Arsip Kategori: DAERAH

Pemkot Surabaya Gelar Street Soccer di CFD Tunjungan dan Darmo, Semarak Piala Dunia U-17

 

Lensa Parlemen l SURABAYA,
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar coaching clinic dan street soccer di Car Free Day (CFD) Jalan Tunjungan serta Jalan Raya Darmo. Coaching clinic dan street soccer ini digelar untuk menyambut perhelatan Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada 10 November 2023.

Coaching clinic dan street soccer bertajuk “Semarak Pesta Bola Dunia Surabaya” yang digelar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya itu, menghadirkan dua atlet sepak bola. Di Jalan Tunjungan, Disbudporapar menghadirkan pemain Persebaya Surabaya, yakni Rifqi Arya Wardana dan Ruy Arianto.

Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Disbudporapar Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, event ini adalah bagian dari semarak menyambut Piala Dunia U-17 yang digelar di Stadion GBT pada 10 November mendatang.

“Event ini juga bagian dari sosialisasi kepada warga Kota Surabaya dan Jawa Timur supaya nanti mereka mengetahui kalau pembukaan Piala Dunia U-17 ini bertempat di Stadion GBT,” kata Trio, Minggu (1/10/2023).

Trio menjelaskan, street soccer kali ini diikuti oleh 93 pelajar SMP se-Kota Surabaya. Rata-rata, yang mengikuti street soccer adalah pelajar usia 15 tahun. Tak hanya mengikuti street soccer, para pelajar tersebut juga mengikuti juggling bersama dua pemain Persebaya Surabaya tersebut.

Dalam kesempatan ini, Trio mengajak warga Kota Surabaya untuk berpartisipasi memeriahkan pembukaan sekaligus pertandingan Piala Dunia U-17 di Stadion GBT. Seperti diketahui sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Stadion GBT telah siap menjadi venue ajang bergengsi tersebut, bahkan seluruh fasilitasnya pun juga telah siap digunakan.

Sesuai jadwal di situs resmi FIFA, Tim Nasional (Timnas) Indonesia masuk dalam Grup A bersama tiga timnas negara lainnya, yakni Ekuador, Maroko, dan Panama. Pertandingan pertama yang akan digelar yaitu, Timnas Panama vs Timnas Maroko dimulai pukul 16.00 WIB dan yang kedua Timnas Indonesia vs Timnas Ekuador dimulai pada pukul 19.00 WIB, di Stadion GBT, 10 November 2023 mendatang.

“Mari warga Surabaya nanti bersama-sama menonton pertandingan Piala Dunia U-17 di Stadion GBT,” ajak Trio.

Di samping itu, Saya Kanan dan Kiri Persebaya Ruy Arianto menilai, coaching clinic dan street soccer yang digelar oleh Pemkot Surabaya ini bukan hanya untuk memeriahkan pertandingan Piala Dunia U-17 saja. Akan tetapi juga sebagai wadah untuk mengasah bakat pelajar Kota Surabaya.

Ia bangga dengan semangat anak-anak Kota Surabaya yang mengikuti coaching clinic dan street soccer hari ini. Diharapkan anak-anak tersebut bisa menjadi bagian dari Persebaya Surabaya ke depannya khususnya untuk Timnas Indonesia.

“Anak-anak Surabaya harus semangat kerja keras, pantang mundur, dan jangan lupa meminta doa kepada orang tua untuk meraih kesuksesan. Sebagai warga Surabaya, saya bangga melihat anak-anak yang ikut latihan bola hari ini,” kata Ruy.

Senada dengan Ruy, bek kiri senior Persebaya Surabaya Rifqi Arya Wardana menambahkan, coaching clinic yang digelar kali ini baik untuk memotivasi anak-anak di Kota Surabaya.

“Selain untuk menyambut Piala Dunia U-17, juga untuk mengasah bakat anak-anak Kota Surabaya,” pungkasnya. (B4M)

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Lensa Parlemen l SURABAYA,
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Taman Surya Balai Kota, Minggu (1/10/2029). Upacara yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut, berjalan dengan lancar dan khidmat.

Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Ikhsan, mewakili Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Kegiatan ini juga diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemkot, veteran, guru, TNI-Polri, para pelajar serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Theresia Ekawati Rahayu mengatakan, bahwa upacara di Balai Kota digelar dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2023

“Untuk undangan ada sekitar 500 orang, kemudian untuk satuan-satuan sekitar 300an. Sehingga total peserta upacara kurang lebih ada sekitar 800an,” kata Theresia Ekawati Rahayu ditemui usai upacara.

Ia juga menyampaikan, bahwa tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada tahun 2023 ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju”. Dimana esensi dari tema tersebut yakni, Pancasila sebagai ideologi dan pemersatu bangsa.

“Karena di dalamnya itu terdiri dari lima sila, yang kelimanya saling berkaitan satu dengan yang lain. Kemudian Pancasila ini adalah dasar negara yang mempersatukan bangsa Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke,” ujar Yayuk, panggilan lekatnya.

Karenanya, melalui tema tersebut, pihaknya berharap, semua elemen di Kota Surabaya dapat terus memedomani nilai-nilai Pancasila. Hal itu diharapkan dapat meneruskan cita- cita dan perjuangan bangsa menuju Indonesia maju dan mensejahterakan masyarakatnya.

Oleh sebabnya, Yayuk mengajak masyarakat terutama para pelajar di Surabaya agar terus mengingat perjuangan para pendahulu. Khususnya para pahlawan revolusi yang telah berjuang dalam mempertahankan ideologi Pancasila.

“Karena itu kita harus berpedoman kepada Pancasila dalam setiap kegiatan, aktivitas sehari-hari, karena Pancasila itu lengkap,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Kota Surabaya itu lantas memaparkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila. Di antara nilai itu adalah bagaimana manusia berhubungan dengan Tuhan dan antar sesama.

“Kemudian bagaimana berhubungan dengan negara, juga terkait dengan demokrasi serta keadilan sosial. Karena itu mari generasi muda semuanya jangan lupa mengamalkan Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari,” paparnya.

Dalam momen itu, sejumlah foto pahlawan revolusi juga turut dipajang di karpet merah area upacara. Keberadaan mereka seakan turut mengikuti jalannya upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Sejumlah foto pahlawan revolusi itu di antaranya adalah Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Mas Tirtodarmo Haryono, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Siswondo Parman dan Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Raden Suprapto.

Kemudian, Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo, Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) Katamso Darmokusumo, Kolonel Inf (Anumerta) R Sugiyono Mangunwiyoto dan Kapten Czi (Anumerta) Pierre Andreas Tendean.

“Semua ini adalah pahlawan revolusi yang telah gugur pada 30 September 1965. Ini bertujuan agar generasi muda juga mengetahui bahwa mereka ini adalah pahlawan revolusi yang telah gugur dalam mempertahankan Pancasila,” pungkas Yayuk.(B4M)

Pemkot Surabaya Salurkan DBHCT untuk Program Padat Karya Toko Kelontong

 

Lensa Parlemen l SURABAYA,
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sosial (Dinsos) mulai menyalurkan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) untuk sejumlah program padat karya bagi warga miskin, Jumat (29/9/2023).

Salah satu program padat karya itu dalam bentuk pemberian sarana usaha toko kelontong. Rencananya, untuk jenis sarana usaha yang lain akan disalurkan Dinas Sosial secara bertahap

Kepala Dinsos Kota Surabaya, Anna Fajrihatin mengatakan, bahwa toko kelontong merupakan salah satu program padat karya yang diusulkan oleh warga miskin. Sebelumnya, mereka telah didata Perangkat Daerah (PD) pemkot dan ditanya terkait jenis usaha apa yang diinginkan.

“Kami di Dinas Sosial ada program yang dibiayai oleh cukai tembakau dan sesuai dengan juknisnya, itu bisa digunakan untuk peralatan usaha,” kata Anna Fajrihatin, Sabtu (30/9/2023).

Anna menjelaskan bahwa padat karya merupakan program pemberdayaan warga miskin yang diinisiasi oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Program tersebut berupa intervensi bantuan bagi warga miskin untuk disalurkan bekerja ke perusahaan atau diberikan sarana usaha.

“Dalam program padat karya ini, Pak Wali Kota menginginkan semua warga miskin mendapatkan intervensi. Nah, bentuk intervensi kan banyak, baik disalurkan ke perusahaan maupun diberikan sarana usaha,” ujarnya.

Karenanya, Anna menyampaikan, bahwa untuk saat ini pemkot melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sarana usaha berupa toko kelontong. Bantuan usaha toko kelontong dari DBHCT diberikan kepada 174 warga miskin yang sebelumnya mengusulkan melalui perangkat daerah.

“Saat ini ada penyaluran untuk toko kelontong. Insyaallah minggu depan ada sarana usaha yang lain, ada jahit, ada lagi potong rambut. Jadi penyalurannya memang kita secara bertahap,” ungkap dia.

Pihaknya berharap, melalui sarana usaha toko kelontong tersebut, pendapatan keluarga miskin bisa meningkat. Misalnya, ketika gaji pekerjaan suami Rp2 juta, maka jika diakumulasi dengan penghasilan toko kelontong yang dikelola istri, total bisa mencapai sekitar Rp3,5 – 4 juta.

“Harapannya nanti sesuai arahan Pak Wali Kota, setelah diberikan bantuan peralatan usaha, omzet (pendapatan) mereka meningkat. Nah, di Bulan Desember 2023, kita adakan lagi updating data (keluarga miskin),” ungkapnya.

Lebih dari itu, Anna juga menyatakan, bahwa melalui kerjasama seluruh PD di lingkup pemkot dan para stakeholder, maka diharapkan warga miskin di Kota Surabaya bisa terus berkurang. “Harapannya warga miskin di Surabaya berkurang,” pungkasnya.(B4M)

97 Pedagang Siap Masuk di Lantai Dua Pasar Keputran Utara, Pasca Penertiban

 

Lensa Parlemen l SURABAYA,
Pasca penertiban yang dilakukan di kawasan Pasar Keputran Utara, termasuk juga di dalam pasar lantai dua, PD Pasar Surya telah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki tempat usaha di pasar ini. PD Pasar Surya telah membuka pendaftaran izin berjualan di Pasar Keputran Utara itu sejak 12 September 2023 lalu.

Setelah melalui proses tersebut, kini PD Pasar Surya melangkah ke tahap berikutnya, yakni pengundian stan. Proses pengundian tersebut dilakukan Jumat (29/9/2023), juga bertempat di lantai dua Pasar Keputran Utara.

“Dari rekap selama masa pendaftaran itu, total ada 97 calon pedagang yang daftar. Jumlah inilah yang diundi stannya,” ungkap Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya Gianto Sulistyono.

Ia menjelaskan dari 97 calon pedagang itu, ada 212 stan yang diundi. Artinya, satu calon pedagang bisa menempati dua stan atau lebih.

Dikatakan, proses pengundian dimulai dari registrasi calon pedagang. Registrasi dimulai dengan mencocokkan data calon pedagang dengan data yang sudah direkap di formulir pendaftaran. Setelah data cocok, calon pedagang menuju ke meja zonasi untuk memvalidasi jenis jualan.

“Langkah ini kita lakukan karena lantai dua Pasar Keputran Utara ke depan akan dibagi dalam empat zona. Yakni zona makanan dan minuman, sayur, bumbu serta buah. Masing-masing jenis jualan akan dikelompokkan sesuai zonasinya,” terang Gianto.

Pria berkacamata ini menambahkan setelah melalui meja zonasi, calon pedagang melakukan pembayaran. Setelah itu dilanjutkan ke meja pengundian stan dan penandatanganan perjanjian sewa.

“Meja paling akhir adalah penandatanganan perjanjian sewa. Sewanya bisa tiga bulan, enam bulan atau satu tahun,” jelas dia.

Gianto menerangkan setelah tanda tangan dibubuhkan, pedagang sudah memiliki hak berjualan. Namun PD Pasar Surya, imbuh dia, memberikan toleransi selama dua minggu kepada pedagang baru untuk menyiapkan stan dan komoditi dagangnya.

“Kalau besok sudah bisa buka, silahkan. Tapi setidaknya dua minggu setelah hari ini, seluruh stan yang diundi sudah buka,” tururnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Surya Agus Priyo mengatakan selain penertiban di lantai dua, juga telah dilakukan penertiban di lantai satu Pasar Keputran Utara. Sasarannya sama, yaitu stan yang beralih fungsi sebagai hunian.

Khusus penertiban di lantai satu, sudah dilakukan 27 September 2023 lalu. Penertiban dilakukan bersama antara PD Pasar Surya dengan Pemerintah Kota Surabaya.

“Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi stan. Stan yang beralih menjadi hunian dikembalikan ke fungsi awal sebagai tempat berjualan,” kata Agus Priyo.

Ia menjabarkan upaya ini dilakukan demi kenyamanan pedagang dan pengunjung. Agus Priyo juga menerangkan langkah ini tidak hanya dilakukan di Pasar Keputran Utara, melainkan di semua pasar yang di bawah pengelolaan PD Pasar Surya.

“Sekarang ini kami sedang mendata pasar mana saja yang ada huniannya. Ke depan, semua hunian akan dikembalikan fungsinya sebagai stan,” pungkasnya.(B4M)

Awal Tahun 2024 Pemkot Surabaya Mulai Bangun Rusunami

 

Lensa Parlemen l SURABAYA,
Antrean panjang pemohon penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memutar otak. Salah satu inovasinya adalah membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) yang pembangunannya akan dimulai awal tahun 2024.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya Irvan Wahyudrajad memastikan pada bulan Januari 2024 mendatang pembangunan Rusunami akan dimulai di Surabaya Timur. Pembangunannya akan dilakukan langsung oleh pihak ketiga, yaitu PT YEKAPE SURABAYA.

“Sembari menunggu pembangunannya itu, kami terus menginformasikan kepada para penghuni rusunawa yang telah lulus dari keluarga miskin (gakin) dan sudah keluar dari rusunawa. Jadi, yang dibangun oleh PT YEKAPE SURABAYA untuk penghuni rusunawa yang sudah lulus dan bisa menempati rusunami itu nantinya,” kata Irvan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pembangunan Rusunami nantinya akan dilakukan tiga lantai. Rusunami dengan sertifikat hak milik satuan rumah susun (SHMSRS) yang merupakan bukti kepemilikan bangunan yang sah dan dilindungi undang-undang. Bahkan bisa juga dijadikan sebagai jaminan di perbankan, Sedangkan untuk pembangunan rusunami dengan Kementerian PUPR nantinya akan berpola atau sistem SKBG seperti HGB diatas HPL.

“Mungkin kita menggandeng private sektor, swasta untuk investasi,” terangnya.

Sedangkan untuk pembangunan yang dikerjakan Kementerian PUPR menurutnya akan berlangsung di tahun 2024. Bangunan itu nantinya 20 lantai. Sedangkan lokasi yang akan digunakan di Tambak Wedi.

“Kemarin sudah ada real demand suplay berikut market asesmen. Jadi sesuai timeline sampai 2024 sudah bisa dilakukan lelang pengerjaan,” ungkap Irvan.

Sedangkan untuk skema pembayaran rusunami dengan jangka panjang dan angsuran murah. Ini diharapkan supaya warga Surabaya bisa memiliki rumah layak huni sesuai dengan kemampuan mereka.

“Jadi misal SKBG-nya sampai 60 tahun, dia (warga) nyicilnya mungkin 30 tahun. Mungkin kalau Rp 500 ribu per bulan itu bisa mampu mereka,” kata Irvan.

Pembangunan Rusunami tersebut bakal memanfaatkan lahan aset milik Pemkot Surabaya.

“Ada di Tambak Wedi, Menanggal, Kedung Cowek, Bulak Banteng, Gunung Anyar dan Medokan Ayu,” katanya.

Sementara itu, Direktur PT Yekape Surabaya Hermin Rosita mengatakan khusus Rusunami yang akan dibangun oleh PT YKP berada di aset YKP sendiri, tepatnya di Kelurahan Wonorejo atau di Surabaya Timur. Lokasi ini menjadi satu-satunya lokasi yang akan dibangun secara mandiri oleh PT YKP.

“Jadi, pembangunan Rusunami yang akan dibangun oleh PT YKP akan dimulai Januari 2024,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Hermin, infrastrukturnya terus dikerjakan, mulai dari listrik yang sudah masuk dan air PDAM yang sudah memasang pipa besarnya. Bahkan, saat ini sudah banyak yang bertanya-tanya tentang Rusunami itu, dan sudah ada 13 orang yang sudah membayar nomor urut pemesanan (NUP).

“Silahkan daftarkan diri kalian untuk mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman serta murah,” pungkasnya.(B4M)

Pemkot Surabaya Rutin Gelar Operasi Pasar di 17 Lokasi, Tekan Inflasi

 

Lensa Parlemen l SURABAYA,
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah melakukan berbagai upaya dan strategi menekan laju inflasi di Kota Pahlawan. Diantaranya, dengan menggelar operasi pasar, pasar murah di 31 kecamatan, sosialisasi harga eceran tertinggi (HET) hingga pemasangan alat monitoring harga.

Bukan hanya itu, pemkot melalui TPID juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan harga serta ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok dan penting (Bapokting), di Kota Surabaya aman. Monitoring dan evaluasi itu rutin dilakukan setiap pekan dalam sebulan.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya Dewi Soeriyawati mengatakan, strategi pemkot menekan laju inflasi, salah satunya dengan menggelar operasi pasar di 17 pasar tradisional di Kota Surabaya. Operasi pasar tersebut  rutin digelar setiap hari rabu dan sabtu di tiap pekan.

“Berkelanjutan setiap rabu dan sabtu, sampai kondisi itu (kenaikan bahan pokok) itu stabil. Kita juga ada pasar murah yang kita letakkan di dekat kecamatan-kecamatan,” kata Dewi, Kamis (28/9/2023).

Dewi menerangkan, pemkot melalui TPID Kota Surabaya tak hanya melakukan hal itu dalam menekan laju inflasi. Di samping itu juga ada gerakan penanaman komoditi serentak di Kota Surabaya. Seperti halnya penanaman komoditi cabai serentak, yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) di Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya, (15/9/2023) lalu.

Bukan hanya itu, TPID Kota Surabaya juga rutin menggelar sosialisasi bersama kepada pedagang pasar untuk tidak menjual bahan kebutuhan pokok di atas HET. Tujuannya, supaya masyarakat tidak panic buying atau membeli berlebihan sehingga terjadi penimbunan.

“Itu intens kita pantau terus, agar tidak ada panic buying di tengah masyarakat. Kalau sampai ada pedagang yang menjual harga kebutuhan pokok di atas HET pasti ada sanksinya,” terang Dewi.

Jika inflasi di Kota Surabaya masih terjadi, lanjut Dewi, solusi ke depannya pemkot akan menggelar stand di pasar untuk menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok. Dewi memastikan, rencana ini segera dilakukan oleh pemkot untuk menstabilkan harga, dan mencegah adanya pedagang nakal yang menjual bapokting dengan harga di atas HET.

“Makanya, kita akan membuka stand pemkot di pasar, solusi itu untuk menstabilkan harga yang ada di situ (pasar). Rencananya, misal ke depan ini belum stabil kita secepatnya melakukan itu,” ungkapnya.

Dewi menambahkan, langkah ini juga sudah dikoordinasikan bersama Bulog Jatim dan PD Pasar Surya untuk membuka stand di pasar. “Kita sudah bicarakan dengan Bulog dan Dirut PD Pasar.,” imbuhnya.

Di samping itu, Ketua Pusat Studi Ekonomi dan Sosial Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Ignatia Martha Hendrati mengaku, langkah-langkah yang dilakukan TPID Pemkot Surabaya sejauh ini menekan laju inflasi telah berjalan baik. Terlebih, saat ini beberapa pasar di Kota Surabaya telah difasilitasi monitor harga bapokting.

“Itu satu cara mengedukasi secara langsung kepada masyarakat dengan mereka membaca sebelum belanja. Misal, lihat harga cabai berapa, beras berapa, seperti itu,” kata Ignatia.

Ia menyarankan, edukasi mengenai harga bapokting kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan lagi oleh TPID Pemkot Surabaya. Yakni dengan metode Moral Suasion, atau memberikan informasi tentang ketersediaan stok bapokting agar tidak terjadi panic buying di tengah masyarakat.

“Melalui moral suasion, akan tahu kecukupan bapokting selama setahun. Jadi mereka akan tahu barang yang dibutuhkan sehari-hari itu tersedia di Kota Surabaya. Hal itu bisa dilihat dari Indeks Kecukupan Pangan (IKP), sehingga masyarakat paham bahwa mereka tidak perlu panic buying atau menimbun bahan kebutuhan pokok,” paparnya.

Ia menambahkan, metode moral suasion itu nantinya bisa diumumkan melalui layar monitor yang ada di setiap pasar di Kota Surabaya. “Selain harga, juga ada kecukupan pangan, itu tidak kalah penting dengan informasi harga bapokting,” pungkasnya. (B4M)

Kementerian PUPR dan PSSI Check Persiapan GBT Surabaya, Jelang Piala Dunia U-17

 

Lensa Parlemen l SURABAYA,
Upacara pembukaan Piala Dunia U-17 2023 akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 10 November mendatang. Stadion kebanggaan arek Surabaya ini menjadi homebase timnas U-17 Indonesia di babak penyisihan Grup A.

Demi mempersiapkan perhelatan akbar itu, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) hingga tim dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) turun langsung mengecek Stadion GBT. Mereka terus melakukan berbagai persiapan untuk menyambut Piala Dunia U-17 itu.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati menjelaskan mulai pagi, Kamis (28/9/2023), GBT sudah kedatangan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR beserta jajarannya. Mereka mengecek kesiapan GBT dalam menyambut Piala Dunia U-17.

“Tadi mereka mengecek lapangan, SOP masuk lapangan, mengecek press room dan media center serta beberapa tempat lainnya, termasuk fasilitas parkir yang sedang kami siapkan itu,” kata Wiwiek di sela-sela menerima kunjungan dari tim PSSI.

Setelah mengecek beberapa fasilitas di GBT, ia bersama timnya memastikan akan melakukan penyempurnaan di Stadion GBT itu. Beberapa fasilitas yang akan disempurnakan nantinya adalah fasilitas di dressing room, akses wasit akan ditambahkan, pembuatan tangga-tangga kecil di depan gate, penambahan CCTV, dan ada pula sedikit renovasi di media tribun.

“Bahkan, beliau juga memastikan akan menyempurnakan rumput sintetis di sekitar lapangan,” tegasnya.

Setelah kedatangan Dirjen Kementerian PUPR beserta jajarannya, lalu siang harinya GBT kedatangan tim akreditasi dari Panitia lokal atau LOC Piala Dunia U-17 2023. Mereka mengecek sejumlah fasilitas GBT yang akan digunakan untuk piala dunia.

“Mereka ini mengecek lapangan indoor di GBT, terus mengecek jalur keluar-masuk VIP hingga tempat duduknya. Mereka juga mengecek jalur penonton dan juga media, termasuk press room dan media centernya, kantor LOC dan lainnya,” kata dia.

Oleh karena itu, Wiwiek memastikan beberapa minggu ke depan hingga pembukaan akan banyak tamu yang datang ke GBT untuk bersama-sama menyiapkan kesuksesan Piala Dunia U-17 2023. Mereka yang datang itu akan melihat situasi di lapangan dan akan langsung mengambil solusi solutif untuk mendukung suksesnya Piala Dunia U-17.

“Semoga kedatangan mereka-mereka ini akan semakin menyempurnakan GBT. Meski begitu, kami dapat pastikan bahwa untuk lapangan aman semuanya dan sudah sesuai permintaan FIFA semuanya, jadi GBT sudah siap menyambut Piala Dunia U-17 2023,” pungkasnya. (B4M)

Pemkot Surabaya Tutup Pendaftaran Penghuni Rusunawa

 

Lensa Parlemen l SURABAYA,
Animo masyarakat Surabaya untuk menghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sangat tinggi.

Bahkan, hingga saat ini ada sebanyak 10.776 keluarga yang sudah antre dan mendaftar menjadi penghuni rusun. Padahal, pendaftaran permohonan pemakaian rusun itu sudah ditutup dan kini persyaratan penghuni rusun diperketat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad memastikan pihaknya memang sudah menutup pendaftaran permohonan pemakaian rusun. Sebab, antrean pendaftaran permohonan pemakaian rusun sudah panjang dan terbatasnya ketersediaan unit hunian, serta tidak adanya pembangunan rusun baru.

“Antrean permohonan rusun hingga detik ini sebanyak 10.776 keluarga, ini realtime karena ada di e-rusun. Jumlah ini sebenarnya sudah berkurang dibanding awal tahun 2023 yang tembus 12 ribuan. Mereka yang keluar rusun itu ada yang sudah benar-benar lulus dari keluarga miskin (gakin) dan ada pula yang kami tertibkan,” kata Irvan di ruang kerjanya, Rabu (27/9).

Hingga saat ini, Pemkot Surabaya sudah membangun sebanyak 23 rusunawa yang terdiri dari 109 blok dengan jumlah unit sebanyak 5.233 unit hunian. Blok Rusunawa yang terbangun merupakan bangunan rumah susun dengan ketinggian antara 4-5 lantai dengan luas unit hunian bervariasi mulai dari 18-36 meter persegi per unitnya.

“Tarif sewa rumah susun kami hanya Rp 10 ribu untuk yang terendah dan yang tertinggi sebesar Rp 164 ribu. Hal inilah yang mungkin menyebabkan animo masyarakat tinggi, sangat murah tapi tetap berkualitas,” tegasnya.

Selain antrean yang sangat panjang, persyaratan penghuni rusun juga sudah diperketat. Tujuannya untuk memastikan pemanfaatan rusunawa sesuai dengan peruntukan, yakni warga kategori keluarga miskin (gakin). Artinya, bagi warga yang sudah tidak masuk ke dalam kategori gakin harus keluar dari rusun.

Kepala UPT Rumah Susun Adinda Setyoningrum mengatakan beberapa aturan dalam perwali 93/2023 yang menjadi payung hukum terkait rusunawa memuat norma-norma baru, seperti kategori masyarakat yang bisa mengajukan permohonan menempati rusunawa.

Dalam aturan lama hanya mendefinisikan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sedangkan di aturan baru ada penyebutan dan kategori-kategori menjadi keluarga miskin atau gakin.

“Makanya, kita mulai sesuaikan peraturan baru itu. Jadi, yang bisa masuk adalah warga yang masuk kategori gakin dan sudah tinggal di Surabaya selama lebih kurang 5 tahun,” katanya.

Di samping itu, pemohon rusunawa yang nantinya boleh tinggal juga dibatasi, yaitu bapak, ibu dan anaknya yang belum menikah dan masih dalam satu kartu keluarga (KK). Kemudian untuk cucu, harus yang memiliki status kedua orang tuanya sudah meninggal.

“Selain agar lebih tertib, hal ini berdasarkan kelayakan tinggal dalam unit rusun karena unit rusun ukurannya juga terbatas, sehingga penghuninya juga terbatas,” ujarnya.

Adinda juga menegaskan bahwa di dalam aturan yang baru ini, juga terdapat sanksi dan penertiban yang akan dilakukan oleh Pemkot Surabaya secara bertahap, mulai dari teguran hingga peringatan penertiban. Hal itu biasanya akan dilaksanakan oleh Satpol PP Surabaya sebagai aparat penegak peraturan daerah.

“Untuk penertiban ini biasanya pengosongan oleh petugas namun sekarang juga dipertegas penghuni diminta mengosongkan unitnya sebelum dikenai sanksi penyegelan,” pungkasnya. (B4M)

Pernikahan Dini Berisiko Kematian Ibu dan Anak, Wali Kota Eri Takkan Beri Izin

 

Lensa Parlemen l SURABAYA, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk mencegah pernikahan dini di Kota Pahlawan. Selain karena berdampak pada kesehatan, pernikahan dini juga meningkatkan risiko kematian ibu dan anak hingga stunting.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pernikahan dini memiliki dampak yang luar biasa, baik bagi kesehatan, keselamatan, maupun masa depan anak. Salah satunya adalah meningkatkan risiko kematian ibu dan anak, serta stunting.

“Pernikahan dini ini dampaknya luar biasa. Pertama terhadap keluarga, kedua terhadap keselamatan seorang istri, makanya inilah orang tua harus kita edukasi,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Selasa (26/9/2023).

Untuk mencegah pernikahan dini di Kota Pahlawan, Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya, menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) dengan Pengadilan Agama (PA) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya.

Di samping itu, Wali Kota Eri menyebut, bahwa pihaknya juga meningkatkan sosialisasi kepada warga, terutama orang tua dalam mencegah pernikahan dini. Demikian pula dengan melakukan edukasi bersama Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

“Kita akan melakukan edukasi bersama Puspaga dan macam-macam tadi. Inilah peran serta orang tua yang kita butuhkan, kita wujudkan. Ini harus kita jaga terus, kita harus yakin,” ujar Wali Kota Eri.

Selain itu, Wali Kota Eri juga memastikan, Pemkot Surabaya tidak akan memberikan izin pernikahan dini di Kota Pahlawan. Jika ada pengajuan pernikahan dini, maka akan dicari penyelesaiannya dengan Kemenag dan Pengadilan Agama.

“Di bawah umur tidak boleh, tidak akan diberi izin. Kalau pun itu terjadi, maka kita akan cari penyelesaiannya dengan Kemenag dan Pengadilan Agama,” kata mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Berdasarkan data dari Pengadilan Agama Surabaya, jumlah pengajuan pernikahan dini di Kota Pahlawan saat ini merupakan terendah di Jawa Timur. Karenanya, Wali Kota Eri berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan, angka pernikahan dini di Surabaya dapat ditekan hingga nol pada tahun 2024.

“Surabaya ini yang terendah se Jawa Timur, itu yang disampaikan Pengadilan Agama. Semoga dengan semangat paling rendah itulah edukasi yang dilakukan pemerintah dan DPRD mulai mendekati hasil. Sehingga di tahun 2024 kita mencanangkan untuk zero pernikahan dini,” pungkas dia.(B4M)

 

 

Pemkot Surabaya Gelar Roadshow U-17 Bersama Pemain Timnas dan Persebaya

 

Lensa Parlemen l SURABAYA,
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Roadshow U-17 di car free day (CFD) Taman Bungkul, Minggu (24/9/2023). Roadshow ini, merupakan acara pertama kali yang digelar di Kota Surabaya dalam menyambut semarak Piala Dunia U-17 2023.

Di Roadshow U-17, Pemkot melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya menghadirkan dua atlet pesepakbola nasional. Diantaranya, ada bek Persebaya Surabaya Rizwan Lauhin dan penjaga gawang Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 Aditya Arya Nugraha.

Kepala Bidang (Kabid) Olahraga, Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, acara ini merupakan bagian dari susunan acara yang digelar oleh Pemkot Surabaya dalam menyambut Piala Dunia U-17. Pertandingan sepak bola bergengsi itu, akan digelar mulai dari 10 November – 2 Desember 2023 mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

“Jadi di beberapa tempat di Kota Surabaya akan kita gelar event-event seperti ini. Misal, seperti dalam roadshow kali ini kita adakan lomba juggling dan coaching clinic dengan mendatangkan pemain sepak bola,” kata Trio.

Trio menjelaskan, pemkot melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, juga mengajak ratusan pelajar SD-SMP untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tujuannya, lanjut Trio, adalah untuk menyemarakkan Piala Dunia U-17.

“Sehingga nantinya mereka (para pelajar) akan tertarik untuk menonton Piala Dunia U-17 secara langsung pada saat pembukaan di Stadion GBT nanti,” jelas Trio.

Trio menerangkan, selain Roadshow U-17, Pemkot Surabaya juga akan menggelar berbagai acara lainnya. Diantaranya ada street soccer dan coaching clinic yang akan digelar setiap Minggu pada tanggal 1, 8, 15, 29 Oktober dan 5 November 2023 di Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan mulai pukul 05.30 – 09.00 WIB.

“Kita juga melaksanakan kompetisi sepak bola antar kelurahan se-Kota Surabaya yang akan digelar pada 3-27 Oktober mendatang. Lomba tersebut akan digelar di lapangan Sumberejo, Mulyorejo, Kolombo, dan Jambangan,” terangnya.

Selain itu, Trio melanjutkan, juga akan ada acara serupa dengan hari ini, yakni juggling bersama pemain Persebaya Surabaya pada 8 Oktober 2023 mendatang, mulai pukul 18.00 – 21.00 WIB di Kya-kya Kembang Jepun. Selanjutnya, di 14 Oktober 2023, Disbudporapar akan menggelar lomba e-Sport dan live musik akustik, mulai pukul 18.00 – 21.00 WIB di GWalk area Cross Culture Festival.

“Kemudian di tanggal 21 Oktober 2023 juga akan ada mini games soccer dan e-Sport di Taman Surya, mulai pukul 18.00 – 21.00 WIB,” lanjutnya.

Ia menambahkan, sebagai pamungkasnya akan ada acara Trophy Tour yang digelar pada 29 Oktober 2023, mulai pukul 07.00 WIB. Rencananya, trophy tour ini akan digelar di sepanjang Jalan Tunjungan hingga ke area Balai Pemuda.

“Jadi nanti itu trophy piala dunia kita bawa, kita arak mulai dari Jalan Tunjungan sampai masuk ke Balai Pemuda. Nanti kita mula iring-iringan, dan kita datangkan pemain sepak bola dan dan klub-klub sepak bola ikut berjalan mengawal berjalannya piala dunia ini,” imbuhnya.

Di samping itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, Roadshow U-17 kali ada melibatkan 200 pelajar SD-SMP yang terdiri dari 15 sekolah di Kota Surabaya. Tak jarang para pelajar yang hadir berebut untuk berswa foto hingga meminta tanda tangan kepada pemain Persebaya Surabaya Rizwan Lauhin dan penjaga gawang Timnas U-20 Aditya Arya Nugraha.

Pada event kali ini, para pelajar yang hadir juga mengikuti lomba juggling dan didampingi oleh Rizwan dan Aditya di CFD Taman Bungkul. Tak hanya itu, dalam kesempatan ini Rizwan dan Aditya juga sempat menceritakan awal mula dirinya merintis sebagai atlet sepak bola nasional.

“Kami menghadirkan para pelajar dalam event ini untuk memfasilitasi dan memotivasi mereka, ternyata banyak pelajar yang suka bola. Dengan kegiatan seperti ini, maka bakat dan impian mereka akan tersalurkan,” pungkasnya Yusuf. (B4M)