Pertiwi Ayu Krishna Sebagai Ketua Umum Persani Surabaya 2023-2027, Dilantik Hari Ini

Bagikan

Lensa Parlemen I SURABAYA
Pertiwi Ayu Krishna hari ini dikukuhkan atau dilantik sebagai Ketua Umum Persatuan Senam Indonesia (Persani) Surabaya bersama jajarannya di Siola Convention Hall, Jl. Tunjungan Surabaya, Sabtu,(21/10/2023). Terpilih sebagai Ketua Umum Persani secara aklamasi, karena sebagai kandidat tunggal dengan masa bakti 2023-2027, pada 6 Maret 2023 lalu.

Pertiwi Ayu Krishna Ketua Umum PERSANI 2023 2027 Foto Humas Persani

Pertiwi Ayu Krishna yang akrab dipanggil Bunda Ayu ini juga menjelaskan, akan menjalankan amanah untuk meningkatkan dan mengembangkan prestasi atlet. Terutama dalam pembinaan organisasi pasca dihantam kekecewaan dalam pelaksanaan pekan olahraga provinsi ke delapan tahun 2023

“Kepercayaan ini akan kami jaga untuk meningkatkan dan mengembangkan prestasi atlet. Dan kami percaya jika tercipta iklim kondusif dalam organisasi, maka akan muncul ide cemerlang terhadap pembinaan yang berujung pada prestasi atlet,” kata Bunda Ayu yang juga menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Surabaya, saat ditemui awak media usai acara pelantikan.

Dalam menjalankan masa bhaktinya, lanjut Bunda Ayu, sebagai Ketua Umum Persani Surabaya masa bhakti 2023-2027 mengaku telah memiliki strategi, diantaranya :

1. mewujudkan kelembagaan Persatuan Senam Indonesia Kota Surabaya yang kondusif;

2. mewujudkan peningkatan sumber daya manusia;

3. mewujudkan peningkatan pemusatan latihan cabang olahraga;

4. mewujudkan peningkatan frekuensi kompetisi;

5. mewujudkan peningkatan fasilitasi sarana dan prasarana melalui jalin kerjasama sponsorship;

6. mewujudkan penerapan iptek olahraga.

Ketua Umum KONI Surabaya Hoslih Abdullah Foto Humas Persani

Sementara itu Ketua Umum KONI Surabaya Hoslih Abdullah juga menjelaskan, jika perlu adanya pembinaan serius dalam organisasi dan atlet. Sehingga dalam perhelatan perebutan medali dapat memenuhi target yang dicanangkan.

“Pembinaannya lebih ditingkatkan, sisi organisasilah untuk sering berkoordinasi sesama pengurus. Kemudian tidak segan-segan untuk turun kebawah ke klub – klub yang ada, guna pembinaan kepada atlet – atlet itu yang paling utama,” jelasnya. (B4M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *