Kamis, April 30, 2026
BerandaSURABAYA RAYAKejuaraan Senam Piala KONI 2024 Resmi Dibuka, Pertiwi Ayu Krishna Tekankan Pentingnya...

Kejuaraan Senam Piala KONI 2024 Resmi Dibuka, Pertiwi Ayu Krishna Tekankan Pentingnya Regenerasi Atlet

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Ketua Umum Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Kota Surabaya, Hj. Pertiwi Ayu Krishna, secara resmi membuka Kejuaraan Senam Piala KONI 2024 yang berlangsung pada 7-8 Desember 2024 di Gedung Senam Nusantara, Surabaya. Kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kategori, dengan tujuan untuk mencari bibit atlet senam unggul serta mendorong perkembangan olahraga senam di Surabaya.

Dalam acara pembukaan yang berlangsung meriah pada Sabtu (7/12/2024), Hj. Pertiwi Ayu Krishna memberikan ucapan selamat bertanding kepada seluruh peserta kejuaraan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan tubuh, khususnya kesehatan jasmani, sebagai kunci untuk mencapai prestasi yang optimal dalam olahraga.

“Saya berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan tetap menjaga kesehatan tubuh untuk meraih hasil yang maksimal,” ujar Pertiwi, Sabtu, (7/12).

Ketua Umum Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Kota Surabaya, Hj. Pertiwi Ayu Krishna (Kanan), Bersama Perwakilan KONI Surabaya Biasworo Adi

Kejuaraan Senam Piala KONI ini digelar secara rutin setiap tahun oleh Pengurus Kota (Pengkot) Persani Surabaya sebagai upaya untuk memperkuat dan mengembangkan pembinaan senam di kota ini. Kegiatan ini juga menjadi platform untuk menggali potensi atlet muda yang dapat memperkuat tim senam Surabaya di ajang lebih besar, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Pertiwi Ayu Krishna Mantan Anggota DPRD Surabaya sekaligus Senior Partai Golkar ini menekankan bahwa regenerasi atlet merupakan hal yang sangat penting dalam membangun pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Tanpa adanya regenerasi yang terencana dengan baik, akan terjadi kesenjangan antara atlet senior dan atlet muda, yang dapat memengaruhi kualitas tim secara keseluruhan.

“Regenerasi atlet harus dimulai dengan pembinaan yang terstruktur, berjenjang, dan berkesinambungan melalui klub-klub yang ada. Dengan cara ini, kita bisa memastikan bahwa atlet muda yang memiliki potensi akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi,” jelasnya.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan upaya untuk menemukan pesenam-pesenam berbakat, terutama dari kalangan pemula. Pertiwi berharap, melalui kejuaraan ini, lebih banyak atlet pemula yang akan termotivasi untuk menggeluti dunia senam secara lebih serius dan profesional.

Dengan adanya kejuaraan ini, diharapkan akan ada peningkatan kualitas senam di Surabaya, serta menumbuhkan semangat berkompetisi di kalangan atlet muda untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan. Kejuaraan ini menjadi bukti nyata dari komitmen Pengkot Persani Surabaya untuk terus mengembangkan dan memajukan olahraga senam di kota ini.

“Kami ingin acara ini dapat menginspirasi pesenam pemula untuk lebih fokus dan berkomitmen dalam menekuni olahraga senam. Dengan demikian, Surabaya bisa terus menghasilkan atlet senam berbakat yang tidak hanya memperkuat tim senam Surabaya, tetapi juga tim senam Jawa Timur,” pungkas Pertiwi Ayu Krishna.(B4M)

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular