Selasa, April 28, 2026
BerandaPOLITIK PEMERINTAHANGhofar Ismail Nahkodai PAN Surabaya 2025–2030, Targetkan Satu Kursi Tiap Dapil di...

Ghofar Ismail Nahkodai PAN Surabaya 2025–2030, Targetkan Satu Kursi Tiap Dapil di Pemilu 2029

Surabaya — Lensaparlemen.id
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surabaya terpilih periode 2025–2030, Ghofar Ismail, menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus menatap target ambisius pada Pemilu 2029.

Penunjukan Ghofar sebagai Ketua DPD PAN Surabaya telah resmi melalui Surat Keputusan (SK) yang diserahkan dalam rapat pleno Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Timur pada Sabtu lalu.

“Alhamdulillah, seluruh DPD di Jawa Timur sudah menerima SK, termasuk Surabaya. Saya didaulat menjadi Ketua DPD PAN Kota Surabaya, didampingi Sekretaris Dokter Zuhro dan Bendahara Yuliana Eva Wati,” ujar Ghofar kepada awak media, Selasa (28/4/2026).

Ia menyampaikan, langkah awal yang akan dilakukan adalah menuntaskan konsolidasi organisasi, mulai dari kepengurusan harian DPD hingga struktur di tingkat cabang dan ranting.

“Dalam tiga bulan ke depan, kami targetkan seluruh struktur kepengurusan sudah rampung dan berjalan efektif,” tegasnya.

Selain penguatan internal, Ghofar juga menegaskan kesiapan PAN Surabaya menghadapi Pemilu 2029. Ia menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) mampu menyumbang minimal satu kursi legislatif.

“Kalau ada lima dapil, maka target kami lima kursi. Syukur-syukur bisa membentuk satu fraksi di DPRD, mengingat pada pemilu sebelumnya hal itu belum tercapai,” jelas Ghofar Ismail, yang juga duduk di kursi Sekertaris Komisi B DPRD Surabaya.

Saat ini, PAN Surabaya diketahui memiliki tiga kursi di DPRD, dengan dua dapil yang belum terisi. Ghofar memastikan pihaknya akan fokus mengisi kekosongan tersebut dengan kader-kader yang berkualitas dan kompetitif.

“Kami akan menempatkan figur-figur mumpuni di dapil yang belum mendapatkan kursi, khususnya dapil 3 dan dapil 5,” ujarnya.

Terkait kemungkinan penambahan jumlah kursi legislatif di Kota Surabaya pada 2029, Ghofar menyebut PAN tetap akan fokus pada enam dapil agar strategi politik lebih proporsional dan efektif dalam bersaing dengan partai lain.

Di sisi lain, PAN juga berkomitmen memenuhi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dalam pencalonan legislatif di setiap dapil.

“Keterwakilan perempuan tetap kami penuhi sesuai aturan, minimal 30 persen di setiap dapil,” tambahnya.

Dalam upaya memperkuat basis akar rumput, Ghofar menuturkan bahwa pengurus di tiap dapil yang telah memiliki kursi akan bertanggung jawab membina struktur hingga tingkat bawah. Sementara untuk dapil yang belum memiliki kursi, penguatan akan dilakukan langsung oleh pengurus harian DPD.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN berupa instruksi pembentukan relawan di setiap dapil.

“DPP juga akan memberikan dukungan berupa bantuan untuk relawan di masing-masing wilayah dapil,” katanya.

Ghofar juga memastikan bahwa sejumlah formatur, termasuk Tommy Wafa, akan masuk dalam struktur kepengurusan harian DPD PAN Surabaya.

Menutup pernyataannya, Ghofar berharap dukungan dari masyarakat dan media agar PAN dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan Kota Surabaya.

“Kami mohon doa restu dan dukungan masyarakat serta rekan-rekan media agar PAN bisa berkiprah dan membawa kemajuan bagi Kota Surabaya,” pungkasnya.

Reporter: Bambang
Editor: Redaksi

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular