Ketua APL Kecam Pemilik Akun Berisikan Tentang Pencemaran Nama Baik Polri

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Menilik adanya cuitan yang di oleh seseorang dengan akun bernama Tomy Salendra pada 4 November 2023. Dalam unggahan tersebut, Tomy menghina dan menuduh intitusi Polri telah melakukan penganiayaan terhadap anaknya yang bernama Bintang Arya (19) sehingga mengakibatkan tangannya patah tulang karena lemparan batu.

Yoppi pemilik akun tersebut menuduh bahwa tindakan tersebut di lakukan oleh seorang petugas kepolisian. Padahal dirinya (Pemilik Akun) hingga saat ini tidak dapat membuktikan kebenaran tersebut bahkan pihak Propam pun telah menolak adanya tuduhan tersebut. namun sayangnya akun ini terus saja menghujat dan menghina kesatuan ini secara bertubi tubi sehingga membuat APL (Aliansi Polri Lovers) angkat bicara, 14 Maret 2024.

Mengamati adanya perilaku dari seseorang yang menggunakan akun bernama Tomy Salendra ini sangatlah merusak citra Polri yang selama ini telah mendampingi masyarakat khusunya warga Surabaya dengan baik. Upaya sinergitas yang di wujudkan dari institusi yang satu ini bukanlah hanya sekedar isapan jempol saja, namun hal ini juga berlaku untuk anak dari saudara Yoppi Salendra yang berakun FB a.n Tomy Salendra serta akun IG a.n ipoy82ronin telah di berikan pelayanan pengobatan oleh Kapolsek Tambaksari Kompol Ary Bayuaji karena bentuk kepeduliannya terhadap peristiwa yang menimpa anak dari Yoppi.

Menurut Dimas Aryo Ketua APL (Aliansi Polri Lovers) perbuatan Yoppi pemilik akun bernama Tomy Salendra sudah sangat keterlaluan karena telah menuduh Akp Widodo sebagai pelaku pelemparan batu yang di tujukan kepada Bintang Arya.

“Kami selaku koordinator ‘ALIANSI POLRI LOVERS’ sangat mengecam tindakan sepihak yang sangat mendiskreditkan POLRI baik secara institusi ataupun pribadi dalam jabatan, dalam hal ini juga kami tidak akan mengkonfirmasi apapun karena semua telah diputuskan oleh propam sebagaimana yang dilaporkan, dan tanggung jawab pribadi selaku pemangku wilayah pun telah ditunaikan sesuai dengan permintaan yang bersangkutan, BUKAN TANGGUNG JAWAB sebagai pelaku yaa, saya tegaskan lagi tapi TANGGUNG JAWAB MORAL selaku pemangku wilayah atas apa yang terjadi di wilayahnya saya kira tindakan Kompol Ary Bayuaji sudah lebih dari cukup” tuturnya.

Dimas juga menekankan bahwa Yoppi harus mempertanggung jawabkan tindakannya secara hukum karena telah menghina POLRI secara terang terangan.

“Kami tunggu itikad baik saudara yoppi untuk mengklarifikasi semua tindakan, tulisan, serta konten apapun yang berisikan tentang pencemaran nama baik, fitnah, dan hasutan, serta penggiringan opini negatif masyarakat kepada POLRI dalam waktu 2 x 24 jam sebelum kami ‘ALIANSI POLRI LOVERS’ mengambil tindakan hukum dalam rangka menyikapi perkara ini.” pungkasnya. (Red)

Ini Kata Ketua Kadin Surabaya Terkait Harga Kebutuhan Beras dan Gula Melonjak di Bulan Ramadhan

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Melonjaknya harga berbagai kebutuhan pangan seperti beras dan gula di wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya dalam sebulan terakhir telah mengakibatkan tingkat inflasi terkerek cukup tinggi.

Data Badan Pusat Statistik Kota Surabaya menunjukkan, pada bulan Februari 2024, laju inflasi kota pahlawan tercatat mencapai 0,45%. Besaran inflasi tersebut jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu pada periode sama yang hanya mencapai 0,1%.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Kadin Surabaya H.M. Ali Affandi mengungkapkan, naiknya harga berbagai kebutuhan tersebut senantiasa terjadi disaat menjelang bulan suci Ramadhan. Hal ini diakibatkan oleh naiknya konsumsi masyarakat di momen tersebut. Sehingga wajar jika terjadi kenaikan harga.

“Fenomena ini merupakan hal yang wajar karena masyarakat biasanya menyambut bulan suci dengan berbagai persiapan, termasuk persiapan makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Tentunya, peningkatan konsumsi ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, terutama bagi para pelaku usaha di Surabaya,” ungkap Mas Andi di Surabaya, Kamis (14/3/2024).

Namun demikian, mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan konsumsi agar tidak melupakan esensi dari bulan Ramadhan itu sendiri.

Mas Andi juga mengingatkan para pengusaha, khususnya pebisnis muslim untuk lebih peduli terhadap kebutuhan masyarakat yang kurang mampu, terutama di bulan Ramadhan. Ia menyatakan bahwa bulan suci Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah dan rahmat bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan kebaikan. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang meningkatkan spiritualitas dan kepedulian terhadap sesama.

“Saling berbagi adalah kunci untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian kita terhadap sesama. Saya berharap, seluruh umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan kesabaran, serta senantiasa berbuat baik kepada orang lain. Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk saling berbagi kepada yang membutuhkan,” katanya.

Menyikapi akan diumumkannya hasil resmi Pemilu 2024 di tengah berlangsungnya bulan puasa tahun ini, tepatnya 20 Maret mendatang, Ali Affandi berharap bulan Ramadhan harus dimanfaatkan sebagai waktu untuk saling introspeksi, memaafkan, dan rekonsiliasi demi persatuan dan kesatuan bangsa.

Ali Affandi menegaskan pentingnya semangat persatuan dan kesatuan dalam menjaga kedamaian dan kemajuan bangsa, terutama di tengah situasi politik yang penuh dinamika.

“Di tengah suasana bulan puasa yang penuh kedamaian, mari kita jadikan momentum ini untuk saling merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa. Mari kita tinggalkan perbedaan dan bersatu kembali sebagai bangsa yang besar,” pungkas Ali Affandi.(B4M)

Cegah Tarik Retribusi di Atas Ketentuan, Dishub Surabaya Lakukan Pembinaan Jukir

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan pembinaan kepada Juru Parkir (Jukir) agar tidak menarik retribusi di atas ketentuan. Bahkan pembinaan yang dilakukan dengan menggandeng Kepala Pelataran (Katar) dan Paguyuban Juru Parkir Surabaya (PJS).

Kepala Dishub Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru menyatakan akan terus berupaya mencegah adanya oknum jukir yang menarik retribusi di atas ketentuan. Salah satu upaya konkret itu diwujudkan dengan melakukan validasi dan perjanjian kerja dengan para jukir beberapa waktu lalu.

“Dimana mereka menandatangani kontrak, perjanjian kerja, di situ sudah kita sampaikan mana-mana kewajiban dia dan mana-mana yang tidak boleh dilanggar, termasuk adalah tarif,” kata Tundjung dalam konferensi pers di gedung eks Bagian Humas Pemkot Surabaya, Rabu (13/3/2024).

Tundjung menjelaskan bahwa saat ini tercatat ada sebanyak 1.370 titik parkir Tepi Jalan Umum (TJU) di Kota Pahlawan. Sedangkan jumlah jukir yang sudah tervalidasi Dishub Surabaya mencapai sekitar 924 orang.

“Secara berkala kami pun melakukan sosialisasi, meskipun ini belum sampai 1.000 (jukir). Tapi target kami adalah sekitar 3.000, baik itu jukir utama maupun jukir pembantu,” ujarnya.

Menurut dia, pembinaan kepada jukir agar tidak menarik retribusi di atas ketentuan, tak hanya dilakukan oleh Dishub. Tetapi juga dengan melibatkan Katar dan Paguyuban Jukir Surabaya. “Paguyuban setiap dua minggu sekali melakukan pengajian, termasuk pembinaan terhadap para jukir mereka,” tuturnya.

Nah, untuk memaksimalkan upaya dalam mencegah jukir menarik retribusi di atas ketentuan, Tundjung menegaskan bahwa Dishub juga mendirikan posko pengaduan. Posko pengaduan ini didirikan di sejumlah titik lokasi ramai parkir seperti Kebun Binatang Surabaya (KBS), Pasar Blauran hingga kawasan Wisata Religi Ampel.

“Tiga itu yang utama, di samping mobile. Kami harap masyarakat silahkan untuk mengikuti arahan dari petugas, jangan ikuti arahan dari joki liar,” pesan dia.

Pihaknya menargetkan, posko pengaduan dapat didirikan segera dalam minggu ini. Nantinya, posko pengaduan tersebut akan melayani masyarakat hingga Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. “Karena yang rawan itu biasanya menjelang lebaran,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Paguyuban Juru Parkir Surabaya (PJS), Izul Fiqri memastikan, pihaknya siap mendukung Dishub mensosialisasikan kepada anggota PJS agar tidak menarik retribusi parkir di atas ketentuan.

“Pastinya kami sampaikan kepada seluruh anggota. Kebetulan selain kami ada grup WA (WhatsApp), juga ada pembinaan dua minggu sekali. Itu kita akan maksimalkan, bahwa jangan sampai narik tarif parkir melebihi ketentuan yang ada,” kata Izul Fiqri.

Namun demikian, ia mengakui jika kendala yang terjadi di lapangan itu sifatnya bisa bervariasi. Sebab, terkadang jumlah pengguna parkir bisa melebihi kapasitas yang ada.

“Ada memang titik-titik tertentu space parkirnya terbatas. Nah, pengguna ini lebih banyak dari space yang ada, sehingga transaksional terjadi di situ,” pungkasnya. (B4M)

5 Truck Tangki Biru Putih Diduga Mengangkut BBM Subsidi Tanpa Izin, di Amankan Polresta Pasuruan

LENSA PARLEMEN – PASURUAN
Kasus penangkapan yang dilakukan Polresta Pasuruan lantaran mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan pengangkutan BBM subsidi tanpa izin, Liputan Indonesia menkonfirmasi ke pihak Pertamina Jatimbalinus.

Dikonfirmasi terkait apakah di perbolehkan pihak perusahaan Truk Tangki Biru Putih, ada DO susulan dari agent resmi pertamina Area Manager Comm., Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan tergantung situasi dan urgensi. dalam keadaan tertentu dimungkinkan, misal sebagai MT cadangan sementara jika ada perbaikan.

“Saya cek PT Mitra Central Niaga (MCN), di plat nomor tersebut pastinya tidak terdaftar di dalam agen resmi pertamina,” kata Ahad Rahedi, Rabu (13/3/2024).

Masih Ahad Rahedi, karena semua yang bekerjasama dengan pihak pertamina pasti terdaftar semuanya.

“Dipastikan bukan agen BBM Industri pertamina, dan nopol harus di daftarkan,” imbuh Ahad Rahedi.

Dalam sidang pertama tersebut terungkap bahwa pemilik kendaraan truk tangki atas nama PT Mitra Central Niaga (MCN). Belum lama ini, perusahaan tersebut tersandung kasus penyalahgunaan solar bersubsidi, dan pemilik Mitra Central Niaga, Abd Wachid dinyatakan bersalah dalam perkara penyalahgunaan dan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi di Kabupaten Pasuruan.

Abdul Wachid bersama Bahtiar Febrian Pratama dan Sutrisno divonis pidana penjara selama 7 bulan dan denda sejumlah Rp. 100.000.000, dalam sidang di Pengadilan Negeri Pasuruan pada Senin, 4 Desember 2023.

Dalam penyitaan, Polresta Pasuruan menyita lima (5) truk tangki tersebut dengan No. Pol N 8650 UV, N 8651 UV, N 8652 UW, N 8653 UW, N 9199 UW, adalah milik dari M Fachrul Wahidi atas nama PT Mitra Central Niaga berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Truck Tangki antara M Fachrul Wahidi dengan Achadun tanggal 1 Desember 2023.

Dikonfirmasi Roni Zakarias selaku pengusaha minyak, dirinya membenarkan terkait posisi mobil telah terparkir di dalam gudang menunggu DO dan Surat Jalan pengiriman.

“Pernyataan ini benar bilamana TKP nya di jalan saat pengiriman (tangkap tangan) akan tetapi yg terjadi adalah mobil tangki posisi standby di gudang menunggu DO dan Surat Jalan Pengiriman,” kata Ronny. (red)

Bersambung

Cegah Perang Sarung dan Tawuran saat Ramadan, Satpol PP Gencarkan Patroli Asuhan Rembulan

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Satpol PP Kota Surabaya semakin menggencarkan patroli Asuhan Rembulan guna mengantisipasi terjadinya perang sarung, tawuran antar remaja, maupun aktivitas yang mengganggu ketentraman yang kerap terjadi saat bulan Ramadan.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP Surabaya menerjunkan seluruh personel Satpol PP Surabaya hingga di tingkat kecamatan, serta rutin melakukan koordinasi dengan jajaran TNI-Polri.

“Giat Asuhan Rembulan ini tidak hanya kami lakukan skala kota saja, namun juga melibatkan seluruh jajaran praja di kecamatan. Kami mengantisipasi jika ada indikasi aktivitas yang merugikan masyarakat,” kata Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser, Rabu (13/3/2024).

Fikser menjelaskan, dalam giat Asuhan Rembulan, menyisir seluruh wilayah se-Surabaya untuk memastikan keamanan, serta kenyamanan bagi warga Kota Pahlawan. “Kami lakukan pengawasan wilayah yang berpotensi terjadi kerawanan ketertiban umum, kami juga mengantisipasi kegiatan yang dilakukan anak-anak seperti perang sarung,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya. Terlebih mengingat adanya jam malam untuk anak-anak, yakni memastikan keberadaan mereka di rumah pada pukul 22.00 WIB.

“Untuk orang tua, saya harap untuk selalu mengawasi anaknya, paling tidak mengontrol keberadaannya. Kami juga minta kepedulian sesama warga, ketika melihat kerumunan anak-anak supaya diingatkan atau bisa menghubungi Command Center 112,” ujar dia.

Ia menambahkan, meskipun beberapa kejadian perang sarung dilakukan hanya untuk konten, tindakan tersebut membahayakan dan tidak dapat dibenarkan. Karenanya, Fikser menegaskan, giat Asuhan Rembulan secara masif dilakukan pada malam hari selama Ramadhan dengan melibatkan semua pihak terkait.

“Jika melihat adanya kerumunan, bisa diinformasikan ke kami, nanti kami akan datang untuk membubarkan kerumunan tersebut. Karena kepedulian itu tidak hanya lewat Satpol PP, tapi dari orang terdekat mulai orang tua, keluarga, tetangga, warga,” tegasnya.

Ia pun berpesan kepada para pelajar agar mematuhi peraturan yang diberikan oleh orang tua. Serta mematuhi nasihat para guru yang berada di sekolah.

“Nasihat guru juga kepada anak-anak ini juga harus tersampaikan, supaya kegiatan Ramadhan ini bisa berjalan dengan khusyuk dan lancar. Jadi kami berharap kegiatan seperti perang sarung dan kegiatan negatif lainnya jangan sampai terjadi,” kata dia.

Nantinya, jika ada pelajar yang kedapatan terlibat perang sarung atau tawuran, akan dikenakan sanksi sosial. Selain akan dilakukan pembinaan, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan orang tua dan guru.

“Kalau ada yang bawa senjata tajam (sajam) kita serahkan ke polisi. Karena dalam operasi rembulan ada polisi yang bersama kami. Sementara yang tidak kedapatan membawa sajam, akan kami bawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan dan pendataan. Termasuk juga memanggil orang tua dan gurunya,” pungkasnya. (B4M)

Wujudkan Kota yang Efisien, Pemkot Usung Konsep Compact City di Surabaya Barat

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk warganya. Berbagai fasilitas seperti pelayanan kesehatan, administrasi pelayanan penduduk (adminduk), perpustakaan, hingga konseling, kini bisa dijangkau dengan mudah oleh masyarakat hanya melalui kelurahan, kecamatan, Balai RW, hingga Mal Pelayanan Publik (MPP).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjat mengatakan, kemudahan pelayanan tersebut adalah untuk mewujudkan Surabaya sebagai Compact City. Rencananya, konsep compact city ini akan diterapkan oleh Wali Kota Eri Cahyadi di wilayah Surabaya barat.

Irvan menjelaskan, compact city sendiri diadopsi dari program Wali Kota Eri Cahyadi, yakni Surabaya sebagai kota yang Humanis, Efektif dan Efisien, Berakhlak, Akuntabel, serta Transparan (Hebat). “Karena konsep kita adalah compact city, yakni memberikan kemudahan bagi warga ketika membutuhkan apapun. Mulai dari sembako, makanan, kuliner, fasilitas olahraga, taman, dan sebagainya itu mendekatkan, tanpa bertransportasi,” jelas Irvan, Selasa (12/3/2024).

Ia mengatakan, kunci untuk menjadi kota yang efisien atau Surabaya Hebat adalah, apabila jarak dan biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat itu minimalis. Misalkan, ketika ada warga yang ingin menikmati fasilitas ruang terbuka hijau (RTH) seperti taman, atau fasilitas kesehatan puskesmas, itu hanya ditempuh dengan jarak singkat atau biaya yang minimal.

“Jadi, rumah sakit di dekatkan, seperti halnya RSUD Surabaya Timur. Puskesmas diratakan (fasilitasnya), sekolah SD-SMP juga diratakan, fasilitas olahraga diratakan, seperti lapangan tenis, futsal, dan lain sebagainya,” katanya.

Mewujudkan kawasan Surabaya barat menjadi compact city, tak cukup hanya dengan mendekatkan fasilitas-fasilitas layanan publik saja. Akan tetapi, pemkot juga berencana mendekatkan tempat sarana hiburan rakyat untuk warga Surabaya Barat.

Seperti halnya sarana wisata di Romokalisari Adventure Land, Kebun Raya Mangrove, dan Taman Hutan Raya (Tahura) Mangrove. Tempat-tempat wisata tersebut sengaja diwujudkan bukan sekadar untuk menarik wisatawan, akan tetapi, juga sebagai tempat berputarnya perekonomian warga.

Ia menjelaskan, tidak menutup kemungkinan konsep compact city ini akan memanfaatkan lahan atau aset pemkot di setiap wilayah kecamatan. Selain itu, juga akan memanfaatkan aset prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) yang telah diserahkan oleh pengembang.

“Seperti pada case romokalisari adventure land, kebun raya mangrove, tahura pakal, itu ternyata mampu menggerakkan ekonomi, dan omzetnya mereka juga tinggi ternyata. Baik dari segi wisatanya, pengelolaannya, tempat parkirnya, pengelolaan wahananya, mereka (warga) memperoleh pekerjaan,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, wilayah Surabaya barat yang menjadi konsen Wali Kota Eri Cahyadi dalam mengembangkan compact city nanti adalah kawasan Jeruk, Bangkingan, Sumur Welut di Kecamatan Lakarsantri, Made di Kecamatan Sambikerep, dan Tengger Kandangan di Kecamatan Benowo.

Rencananya, pengembangan tersebut akan dimulai pada Agustus 2024 mendatang. Pengembangan compact city ini, diharapkan dapat menjadi generator pertumbuhan wilayah dan memberikan efek berantai bagi sosial ekonomi warga di wilayah Surabaya barat, sehingga ke depannya dapat berkembang seiring dengan wilayah-wilayah lain di Surabaya.

“Nantinya, wisata di masing-masing wilayah itu akan dibuat secara tematik, tujuannya agar tidak bersaing,” pungkasnya. (B4M)

Sikap Tegas Wali Kota Eri Cahyadi, Jika RHU Nekat Buka Selama Ramadhan di Segel

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama jajaran TNI/Polri bakal menggelar patroli gabungan selama pelaksanaan ibadah di bulan suci ramadan tahun 2024. Patroli gabungan itu, bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, saat ini dirinya telah berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah (PD) di masing-masing kecamatan dan kelurahan. Nantinya, para camat dan lurah diminta untuk menyiapkan satgas keamanan di setiap RW.

“Satgas nanti kita kembalikan (bentuk) lagi, karena tidak bisa ya, menjaga kota ini dengan satu atau dua, tiga personil, tidak. Contoh, kalau dulu ada pos kampling, nah itu kita galakkan seperti itu,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Senin (11/3/2024).

Wali Kota Eri memastikan, Satpol PP Kota Surabaya bersama Tim Respati Polrestabes Surabaya juga bakal lebih menggiatkan lagi patroli selama bulan suci ramadan. Dirinya menjelaskan, patroli gabungan itu akan digelar pada saat menjelang waktu sahur.

“Patroli pasti keliling, karena Respatinya Polrestabes dengan Satpol PP selalu berputar selama ramadan. Selama ini juga selalu berputar, tapi lebih kita giatkan lagi di bulan ramadan,” ujarnya.

Ia menegaskan, selama pelaksanaan ibadah di bulan suci ramadan, tidak boleh ada rekreasi hiburan umum (RHU) yang melanggar ketentuan SE Wali Kota tentang Pelaksanaan Bulan Suci Ramadan. Jika kedapatan melanggar atau nekat buka, maka pemkot tak segan melakukan penyegelan.

“Langsung ditutup koyok biyen-biyen (seperti yang dahulu-dahulu) disegel. Karena ada surat pernyataan dari Satpol PP semua RHU itu harus mentaati ini, jika tidak mentaati ini (SE) maka akan ditutup selama satu bulan, karena ini saling menghormati lah satu sama semua umat beragama,” tegasnya.

Di samping itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser mengungkapkan, patroli rutin di bulan suci ramadan bakal digelar setelah pelaksanaan salat tarawih. Patroli rutin yang dilakukan mulai dari ke lokasi-lokasi RHU, ruang terbuka, hingga fasilitas umum.

“Jadi tidak ada yang berbeda, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami juga membuka layanan pengaduan melalui aplikasi Warga Ku untuk masyarakat, layanan ini bisa digunakan ketika masyarakat mengetahui ada aktivitas yang menyalahi aturan surat edaran (SE) wali kota,” ungkapnya.

Fikser menjelaskan, dasar dari patroli tersebut bukan hanya inisiatif dari pemkot dan jajaran TNI/Polri saja. Akan tetapi juga berdasarkan dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti bersama.

“Kita juga sudah punya data, mana-mana saja yang mencoba-coba (melanggar), atau titik yang rawan. Itu kemudian kami coba untuk sisir, mulai selesai salat tarawih sampai pukul dua dini hari,” jelasnya.

Senada dengan Wali Kota Eri, Fikser menambahkan, selama pengamanan malam hari atau operasi yustisi, pemkot tidak lepas dari peran jajaran samping TNI/Polri serta masyarakat. “Bahkan lintas OPD juga bersama- sama melakukan pengawasan di lapangan. Supaya tidak terkesan pemkot itu berjalan sendiri-sendiri,” pungkasnya. (B4M)

Golkar Berhak Duduk Kursi Pimpinan DPRD Kota Surabaya, Pemilu 2024 Perolehan Suara Meningkat

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Partai Golkar Surabaya pecah telur pada Pemilu 2024 ini. Perolehan suaranya meningkat, sehingga berhak untuk mendapatkan kursi pimpinan, dalam hal ini Wakil Ketua DPRD Surabaya.

“Golkar pada Pemilu kali ini urutan ke-4. Dibanding 2019 lalu mengalami peningkatan 21 ribu suara,” ujar Ketua Bappilu Golkar Surabaya, M. Khlaid Asyadullah saat konpers di Surabaya, Minggu (10/3/2024).

Data yang didapatkan dari Golkar Surabaya, partai dengan lambang pohon beringin ini total mendapatkan 136.614 suara. Sementara peringkat pertama PDIP sebesar 336.698 suara, Gerindra 241.231 suara, PKB 159.362 suara.

Lebih lanjut, perolehan suara keempat ini, kata Khalid, sangatlah penting. “Menurut Undang-undang ada kedudukan ketua dan wakil ketua. Wakilnya ada tiga. Hari ini Golkar giliran menggusur PKS. Selisihnya sedikit, 881 suara,” kata dia. Diketahui PKS urutan kelima dengan 135.733 suara.

Tingginya hasil suara Golkar kali ini ternyata disumbang oleh Dapil II sebesar 34.945 suara. Nah, suara terbanyak di sana dari pendatang baru, yaitu Achmad Nurdjayanto yang berada pada urutan 1 sebesar 11.960 suara.

“Ini pendatang baru, suaranya kalahkan incumbent. Memang sejarah sejak 2019, pendatang baru suaranya terbanyak. Suara Achmad 11.960,” kata Khalid.

Selain pecah telur kursi pimpinan, Khalid membeberkan kalau ada satu Caleg Golkar Surabaya yang menang tiga kali beruntun alias hatrick. Yakni Agoeng Prasodjo yang memperoleh 11.678 suara di Dapil 4.

“Sejarah istimewanya, sejak refornasi tidak ada anggota dewan dari Partai Golkar Surabaya yang lebih dari dua kali terpilih. Pak Agoeng memecahkan kutukan itu. Jadi tiga kali,” katanya.

Atas capaian ini, Khalid mewakili DPD Partai Golkar Surabaya menyampaikan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah memberikan arahan dalam kontestasi Pemilu 2024. Mulai dari DPP hingga DPD Partai Golkar Jawa Timur.

“Berterima kasih kepada Wakil Ketua Umum DPP PG Dr Adies Kadir, Ketua PG Jatim Sarmudji dan Bendahara DPD PG Jatim Blegur Prijanggono yg telah memberikan petunjuk kepada Partai Golkar Surabaya dalam melakukan kerja-kerja politik kemanusiaan di Kota Surabaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Achmad Nurdjayanto sangat bersyukur dengan perolehan suara yant diraihnya. Ia mengaku tidak menyangka bakal menjadi penyumbang suara terbanyak untuk partainya di Pileg Surabaya 2024 ini.

“Saya gak menyangka suara saya bisa 10 ribu lebih. Di dapil 2 ini juga suara golkar tinggi, sampai 35 ribu kurang,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini Agoeng Prasodjo juga membuktikan kalau urutan tidak menjadi kendala saat kontestasi Pileg. Ia mengaku pernah di urutan ke-10 ketika pertama kali nyaleg, namun tetap bisa jadi anggota DPRD Surabaya.

“Saya bisa buktikan, nomor itu tidak pengaruh ketika berjuang di bawah. Saya pertama nomor 10, kedua nomor 4 dan sekarang nomor 1,” ungkapnya.

“Perolehan suara saya alhamdulillah, dulu awal 1.600. Periode kedua gak sampai 5 ribu. Hari ini sekitar 11 ribu,” pungkas Agoeng. (B4M/*)

Pawai Seni Ogoh-Ogoh di Balai Kota Surabaya Sambut Hari Raya Nyepi bagi Umat Hindu

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyambut puncak Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1946 dengan menggelar Pawai Seni Ogoh-Ogoh di Taman Surya, Halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (10/3/2024). Kegiatan pawai seni itu merupakan pertama kali yang digelar pemkot di Balai Kota Surabaya. Sebanyak 7 Ogoh-Ogoh pun diarak mengelilingi kantor Pemkot Surabaya.

Ribuan umat Hindu, serta para warga yang ingin menyaksikan ritual Ogoh-Ogoh memadati Balai Kota Surabaya. Mereka ingin menyaksikan pesona Pawai Seni Ogoh-Ogoh. Tentunya hal itu semakin menegaskan bahwa Balai Kota Surabaya merupakan rumah toleransi. Yakni, semua agama dan budaya bisa merayakan momen pentingnya di Balai Kota Surabaya.

Pawai Seni Ogoh-Ogoh dimulai pukul 14.00 WIB. Umat Hindu membawa patung Ogoh-Ogoh itu berkeliling dari Jalan Walikota Mustajab – Jalan Sedap Malam – Jalan Jimerto – Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Surabaya. Seusai pawai, Ogoh-Ogoh akan dibawa menuju Pura Segara, Kenjeran untuk dilaksanakan prosesi selanjutnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, setelah menggelar Perayaan Natal pada 11 Januari 2024 lalu, serta Perayaan Cap Go Meh pada 25 Februari 2024 lalu, kini  pemkot bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Surabaya menggelar Pawai Seni Ogoh-Ogoh dalam menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1946.

“Alhamdulillah dengan PHDI melaksanakan Pawai Ogoh-Ogoh dalam menyambut Hari Raya Nyepi. Sebab, Balai Kota ini adalah rumah semua agama, rumah gotong royong, dan rumah toleransi. Insyaallah di Balai Kota akan saya lakukan (perayaan) terus seperti ini sehingga akan muncul rasa persaudaraan, saling menghormati, dan semakin kental bahwa kita adalah satu keluarga besar,” kata Wali Kota Eri.

Di samping itu, Wali Kota Eri menegaskan bahwa di tahun depan, pemkot akan lebih mematangkan setiap kegiatan keagamaan dan budaya di Balai Kota Surabaya. “Insyaallah akan lebih besar lagi dari tahun ini. Seperti Pawai Ogoh-Ogoh ini yang pertama kali karena seluruh panitia dan Pemkot Surabaya masih baru mencoba di lapangan dan melakukan pemetaan,” tegasnya.

Karenanya melihat antusiasme warga Kota Surabaya, ke depan Pemkot Surabaya akan menggaungkan gelaran perayaan agama dan budaya sehingga akan lebih banyak lagi warga yang datang ke Balai Kota Surabaya. Ia mencontohkan, salah satunya Pawai Seni Ogoh-Ogoh yang bukan hanya menjadi perayaan keagamaan umat Hindu, melainkan bagian dari budaya Indonesia yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“Setelah mengerti antusiasnya begini maka kita akan umumkan sebulan sebelumnya. Insyaallah tahun depan dalam menyambut Hari Raya Nyepi juga akan diadakan prosesi Tawur Agung, Upacara Melasti, dan Upacara Pecaruan. Semuanya di Balai Kota,” terangnya.

Oleh sebab itu, mewakili seluruh warga Kota Surabaya dan jajaran Pemkot Surabaya, Wali Kota Eri menyampaikan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1946 bagi seluruh umat Hindu. Ia menambahkan, layaknya pesan dalam penampilan sendratari, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1946 dapat dimaknai bahwa kebenaran dan kebaikan akan menjadi pemenang bagi manusia selama melewati masa sulitnya.

“Karena Nyepi merupakan cara untuk mengintrospeksi diri selama satu tahun, yakni apa yang sudah kita perbuat sebagai manusia,” ujar dia.

Ketua PHDI Kota Surabaya, Ketut Gotra Astika menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri beserta jajaran Pemkot Surabaya dalam upaya mempererat Bhineka Tunggal Ika melalui Pawai Seni Ogoh-Ogoh di Balai Kota Surabaya. Meskipun dengan persiapan yang cukup singkat, gelaran itu mendapat antusiasme dari warga Kota Surabaya sehingga acara tersebut dapat berjalan dengan lancar.

“Kami atas nama umat Hindu Kota Surabaya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi atas segala perhatian untuk umat Hindu Kota Surabaya. Kami mendapatkan kehormatan luar bisa karena diizinkan melaksanakan Pawai Ogoh-Ogoh di Balai Kota dan sekitarnya,” kata Ketut Gotra Astika.

Ketut Gotra Astika menjelaskan, terdapat 7 patung Ogoh-Ogoh yang diarak berkeliling. 1 Ogoh-Ogoh merupakan dekorasi yang dipajang di depan Halaman Balai Kota Surabaya, 1 Ogoh-Ogoh lainnya merupakan patung dekorasi yang dibuat oleh Pemkot Surabaya di tahun lalu, 3 Ogoh-Ogoh di antaranya dipesan langsung dari Pulau Bali, serta 2 Ogoh-Ogoh berukuran kecil berasal dari Sekolah Pasraman Saraswati Kota Surabaya.

“Dengan demikian, setelah Pak Walikota menegaskan akan digelar prosesi Ogoh-Ogoh tahun berikutnya di Balai Kota, kami bisa menyiapkannya satu bulan sebelum acara. Paling tidak, bisa 15 Ogoh-Ogoh yang diarak. Tadi, semua yang memikul adalah umat Hindu, tetapi juga ada Pemuda Karang Taruna yang berpartisipasi memikul Ogoh-Ogoh,” terangnya.

Sementara itu, I Putu Mahendra Dharmawan Putra, warga Manyar Surabaya menuturkan bahwa Kota Surabaya semakin menunjukan dirinya sebagai kota toleransi yang ramah akan keberagaman agama dan kebudayaan. Salah satunya adalah umat Hindu yang mendapatkan ruang untuk melaksanakan prosesi keagamaan dan budayanya di Balai Kota Surabaya.

“Warga Surabaya bisa merasakan suasana menyambut Hari Raya Nyepi. Ini adalah kegiatan positif karena Surabaya ramah atas keberagaman, masyarakat Bali dan umat Hindu mendapat apresiasi dan mendapat ruang melaksanakan prosesi keagamaan dan budayanya di Balai Kota,” kata I Putu Mahendra Dharmawan Putra.

Senada dengan hal itu, Dian warga Menganti, Kabupaten Gresik mengatakan gelaran Pawai Seni Ogoh-Ogoh di Balai Kota Surabaya merupakan bentuk terjalinnya kerukunan umat beragama. “Luar biasa karena semua agama bisa merayakan perayaan keagamaan dan budayanya di Pemkot Surabaya. Harapannya ke depan, bisa diadakan seperti ini lagi dan semoga Surabaya semakin mempererat kerukunan umat beragama,” pungkasnya. (B4M)

Pembubaran Panitia Kongres, Ketua AWS Berharap Jaga Kekompakan Supaya Program Kerja AWS Tetap Jalan

LENSA PARLEMEN – SURABAYA
Setelah berlangsung nya Kegiatan Kongres Ke-1  Aliansi Wartawan Surabaya yang di gelar Di Hotel sahid kemari (02-03-2024) berjalan lancar dan Terpilih Ketua dan pengurus yang baru dengan dipilihnya Ketua yang baru Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) akan berinovasi dan memberikan program kerja kepada setiap anggota dan kepala bidang masing masing.

Kali ini pembubaran panitia yang di adakan di Sekretariat Aliansi Wartawan Surabaya yang berada di jalan Jaksa Agung suprapto No 21 yang di hadiri Pembina, pengurus, ketua, sekretaris, bendahara (KSB) dan anggota Aliansi Wartawan Surabaya (10-03-2024) pukul 10.00 WIB.

Taufik Hidayat sebagai Ketua panitia mengatakan dalam sambutannya kepada anggota panitia yang kemarin ikut terlibat dalam suksesnya Acara Kongres Ke-1 di hotel Sahid yang Alhamdulillah berjalan lancar dan sukses untuk terpilihnya Ketua dan Anggota Aliansi Wartawan Surabaya, saya pribadi dan mengatasnamakan Ketua panitia Kami sangat berterima kasih telah berpartisipasi dalam mensukseskan acara Aliansi Wartawan Surabaya.

“Pertanggungjawaban hasil Donatur yang menyumbangkan Sedikit Rezekinya untuk acara ini kami sudah Transparan dan sudah kami gunakan untuk keperluan Acara Aliansi wartawan surabaya, kami Juga berterima kasih kepada Donatur yang menyumbangkan sedikit rezeki dari Kepolisian, TNI, Kejaksaan Tinggi, serta Dinas terkait yang mensukseskan acara Aliansi wartawan surabaya di Hotel Sahid kemarin” Ucapnya.

Foto dari kiri : Taufik Hidayat Ketua Kongres Ke-1, saat Serah Terima Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Hasil Kongres Kepada Ketua Umum Aliansi Wartawan Surabaya Kiki Kurniawan

Dalam kesempatan ini, Kiki Kurniawan sebagai Ketua Terpilih Tahun 2024 menyampaikan ucapan Terimakasih kepada Ketua panitia yang di ketuai oleh Topik Hidayat yang telah mensukseskan acara Aliansi wartawan surabaya yang digelar di Hotel sahid kota Surabaya.

Nurdin Longgari, Selaku Pembina Aliansi Wartawan Surabaya juga mengapresiasi Kinerja Panitia dalam mensukseskan Acara Kongres Ke-1 Aliansi Wartawan Surabaya yang di gelar tanggal (02-03-2024) kemarin, Saya nilai kinerja panitia sangat kompak dan cekatan dalam hal kesiapan, kesigapan dalam mensukseskan acara Aliansi Wartawan Surabaya di Hotel Sahid Surabaya.

“Setelah panitia di bubarkan oleh Ketua Aliansi wartawan Surabaya dan Pembina Aliansi wartawan surabaya akan diambil tugas untuk di buat program Aliansi Wartawan Surabaya jangka pendek, sedang dan panjang, agar program Aliansi wartawan surabaya bisa jalan harapan kami Pengurus Aliansi wartawan surabaya harus siap menjalankan tugas Tersebut.” Terangnya.

Kegiatan pembubaran panitia berjalan lancar tidak ada satu apapun, dengan ini acara pembubaran selesai dan kami serahkan tugas dan wewenangnya kepada Ketua Umum Aliansi Wartawan Surabaya. (Red)