Senin, Mei 18, 2026
BerandaDPRD KOTA SURABAYAKOMISI - DAbdul Malik Tegaskan Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan dalam Mencegah Kenakalan Remaja...

Abdul Malik Tegaskan Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan dalam Mencegah Kenakalan Remaja di Surabaya

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Anggota Komisi D DPRD kota Surabaya, yang membidangi pendidikan, Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Malik, kembali menegaskan pentingnya peran aktif orang tua dan lingkungan dalam mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, terutama di tengah maraknya kenakalan remaja yang meresahkan masyarakat. Hal itu ia sampaikan dalam agenda reses di Daerah Pilihan (Dapil) II, Kecamatan Semampir, Surabaya.

Dalam dialog bersama warga, Abdul Malik menyoroti meningkatnya aktivitas negatif di kalangan pelajar, seperti tawuran, sorak-sorai di malam hari, hingga pergaulan yang menjurus ke arah yang tidak sehat.

“Saya tegaskan, orang tua harus lebih proaktif memantau aktivitas putra-putrinya, apalagi di waktu malam hingga dini hari,” ujarnya, kepada media lensaparlemen.id, Rabu (14/5/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun Aparat Penegak Hukum (APH) telah menjalankan tugasnya, penanganan masalah sosial seperti ini tidak akan efektif tanpa dukungan dari lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pendidik.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APH. Semua elemen masyarakat harus peduli dan bergerak bersama,” lanjutnya.

Abdul Malik, Anggota Komisi D DPRD Surabaya bersama Warga Kecamatan Semampir Surabaya, saat Reses di Daerah Pilihan (Dapil) II

Abdul Malik juga membuka diri dan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi anak-anak yang terputus sekolah karena faktor ekonomi. Ia menyebut, selama anak-anak tersebut masih memiliki semangat belajar, dirinya akan siap memperjuangkan agar mereka bisa kembali melanjutkan pendidikan.

“Saya siap bantu fasilitasi. Jika ada adik-adik kita yang terpaksa putus sekolah karena biaya, selama mereka punya semangat, saya akan perjuangkan agar mereka bisa kembali sekolah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling menyalahkan, namun justru memperkuat sinergi demi menjaga masa depan generasi muda.

“Ini bukan soal menghukum atau menyalahkan anak-anak. Tapi bagaimana kita sebagai orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan lingkungan bisa hadir dan memberi perhatian secara bijak, dengan cara yang penuh hikmah,” pungkasnya. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular