Sabtu, April 18, 2026
BerandaSURABAYA RAYAUpgrading & Sertifikasi Uji Kompetensi Pembimbing Ibadah Umrah-Haji Digelar di Surabaya

Upgrading & Sertifikasi Uji Kompetensi Pembimbing Ibadah Umrah-Haji Digelar di Surabaya

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan Chatour Travel bersama-sama menggelar kegiatan Upgrading & Sertifikasi Uji Kompetensi Pembimbing Ibadah Umrah-Haji. Acara yang berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, 3-4 Januari 2025, di Hotel Surabaya Suite ini diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas para pembimbing ibadah umrah dan haji di Indonesia, guna memastikan bahwa para jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan sesuai dengan ajaran Islam.

Pentingnya Kompetensi Pembimbing Ibadah Umrah dan Haji

Dalam sambutannya, Rais Syuriah PCNU Surabaya, KH. Ahmad Dzulhilmi Ghozali, menekankan betapa mulianya profesi pembimbing ibadah umrah dan haji. Beliau menjelaskan bahwa pembimbing ibadah memegang peran yang sangat penting dalam menjaga dan mengarahkan ibadah jamaah, karena mereka tidak hanya menjadi pemandu, tetapi juga merupakan pembimbing spiritual bagi para tamu Allah dan Rasulullah SAW di tanah suci, Makkah dan Madinah.
“Sebagai pembimbing, mereka harus mampu memahami tidak hanya ilmu agama, tetapi juga kondisi di lapangan. Mereka perlu memiliki keterampilan untuk memberikan solusi terhadap situasi tak terduga, mengingat tantangan yang dihadapi selama ibadah umrah dan haji semakin kompleks,” ujar KH. Ahmad Dzulhilmi Ghozali.

Sertifikasi Pembimbing Ibadah Umrah-Haji Menjadi Kewajiban

Hj. Baliyah Munadjad, SE, MM, yang mewakili BNSP dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Syariah (LSP Parsya), memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya sertifikasi bagi pembimbing umrah dan haji yang diatur dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Umrah dan Haji. Pasal 32 UU tersebut mengharuskan setiap pembimbing untuk memiliki kompetensi yang diakui secara resmi.

Hj. Baliyah juga menceritakan pengalaman mengenai meningkatnya antusiasme terhadap sertifikasi halal di kalangan pelaku UMKM setelah platform besar seperti GOJEK mewajibkan sertifikat halal bagi mitranya. Ia berharap hal serupa akan terjadi pada sertifikasi pembimbing umrah dan haji, yang dalam waktu dekat akan diwajibkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui sistem Siskopatuh.

Chatour Travel dan Upaya Meningkatkan Kualitas Pembimbing

Direktur Utama Chatour Travel, H. Khusaini Basir, juga menyampaikan pentingnya kegiatan sertifikasi ini untuk meningkatkan kualitas pembimbing di perusahaannya. Chatour Travel, yang setiap bulannya memberangkatkan rata-rata 2.000 jamaah umrah, mencatatkan total 17.000 jamaah yang diberangkatkan sepanjang tahun 2023.
“Para pembimbing di perusahaan kami tidak hanya mengajarkan tata cara ibadah, tetapi juga bertugas untuk menuntun jamaah agar bisa menjalankan ibadah dengan benar. Oleh karena itu, kegiatan sertifikasi ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi mereka,” jelas H. Khusaini.
Dia juga menekankan bahwa profesi pembimbing ibadah umrah dan haji adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab. “Semoga Upgrading dan Sertifikasi Uji Kompetensi ini membawa manfaat bagi kita semua dan bagi jamaah yang kita bimbing. Mari kita bersama-sama menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Kehadiran Tokoh-Tokoh Penting

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sertifikasi ini. Beberapa di antaranya adalah Ketua Dewan Pengarah LSP dan Ketua IPMHUI, Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, M.Si, M.Hum, C.A.H, Sekretaris Ittihad Pembimbing Muthowif Haji Umroh Indonesia (IPMHUI) Jawa Timur, KH. Drs. Shohib Arifin Musa, M.Pd, serta Komisaris Chatour Travel dan Sekretaris PCNU Surabaya, H. Muhibbin Billah. Tak ketinggalan, Wakil Rais PCNU KH. Abdul Bari, Katib PCNU KH. Saiful Chalim, dan Bendahara H. Abdul Wahab juga turut menghadiri acara tersebut, memberikan semangat serta doa agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan profesi pembimbing ibadah umrah dan haji di Indonesia.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan para pembimbing ibadah umrah dan haji dapat meningkatkan kualitas pelayanan mereka dan dapat memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan, baik oleh pemerintah maupun lembaga-lembaga terkait.

Editor:  B4M

RELATED ARTICLES
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Most Popular