu sudah dicontohkan oleh para pimpinan kami di tingkat pusat. Sebagai kader, kami juga memiliki kewajiban menjaga stabilitas politik dan keharmonisan dengan seluruh partai, khususnya PDIP yang memiliki mandat di eksekutif Surabaya,” ujarnya.

Cahyo juga menyoroti hubungan baik Gerindra dengan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang dinilainya telah terjalin melalui berbagai kunjungan dan kegiatan kepartaian. Ia menegaskan bahwa kunjungan balasan yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk penghormatan dan silaturahmi, bukan bermuatan politik tertentu.

“Beliau sering hadir dalam kegiatan kami di DPC. Ini bentuk balasan kunjungan dan rasa terima kasih. Tidak ada tendensi apa pun,” tegasnya.

Lebih lanjut, Cahyo menilai seluruh partai politik pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni mengabdi kepada masyarakat melalui jalur konstitusional.

Perbedaan pandangan, menurutnya, merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, selama tidak merusak hubungan sosial dan silaturahmi.

“Tidak ada gesekan yang sampai merusak hubungan. Semua pimpinan partai di Surabaya punya semangat yang sama untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” katanya.

Dalam konteks pemerintahan, Cahyo menegaskan bahwa partai politik memiliki kewajiban mendukung program strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Namun demikian, dukungan tersebut tetap disertai sikap kritis yang konstruktif.

“Kalau programnya baik tentu kita dukung. Kalau ada kekurangan, kita beri masukan. Itu bentuk tanggung jawab kami,” jelasnya.

Ia menambahkan, komunikasi politik yang dibangun tidak hanya dengan PDIP, tetapi juga berbagai unsur seperti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU Kota Surabaya.

Menurut Cahyo, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong pembangunan Kota Surabaya, termasuk dalam mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.

Dalam pertemuan dengan Armuji, lanjutnya, sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari pertumbuhan ekonomi, tata kota, hingga pengembangan sektor pariwisata.

“Kami berbicara banyak hal, termasuk potensi pariwisata, baik kuliner maupun budaya. Berdasarkan data, sektor pariwisata memiliki potensi pertumbuhan yang berkelanjutan, sehingga harus menjadi prioritas,” paparnya.

Cahyo menegaskan, sinergi antarpartai dan pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Surabaya.

“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya membangun kota bersama. Karena Surabaya tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja, tetapi harus melalui kerja sama semua elemen,” pungkasnya.

Reporter: B4M | Editor: Redaksi

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular