LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) Propinsi Jawa Timur bersama Komunitas Dupak Tiga Enam dan BKKBN menggelar lomba mewarnai bertema “Ayah Bunda Kebanggaanku”, Sabtu sore (26/7), di ruang terbuka Dupak Tiga Enam, Bubutan, Surabaya.
Sebanyak 87 anak dari berbagai PAUD dan TK di Surabaya tampak antusias mengikuti lomba ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas serta mempererat ikatan emosional antara anak dan orang tua.
Selain sebagai ajang lomba, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi program BKKBN, khususnya Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang baru saja diluncurkan oleh Kemendukbangga/BKKBN.

Dari puluhan karya penuh warna dan imajinasi, enam peserta berhasil meraih juara terbaik:
Juara 1: Azhizah, TK Hang Tuah II
Juara 2: Damario Argi N, TK Al-Amien
Juara 3: Kayra, TK Al-Anwar
Harapan 1: Shaqilla Putri Arsyifa, TK Among Putra
Harapan 2: Putri Chayara,TK Angkasa 4
Harapan 3: M. Bina Ritgi Pratama, TK Wildawi
Ketua AWS, Kiki Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi sekaligus refleksi pentingnya peran keluarga dalam tumbuh kembang anak.
“Tema ‘Ayah Bunda Kebanggaanku’ sangat tepat karena menggambarkan betapa pentingnya peran ayah dan bunda dalam membentuk karakter serta semangat anak-anak kita. Semoga kegiatan ini menjadi kenangan manis dan menumbuhkan semangat baru dalam membangun masa depan anak-anak Indonesia,” ujar Kiki.
Sementara itu, perwakilan manajemen Dupak Tiga Enam, Ibnu, menambahkan bahwa ruang terbuka tersebut memang didesain untuk mendukung kegiatan komunitas yang berorientasi pada keluarga.
“Konsep kami adalah memberikan ruang kreatif bagi komunitas, khususnya yang berorientasi pada keluarga. Dengan suasana santai dan area terbuka, Dupak Tiga Enam menjadi tempat yang pas untuk menggelar kegiatan seperti lomba mewarnai ini,” jelasnya.
Acara berlangsung hangat, penuh keceriaan, dan menjadi momen berharga untuk memperingati Hari Anak Nasional secara edukatif dan bermakna bersama keluarga.
(B4M/Lensa Parlemen)





