Jumat, Mei 1, 2026
BerandaSURABAYA RAYALangkah Strategis PD Pasar Surya dalam Mengatasi Utang dan Revitalisasi Pasar

Langkah Strategis PD Pasar Surya dalam Mengatasi Utang dan Revitalisasi Pasar

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Direktur Utama PD Pasar Surya, Agus Priyo, memaparkan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan masalah utang yang membebani perusahaan dalam rapat koordinasi dengan Komisi B DPRD Surabaya pada Selasa (22/10/2024). Dalam wawancara usai pertemuan, Agus menekankan perlunya perbaikan manajemen dan penyelesaian masalah-masalah lama yang menghambat kinerja perusahaan.

“Kami memulai pertemuan dengan perkenalan dan memaparkan kondisi PD Pasar Surya secara menyeluruh. Kami juga melaporkan langkah-langkah yang akan diambil dalam waktu dekat. Alhamdulillah, paparan kami diterima oleh Komisi B, meskipun ada beberapa catatan yang perlu segera kami tanggapi,” ujar Agus.

Agus Priyo menjelaskan bahwa salah satu tantangan besar yang dihadapi PD Pasar Surya adalah utang lama yang cukup signifikan, termasuk utang pajak. “Permasalahan yang ditinggalkan, seperti utang pajak, harus segera diselesaikan. Kami telah menyusun skema pembayaran, dan alhamdulillah utang tersebut sudah berkurang sekitar 50 persen sejak saya menjabat,” ungkapnya.

Agus juga melaporkan progres revitalisasi beberapa pasar, termasuk Pasar Kembang, Pasar Keputran Selatan, dan Pasar Dupak Rukun, yang saat ini sedang dalam proses lelang.

“Ketiga pasar ini sedang kami siapkan, dan mudah-mudahan tahun ini sudah bisa dieksekusi. Sementara itu, revitalisasi Pasar Tunjungan direncanakan akan dilaksanakan tahun depan,” tambahnya.

Terkait usulan penggunaan konsep Build Operate Transfer (BOT), Agus menyatakan ketertarikan, namun menekankan perlunya studi mendalam untuk mencegah masalah di masa depan.

“Konsep BOT memang menarik dan memiliki potensi besar, tetapi kami perlu memastikan bahwa semua proses berjalan transparan dan bersih, agar tidak menimbulkan masalah bagi direksi berikutnya,” jelasnya.

Agus juga membahas rencana perubahan status PD Pasar Surya menjadi perseroda, yang diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih dalam pengembangan bisnis. “Dengan menjadi perseroda, kami berharap dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis sambil terus mengurangi utang-utang lama,” tuturnya.

Mengenai target dividen untuk tahun 2024, Agus Priyo menyatakan bahwa PD Pasar Surya menargetkan penyetoran dividen sebesar Rp 2 miliar dan optimis bahwa target tersebut akan tercapai.

“Insya Allah, dividen tahun 2024 senilai Rp 2 miliar akan terpenuhi tahun ini,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Agus Priyo berharap PD Pasar Surya dapat memperbaiki kondisi keuangan dan meningkatkan kinerja perusahaan di masa mendatang. (B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular