Jumat, Mei 1, 2026
BerandaSURABAYA RAYADengan Silaturrahmi Pelaku Dunia Usaha, Menjadikan Kota Surabaya Sebagai Barometer Indonesia Emas

Dengan Silaturrahmi Pelaku Dunia Usaha, Menjadikan Kota Surabaya Sebagai Barometer Indonesia Emas

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Kegiatan Silaturahmi dengan Tema “Sinergi Dunia Usaha dan Profesional: Penguatan Kerjasama dan Pembinaan UMKM Bidang Konstruksi serta Sertifikasi Kompetensi sebagai Strategi Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Membangun Kota Surabaya Menuju Indonesia Emas” Sukses Diselenggarakan di Surabaya

Kegiatan silaturahmi dengan tema “Sinergi Dunia Usaha dan Profesional: Penguatan Kerjasama dan Pembinaan dengan UMKM Bidang Konstruksi serta Sertifikasi Kompetensi sebagai Strategi Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Membangun Kota Surabaya Menuju Indonesia Emas” yang diinisiasi oleh R. Mohammad Ali, sukses diselenggarakan di Hotel Quest, Kota Surabaya, Rabu (6/11/2024).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk calon Wakil Walikota Surabaya 2024, Armuji, ST, serta Samsurin, Dewan Pengarah Pemenangan Pilkada Eri-Armuji yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat DPC LPKAN Indonesia Kota Surabaya. Selain itu, hadir juga perwakilan dari berbagai asosiasi badan usaha, antara lain AKKI, AKJI, AKTALI, GAKINDO, HJKI, ASKUMNAS, GABPEKSI, AKBARINDO, PERJASI, GABPEKNAS, ASKONAS, AKSINDO, GAPEKNAS, GAPENSI, PERKOPINDO, dan AKLINDO. Perwakilan asosiasi profesi seperti ATAKNAS, AK3L, dan APTAKSINDO turut hadir, bersama dengan tempat uji kompetensi LSP Forjasi Lentera Indonesia Jawa Timur dan LSP Utama Lestari Indonesia Jawa Timur. Beberapa lembaga yang berpartisipasi dalam acara ini antara lain DPD Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Jawa Timur dan Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia, serta asesor sektor konstruksi.

Pentingnya Sinergi dan Sertifikasi dalam Meningkatkan SDM

R. Mohammad Ali, Inisiator Silaturrahim dan perwakilan dari asosiasi profesi ATAKNAS serta AK3L, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan visi dan misi para pelaku usaha di sektor jasa konstruksi. “Dunia usaha saat ini telah mengalami banyak perubahan, baik dari segi regulasi, profesionalitas, maupun spesifikasi keahlian. Semua ini harus didorong melalui sertifikasi di semua bidang, khususnya jasa konstruksi,” ujarnya.

Ali menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan gagasan penting untuk kemajuan Kota Surabaya. “Dalam menyongsong bonus demografi Indonesia yang akan segera tiba, peningkatan kemampuan sumber daya manusia harus dipersiapkan dengan matang. Jika tidak dipersiapkan dari sekarang, bonus demografi ini berpotensi menjadi tantangan besar yang dapat berdampak negatif pada sektor ekonomi, sosial, dan budaya,” tambahnya.

Persatuan Masyarakat dalam Meningkatkan SDM

Herlambang Ponco Prasetyo, SH, perwakilan dari Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LPKAN Indonesia) dan Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI), menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan sumber daya manusia. “Indonesia Emas yang diharapkan pada tahun 2045 akan menghadapi ledakan jumlah penduduk dengan usia kerja yang ideal. Dunia konstruksi, pengadaan barang dan jasa, serta sektor usaha lainnya memainkan peran krusial dalam proses pembangunan tersebut,” ungkap Herlambang.

Lebih lanjut, Herlambang menjelaskan bahwa LPKAN Indonesia dan LKHAI telah memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan SDM melalui berbagai seminar nasional, Forum Group Discussion, rekrutmen bagi pemerintah pusat dan daerah, serta pendampingan hukum kepada berbagai pihak yang membutuhkan.

Peningkatan Kualitas SDM melalui Sertifikasi Kompetensi

Sementara itu, Mohammad Syarifudin Abdillah, SH, MH, dari Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHI) menambahkan bahwa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, berbagai tempat uji kompetensi profesional telah disiapkan di bawah naungan TUK FORJASI LENTERA INDONESIA dan TUK UTAMA LESTARI INDONESIA. “Tempat uji kompetensi ini telah menerbitkan ribuan sertifikat bagi peserta dari berbagai kalangan dan siap menampung lebih banyak peserta di masa mendatang. Kami juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun perguruan tinggi dan sektor swasta. Saat ini, kami memiliki lebih dari 165 asesor konstruksi,” jelasnya.

Pemerintah Kota Surabaya Mendukung Penguatan SDM

Di tempat yang sama, calon Wakil Walikota Surabaya, Armuji, ST., mengungkapkan bahwa peran serta masyarakat dalam kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh Kota Surabaya. “Pemerintah Kota Surabaya mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan selama ini. Sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, Surabaya menghadapi berbagai permasalahan hukum, sosial, budaya, dan ekonomi. Oleh karena itu, peran serta masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sangat vital,” ujarnya.

Armuji juga menekankan pentingnya kegiatan silaturahmi dan sinergitas antara asosiasi dengan pemerintah. “Kegiatan seperti ini perlu terus dijaga dan dilanjutkan, agar dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Surabaya. Selain itu, penting untuk menginventarisasi berbagai permasalahan yang ada, baik terkait regulasi maupun tantangan lainnya, agar komunikasi dalam menyamakan persepsi dapat terjalin dengan baik. Dengan begitu, kita dapat bersaing di kancah global dan mendukung pembangunan Indonesia menuju era Indonesia Emas,” tandasnya.

Editor: B4M

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular