Surabaya – Lensaparlemen.id
Domino mulai bangkit sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya sekaligus Pembina Orado (Olahraga Domino Indonesia) kota Surabaya, Arif Fathoni, mendorong penghapusan stigma negatif domino yang selama ini sering dikaitkan dengan perjudian, serta menargetkan cabang ini tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Domino ini melatih daya ingat, analisis, dan ketajaman berpikir. Kami berharap atlet domino dari Surabaya bisa bersaing di level nasional, bahkan menuju PON,” ujar Fathoni, Jum’at (27/3/2026).
Fathoni menekankan bahwa permainan ini selaras dengan profesi jurnalis yang mengedepankan logika dan analisis informasi.
Dalam Kejurcab yang diikuti Pokja Jurnalis Dewan Surabaya (Judes), para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam bermain domino.
“Melalui kolaborasi Orado dan komunitas jurnalis, kami ingin masyarakat memahami bahwa domino adalah olahraga edukatif dan berprestasi, bukan sekadar permainan judi,” tambah Fathoni.
Orado menargetkan domino menjadi cabang olahraga resmi yang diakui secara nasional.
Berbagai turnamen dan kompetisi yang digelar di Surabaya diharapkan dapat menumbuhkan ekosistem kompetisi yang lebih kuat, meningkatkan kualitas atlet, dan membuka peluang bagi domino untuk tampil di ajang nasional seperti PON.
Dengan langkah ini, Surabaya berharap dapat menjadi pelopor pengembangan domino sebagai olahraga prestasi di Indonesia, sekaligus menghapus stigma lama yang mengaitkan domino dengan perjudian.
Reporter: Bambang | Editor: Redaksi





