Surabaya – Lensaparlemen.id
Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menggelar agenda koordinasi dan komunikasi rutin bersama para pelanggan, khususnya perusahaan pelayaran, yang secara konsisten dilaksanakan setiap bulan.
Memasuki momentum Ramadan 2026, pertemuan kali ini digelar secara lebih spesial sebagai bentuk komitmen TPS dalam menjaga sinergi operasional serta keterbukaan informasi kepada seluruh pengguna jasa. Forum tersebut dilaksanakan pada Rabu (25/2) di Ruang Toba, Gedung Customer Service Lantai 2 TPS, Surabaya.
Bahas Progres Elektrifikasi RTG dan Kedatangan 4 Container Crane Baru
Dalam forum tersebut, manajemen TPS menyampaikan evaluasi kinerja operasional terkini sekaligus sejumlah pembaruan strategis yang dinantikan pelanggan.
Beberapa poin utama yang menjadi perhatian antara lain:
Progres elektrifikasi Rubber Tyred Gantry (RTG) sebagai bagian dari modernisasi dan efisiensi energi.
Kedatangan peralatan bongkar muat utama, termasuk RTG dan Container Crane (CC).
Rencana penjadwalan relokasi alat pasca kedatangan empat unit CC baru.
Deployment peralatan baru di area operasional TPS guna meningkatkan produktivitas layanan.
Program peremajaan alat bongkar muat ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan TPS untuk memperkuat daya saing dan memastikan kelancaran arus logistik nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia.
TPS memastikan seluruh perkembangan terkait modernisasi peralatan akan diperbarui secara berkala, sehingga pelanggan dapat menyesuaikan perencanaan operasional secara tepat waktu. Di sisi lain, TPS menegaskan bahwa pelayanan tetap mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Transparansi Klaim dan Penguatan Good Corporate Governance
Sejalan dengan komitmen layanan prima dan implementasi prinsip good corporate governance, TPS juga kembali mengingatkan pelanggan terkait prosedur penanganan klaim.
Penyegaran ini bertujuan memastikan seluruh proses layanan—mulai dari petikemas diterima, diproses di lapangan, dimuat ke kapal, hingga meninggalkan area TPS—berjalan sesuai standar operasional yang tinggi dan terukur. Jika muncul klaim, mekanisme penyelesaian telah disiapkan secara transparan dan akuntabel.
Tegaskan Implementasi Pelindo Bersih
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan, TPS menegaskan kembali implementasi prinsip Pelindo Bersih yang berfokus pada:
Anti korupsi
Anti gratifikasi
Anti pungutan liar
Pembatasan interaksi tatap muka antara petugas TPS dan pelanggan terus diperkuat melalui inovasi layanan digital. Digitalisasi layanan ini terbukti mampu mempercepat proses administrasi, meningkatkan transparansi, serta mempermudah penelusuran dokumen secara sistematis.
TPS juga menyediakan berbagai kanal pelaporan resmi untuk menangani indikasi pelanggaran terhadap komitmen Pelindo Bersih, dengan jaminan perlindungan identitas pelapor secara aman.
Manajemen: Transparansi Jadi Fondasi Layanan Berdaya Saing
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menegaskan bahwa forum pelanggan merupakan ruang strategis dalam menyelaraskan kebutuhan operasional dengan pengguna jasa.
“Pertemuan dengan pelanggan merupakan ruang strategis bagi kami untuk memastikan bahwa setiap proses operasional berjalan selaras dengan kebutuhan pengguna jasa.
Terlebih di bulan Ramadan ini, kami ingin memastikan seluruh update penting mengenai peremajaan alat, perubahan operasional, hingga penerapan Pelindo Bersih tersampaikan dengan baik dan dipahami secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa transparansi dan keterbukaan informasi menjadi fondasi utama tata kelola perusahaan di TPS.
“Dukungan pelanggan selama ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam menyukseskan program peremajaan peralatan bongkar muat. Kami percaya kolaborasi yang terus terjaga akan menghadirkan layanan yang lebih produktif, efisien, dan berdaya saing,” tambahnya.
Dengan percepatan elektrifikasi RTG, kedatangan empat Container Crane baru, serta penguatan tata kelola berbasis transparansi, TPS optimistis mampu meningkatkan produktivitas terminal sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai simpul logistik strategis nasional.
Reporter: B4M
Editor: Redaksi





